Alonso telah berulang kali mengatakan bahwa memenangkan Dakar Rally adalah prioritas utamanya setelah F1. Ia mengatakan kepada Formula1.com: "Saya akan terus balapan; jika bukan F1, saya akan melakukan Dakar" . Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, ia mendaftar tujuan masa depannya: "Saya ingin melakukan Dakar, dan saya ingin kembali ke Le Mans" . Ia pernah berkompetisi di Dakar Rally sekali dan menempatkannya di atas Indy 500 dalam daftar keinginannya .
Kembali ke Le Mans bersama Max Verstappen juga menjadi opsi. Kedua pembalap secara terbuka telah membahas ide ini. Alonso mengatakan ia ingin bekerja sama dengan Verstappen dalam balap ketahanan, dan Verstappen mengonfirmasi: "Le Mans pasti ingin saya lakukan" dan Alonso tertarik menjadi salah satu rekannya . Banyak sumber melaporkan bahwa proyek Le Mans bersama adalah "kemungkinan nyata" begitu kedua pembalap meninggalkan komitmen F1 mereka .
Ini kini menjadi topik perbincangan utama. Alpine telah secara resmi mengumumkan bahwa Gucci akan menjadi mitra utama mereka mulai 2027, dengan tim berganti nama menjadi Gucci Racing Alpine . Kesepakatan yang diatur oleh Penasihat Eksekutif Alpine, Flavio Briatore, ini dilaporkan bernilai sekitar $150 juta .
Menurut PlanetF1 dan Yahoo Sports, Briatore dan Gucci mendorong keras untuk membawa Alonso kembali ke Alpine untuk periode keempat pada 2027 . Banyak sumber menunjukkan bahwa Briatore melihat Alonso sebagai pembalap andalan untuk memimpin tim Gucci Racing Alpine yang telah direbranding. Alonso memiliki sejarah panjang dengan Briatore, yang pernah menjadi manajernya selama tahun-tahun kejayaannya di Renault. Namun, belum ada kesepakatan yang tercapai. Alonso mengatakan ia tidak akan membuat keputusan tentang masa depannya di F1 hingga setelah libur musim panas , dan Briatore secara terbuka menyatakan Alpine "menunggu untuk melihat peluang apa yang mungkin tersedia" .
Aston Martin mengalami awal mimpi buruk di musim 2026, berjuang di barisan belakang . Meskipun demikian, pola pikir Alonso tetap tangguh:
Intinya: Alonso bertekad untuk terus balapan melampaui 2026. Ia akan menggunakan libur musim panas untuk memutuskan apakah akan bertahan di Aston Martin dengan perpanjangan kontrak (plus peran duta), pindah ke Alpine/Gucci Racing, atau meninggalkan F1 sama sekali untuk mengejar Dakar dan Le Mans. Musim 2026 yang sulit tidak mendorongnya ke arah pensiun — jika ada, itu justru memperkuat tekadnya untuk terus bersaing.
Alonso telah berulang kali mengatakan bahwa memenangkan Dakar Rally adalah prioritas utamanya setelah F1. Ia mengatakan kepada Formula1.com: "Saya akan terus balapan; jika bukan F1, saya akan melakukan Dakar" . Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, ia mendaftar tujuan masa depannya: "Saya ingin melakukan Dakar, dan saya ingin kembali ke Le Mans" . Ia pernah berkompetisi di Dakar Rally sekali dan menempatkannya di atas Indy 500 dalam daftar keinginannya .
Kembali ke Le Mans bersama Max Verstappen juga menjadi opsi. Kedua pembalap secara terbuka telah membahas ide ini. Alonso mengatakan ia ingin bekerja sama dengan Verstappen dalam balap ketahanan, dan Verstappen mengonfirmasi: "Le Mans pasti ingin saya lakukan" dan Alonso tertarik menjadi salah satu rekannya . Banyak sumber melaporkan bahwa proyek Le Mans bersama adalah "kemungkinan nyata" begitu kedua pembalap meninggalkan komitmen F1 mereka .
Ini kini menjadi topik perbincangan utama. Alpine telah secara resmi mengumumkan bahwa Gucci akan menjadi mitra utama mereka mulai 2027, dengan tim berganti nama menjadi Gucci Racing Alpine . Kesepakatan yang diatur oleh Penasihat Eksekutif Alpine, Flavio Briatore, ini dilaporkan bernilai sekitar $150 juta .
Menurut PlanetF1 dan Yahoo Sports, Briatore dan Gucci mendorong keras untuk membawa Alonso kembali ke Alpine untuk periode keempat pada 2027 . Banyak sumber menunjukkan bahwa Briatore melihat Alonso sebagai pembalap andalan untuk memimpin tim Gucci Racing Alpine yang telah direbranding. Alonso memiliki sejarah panjang dengan Briatore, yang pernah menjadi manajernya selama tahun-tahun kejayaannya di Renault. Namun, belum ada kesepakatan yang tercapai. Alonso mengatakan ia tidak akan membuat keputusan tentang masa depannya di F1 hingga setelah libur musim panas , dan Briatore secara terbuka menyatakan Alpine "menunggu untuk melihat peluang apa yang mungkin tersedia" .
Aston Martin mengalami awal mimpi buruk di musim 2026, berjuang di barisan belakang . Meskipun demikian, pola pikir Alonso tetap tangguh:
Intinya: Alonso bertekad untuk terus balapan melampaui 2026. Ia akan menggunakan libur musim panas untuk memutuskan apakah akan bertahan di Aston Martin dengan perpanjangan kontrak (plus peran duta), pindah ke Alpine/Gucci Racing, atau meninggalkan F1 sama sekali untuk mengejar Dakar dan Le Mans. Musim 2026 yang sulit tidak mendorongnya ke arah pensiun — jika ada, itu justru memperkuat tekadnya untuk terus bersaing.