Selain itu, Norinco juga menampilkan sistem anti-drone berbasis meriam dan laser lainnya, meski tidak semuanya disebutkan secara rinci dalam laporan . Sebagai pelengkap, Norinco juga memajang model kendaraan udara nirawak (UAV), drone tempur, dan kendaraan lapis baja sebagai bagian dari portofolio "sistematis, nirawak, dan terlokalisasi"
.
Di sisi artileri, Norinco melanjutkan tren yang sudah dimulai sejak Eurosatory 2024, yaitu memamerkan howitzer kaliber 155 mm yang kompatibel dengan standar NATO. Ini adalah sinyal bahwa Norinco berniat bersaing di pasar yang selama ini didominasi oleh produsen Barat.
Kedua sistem artileri ini menggunakan amunisi standar NATO 155 mm. Ini adalah langkah strategis Norinco untuk menawarkan platform buatan China kepada pembeli Eropa dan negara-negara yang beraliansi dengan Barat, sehingga mereka dapat mengintegrasikan persenjataan China ke dalam rantai pasok dan logistik yang sudah ada .
South China Morning Post melaporkan bahwa "permintaan terhadap solusi pertahanan udara melonjak drastis, didorong oleh konflik di Ukraina dan perang AS-Israel melawan Iran yang sebagian besar ditentukan oleh penggunaan UAV dan rudal" . Lonjakan permintaan ini membentuk pameran Norinco dalam tiga cara yang jelas:
Comments
0 comments