Evaluasi independen dari AI Business Weekly melaporkan 94% akurasi faktual secara keseluruhan, dengan perbedaan berdasarkan kategori pertanyaan :
Dalam pengujian profesional yang berfokus pada kebutuhan kerja—termasuk analisis kebijakan, pemecahan masalah teknis, dan riset perusahaan—Perplexity dilaporkan mencapai 92% akurasi faktual, dibandingkan 87% untuk ChatGPT dalam pengujian yang sama .
Benchmark DRACO milik Perplexity, yang dirilis pada Juni 2026, juga menyatakan bahwa model Deep Research mereka mencapai hasil terdepan pada sejumlah benchmark eksternal, termasuk DeepSearchQA dari Google DeepMind dan ResearchRubrics dari Scale AI .
Skor benchmark hanya menceritakan sebagian kisah. Dalam penggunaan berita sehari-hari, hasilnya bisa jauh lebih tidak konsisten.
Audit NewsGuard pada September 2025 menemukan bahwa chatbot AI secara keseluruhan mengulang klaim berita palsu 35% dari waktu pengujian pada Agustus 2025—meningkat dari 18% pada tahun sebelumnya . Perplexity disebut mengalami penurunan paling besar di antara chatbot terkemuka yang diuji. Dalam pengujian NewsGuard pada 2024, Perplexity mencatat hasil sempurna, tetapi pada 2025 gagal memberikan jawaban yang benar dalam hampir separuh percobaan .
Sementara itu, pelacak kredibilitas independen TruthSignal memberikan skor kredibilitas rata-rata 65% untuk @AskPerplexity. Layanan tersebut menilai Perplexity sebagai alat yang cukup kredibel untuk pertanyaan umum dan riset eksploratif, tetapi menyebut keandalannya untuk pemeriksaan fakta atau topik sensitif masih diperdebatkan .
Perbedaan antara benchmark dan penggunaan nyata ini penting. Benchmark biasanya menguji fakta yang relatif statis dan memiliki sumber jelas. Berita terkini justru berkembang cepat, melibatkan sumber yang saling bertentangan, dan sering kali belum memiliki rujukan berwenang di internet. Kondisi seperti inilah yang menyulitkan mesin pencari berbasis AI.
Salah satu keunggulan utama Perplexity adalah setiap jawaban biasanya dilengkapi sitasi bernomor. Pengguna dapat membuka tautan tersebut untuk memeriksa asal informasi. Namun, keberadaan sitasi tidak otomatis menjamin bahwa klaimnya benar.
Dalam pengujian langsung pada Februari hingga Maret 2026, seorang pengulas memeriksa sebagian 200 sitasi dari 847 kueri Pro Search. Hasilnya, 78% sitasi terverifikasi akurat . Dengan kata lain, sekitar satu dari lima sitasi yang diperiksa mengarah ke sumber yang tidak sepenuhnya mendukung klaim dalam jawaban.
Kualitas sumber juga dapat bervariasi. Artikel blog atau situs dengan otoritas terbatas kadang muncul berdampingan dengan makalah akademik dan dokumen resmi . Sejumlah pengulas bahkan melaporkan adanya sitasi yang tidak relevan atau seolah-olah dibuat-buat—misalnya mengarah ke halaman yang tidak ada .
Untuk riset akademik, studi Tow Center menemukan bahwa Perplexity memiliki tingkat sitasi keliru paling rendah dibandingkan mesin pencari AI lain yang diuji. Meski demikian, jawabannya tetap salah dalam sekitar 37% kasus, termasuk kesalahan informasi atau atribusi klaim . Artinya, lebih dari satu dari tiga keluaran masih mengandung masalah dan tidak layak digunakan tanpa pemeriksaan akademik yang cermat.
Berbagai ulasan independen relatif konsisten dalam menilai kelebihan dan keterbatasan Perplexity .
Perplexity paling kuat untuk:
Perplexity lebih lemah untuk:
Angka seperti “95% akurat” memang sering dikutip, tetapi Perplexity belum menerbitkan evaluasi universal yang diaudit secara independen untuk mencakup semua jenis jawaban . Kinerjanya berubah berdasarkan benchmark, mode produk, model bahasa yang dipilih, sumber informasi, jenis pertanyaan, dan definisi akurasi yang digunakan .
Kesimpulan paling masuk akal dari seluruh data tersebut adalah: untuk riset faktual umum dengan sumber yang dapat diverifikasi—terutama topik sains, teknologi, dan informasi terstruktur—Perplexity merupakan salah satu alat AI yang paling berguna dan relatif andal. Model sitasinya membuat proses pemeriksaan informasi lebih mudah, sementara skor benchmark faktualnya memang kuat.
Namun, jangan memperlakukannya sebagai sumber kebenaran final. Untuk berita terkini, klaim sensitif, dan tugas akademik, jadikan jawaban Perplexity sebagai titik awal. Buka sumber aslinya, bandingkan dengan rujukan tepercaya lain, dan periksa sendiri fakta penting—terutama ketika informasinya cepat berubah atau risikonya tinggi.