Walau tidak ada daftar “top‑20” yang benar‑benar lengkap dari sumber publik, sejumlah perusahaan sering muncul dalam laporan pendanaan dan analisis ekosistem.
Perusahaan AI SenseTime sering disebut sebagai salah satu perusahaan teknologi terbesar yang terkait dengan Hong Kong, dengan angka sekitar US$7,7 miliar dalam laporan ekosistem startup.
Platform fintech global Airwallex juga menjadi unicorn besar dari ekosistem Hong Kong dengan valuasi sekitar US$6,2 miliar dalam ringkasan ekosistem.
Platform logistik on‑demand Lalamove (sebelumnya EasyVan) telah mengumpulkan sekitar US$2,5 miliar pendanaan, menjadikannya salah satu startup paling terkapitalisasi yang bermarkas di Hong Kong.
Perusahaan layanan keuangan kripto Babel Finance tercatat mengumpulkan sekitar US$4,1 miliar pendanaan dalam database startup.
Perusahaan fintech dan digital banking WeLab telah memperoleh hampir US$900 juta pendanaan, menjadikannya salah satu startup fintech paling kuat secara modal di Hong Kong.
Perusahaan game dan Web3 Animoca Brands mengumpulkan sekitar US$768,8 juta, menurut daftar pendanaan startup Hong Kong.
Platform pembiayaan UKM FundPark telah mendapatkan sekitar US$250 juta untuk menyediakan solusi modal kerja bagi bisnis kecil dan menengah.
Perusahaan fintech PremiaLab HK Ltd. mengumpulkan sekitar HK$1,7 miliar (sekitar US$220 juta) dalam salah satu putaran pendanaan besar yang dilaporkan di sektor fintech.
Perusahaan fintech Red Dot Technology juga mendapatkan investasi besar sekitar HK$837,8 juta (sekitar US$107 juta).
Startup Web3 Endless, yang didirikan pada 2024, dilaporkan telah mengumpulkan sekitar US$111 juta pada tahap awal pengembangannya.
Platform logistik lintas negara Buyandship mengamankan pendanaan Series C sebesar US$12 juta untuk memperluas jaringan pengiriman globalnya.
Ada beberapa alasan utama mengapa daftar pasti startup dengan pendanaan terbesar di Hong Kong sulit ditemukan tanpa database khusus.
1. Perbedaan antara valuasi dan pendanaan
Banyak artikel menyebut valuasi perusahaan, bukan jumlah modal yang benar‑benar dihimpun.
2. Definisi startup Hong Kong tidak selalu sama
Beberapa perusahaan berkantor pusat di Hong Kong, sementara yang lain didirikan di sana tetapi beroperasi secara global.
3. Data investasi privat tidak selalu terbuka
Banyak putaran pendanaan tahap akhir tidak diumumkan secara detail ke publik.
4. Dataset yang berbeda fokus pada metrik berbeda
Sebagian daftar menyoroti startup yang sedang “trending” atau pendanaan terbaru, bukan total pendanaan sepanjang sejarah perusahaan.
Karena itu, untuk membuat peringkat top‑20 yang benar‑benar akurat, biasanya diperlukan akses ke database venture capital seperti PitchBook, Crunchbase, atau Tracxn.
Walaupun daftar lengkapnya sulit dibuat, data yang tersedia menunjukkan beberapa pola jelas dalam ekosistem startup Hong Kong.
Kombinasi sektor ini mencerminkan posisi Hong Kong sebagai gerbang finansial global yang menghubungkan Asia dengan pasar internasional.
Sejumlah startup Hong Kong—termasuk SenseTime, Airwallex, Lalamove, Babel Finance, WeLab, bolttech, dan Animoca Brands—jelas berada di antara perusahaan dengan pendanaan terbesar di ekosistem ini.
Namun hingga saat ini belum ada dataset publik yang memberikan daftar pasti 20 startup dengan pendanaan terbesar di Hong Kong. Data yang tersedia menunjukkan satu hal yang konsisten: sebagian besar investasi terkonsentrasi pada sejumlah kecil perusahaan besar di sektor fintech, logistik, AI, dan Web3.
Seiring meningkatnya transparansi data investasi global, daftar peringkat yang lebih jelas kemungkinan akan muncul di masa depan.
Comments
0 comments