Dan Hooker mengaku ke Submission Radio bahwa kotak masuk Instagram nya dibanjiri pesan ancaman pembunuhan berbahasa Prancis dalam hitungan jam setelah pertarungan UFC Paris melawan Salahdine Parnasse diumumkan pada 25... Pertarungan ini sangat menentukan karier: Hooker (24 14, 36 tahun) datang dengan rekor dua kekal...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What led Dan Hooker to say he's received outrageous death threats from Salahdine Parnasse's fans. Article summary: Here is a full fact-checked breakdown of the Hooker vs. Parnasse story.. Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an illustrative visual, not as factual evidence.
Dan Hooker bersiap melangkah ke kawasan musuh, dan para penggemar Prancis sudah menunjukkan taringnya. Dalam hitungan jam setelah pertarungan utamanya UFC Paris melawan Salahdine Parnasse diumumkan pada 25 Juli 2026, petarung asal Selandia Baru ini mengatakan kotak masuk Instagram-nya kebanjiran pesan-pesan kekerasan.
"Ancaman pembunuhannya sudah di luar batas (outrageous)," kata Hooker kepada Submission Radio. "Orang Prancis, pakai bahasa Prancis, bilang saya akan mati dan mereka akan bunuh saya" . Ancaman itu terus datang tanpa henti, memaksa Hooker untuk mendalami peran sebagai penjahat saat dia bersiap menghancurkan pesta Parnasse di Accor Arena pada 5 September
.
Hooker dengan gamblang membandingkan sambutan yang dia terima jelang pertarungan ini dengan pertarungan terakhirnya melawan petarung Prancis lainnya. Saat dia melawan Benoît Saint-Denis di UFC 325 pada Januari 2026, dia tidak menerima satu pun ancaman pembunuhan dan pemanasannya relatif lebih terkontrol .
"Saya tidak mengalaminya saat melawan [Benoît Saint-Denis]," ujar Hooker. "Hanya orang Prancis, pakai bahasa Prancis, bilang saya akan mati" . Perbedaannya, menurutnya, adalah para penggemar Parnasse jauh lebih bergairah dan protektif terhadap idola kota mereka yang menjalani debut UFC, menciptakan intensitas sukuisme yang tidak dihasilkan oleh Saint-Denis
.
Pertarungan ini memiliki konsekuensi besar bagi kedua petarung, meskipun untuk alasan yang sangat berbeda.
Dan Hooker (24-14, 36 tahun, peringkat #8 lightweight UFC) saat ini dalam dua kekalahan beruntun — dikalahkan oleh Arman Tsarukyan pada November 2025 dan kemudian TKO oleh Benoît Saint-Denis pada Januari 2026 . Di usia 36 tahun, kekalahan ketiga berturut-turut bisa menjadi kemunduran serius dalam kariernya dan berpotensi mengeluarkannya dari jajaran 10 besar lightweight
. Kemenangan atas prospek yang sedang naik daun dan tak terkalahkan di UFC bisa langsung mengatur ulang lintasan kariernya
.
Salahdine Parnasse (23-2, 28 tahun) adalah mantan juara dua divisi KSW (featherweight dan lightweight) yang menghabiskan sembilan tahun bersama promosi asal Polandia itu . Ia telah lama dianggap sebagai salah satu petarung terbaik di luar UFC dan sebelumnya menolak beberapa tawaran dari UFC; pelatihnya bahkan menyatakan pada tahun 2024 bahwa tawaran KSW 20 hingga 30 kali lebih besar dari apa yang diajukan UFC
. Pada tahun 2024, ia malah bertarung untuk promosi MVP milik Jake Paul, mengalahkan Kenneth Cross melalui TKO ronde pertama di kartu 'Rousey vs. Carano'
. Ini adalah debutnya di promosi UFC, jadi tekanan untuk membuktikan diri di level tertinggi sangat besar
.
Sangat jarang bagi UFC untuk memberikan slot main event kepada seorang petarung di pertarungan pertamanya bersama promosi . UFC biasanya mendebutkan petarung baru di kartu pendahuluan atau di awal kartu utama. Keputusan Parnasse menjadi bintang utama di Paris segera menandakan bahwa UFC melihatnya sebagai bintang besar dan daya tarik di pasar Prancis
.
Parnasse sendiri mengatakan kesempatan main event adalah faktor penentu untuk akhirnya menandatangani kontrak: "Sederhana sekali. Ini adalah menjadi bagian dari main event di Paris" . Risiko bagi UFC juga tinggi — jika pendatang baru yang belum terbukti ini kalah di depan penggemarnya sendiri, gairah acara akan menurun
.
Hooker, untuk bagiannya, telah sepenuhnya merangkul peran sebagai perusak pesta. "Saya di sini untuk menghancurkan harapan dan impian," katanya. "Anak ini ingin masuk, membuat namanya terkenal, masuk 10 besar, dia ingin menjadi superstar. Saya akan terbang ke Prancis, dan saya akan menghancurkan malam semua orang" .
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Dan Hooker mengaku ke Submission Radio bahwa kotak masuk Instagram nya dibanjiri pesan ancaman pembunuhan berbahasa Prancis dalam hitungan jam setelah pertarungan UFC Paris melawan Salahdine Parnasse diumumkan pada 25...
Dan Hooker mengaku ke Submission Radio bahwa kotak masuk Instagram nya dibanjiri pesan ancaman pembunuhan berbahasa Prancis dalam hitungan jam setelah pertarungan UFC Paris melawan Salahdine Parnasse diumumkan pada 25... Pertarungan ini sangat menentukan karier: Hooker (24 14, 36 tahun) datang dengan rekor dua kekalahan beruntun, sementara Parnasse (23 2, 28 tahun) menjalani debut UFC sebagai mantan juara dua divisi KSW yang sebelumny...
Posisi Parnasse sebagai bintang utama di laga debutnya sangat jarang terjadi dan menandakan bahwa UFC melihatnya sebagai 'bintang besar' di pasar Prancis; ia sendiri mengatakan kesempatan main event menjadi faktor pen...