Pada 27 Juli 2026, Rumania menyatakan seorang diplomat Rusia sebagai persona non grata dan menarik duta besarnya dari Moskow setelah pelanggaran udara keempat dalam empat hari. Sebelumnya, dalam rentang 24 26 Juli, pesawat F 16 Rumania berhasil menembak jatuh tiga drone Shahed (Geran 2) milik Rusia yang melanggar wi...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What prompted Romania to expel a Russian diplomat and recall its ambassador from Moscow in late J. Article summary: On July 27, 2026, Romania expelled a Russian diplomat and recalled its ambassador from Moscow after a fourth drone incursion in four days, following a sequence in which Romanian F-16s shot down three Russian Shahed-type . Topic tags: general, news, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts w
Pada 27 Juli 2026, Rumania mengambil langkah diplomatik tegas dengan mengusir seorang diplomat Rusia dan menarik duta besarnya dari Moskow . Keputusan ini diambil hanya beberapa jam setelah drone keempat dalam empat hari terdeteksi memasuki wilayah udara Rumania di atas Delta Danube
. Meskipun drone tersebut kembali ke Ukraina tanpa ditembak jatuh, gelombang pelanggaran sebelumnya telah memicu respons militer yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Pada 24 Juli, sebuah pesawat F-16 Rumania untuk pertama kalinya menembak jatuh sebuah drone yang melanggar wilayah udara negara anggota NATO tersebut . Keesokan harinya, drone kedua berhasil diintersepsi. Puncaknya pada 26 Juli, drone ketiga ditembak jatuh di atas Laut Hitam hanya lima menit setelah memasuki wilayah udara Rumania
. Presiden Rumania, Nicușor Dan, menyebut pelanggaran berulang ini sebagai sesuatu yang "tidak bisa ditoleransi"
. Militer Rumania mengidentifikasi ketiga drone tersebut sebagai tipe Shahed (Geran-2), jenis yang sama yang digunakan Rusia dalam serangannya ke Ukraina
. Operasi pencegatAN dilakukan di bawah komando dan kendali NATO, melibatkan pesawat F-16 Rumania dan Eurofighter Typhoon Italia yang bertugas bersama
.
Pada 27 Juli, drone keempat melintasi wilayah udara Rumania di atas Delta Danube. Meski tidak ditembak jatuh karena kembali ke Ukraina, Kementerian Luar Negeri Rumania merespons dengan menyatakan seorang staf Kedutaan Besar Rusia sebagai persona non grata dan memberinya waktu lima hari untuk meninggalkan negara itu . Duta Besar Rusia untuk Rumania, Vladimir Lipaev, dipanggil ke Kementerian Luar Negeri dan diperlihatkan pecahan drone yang hancur di wilayah Rumania, yang telah dikonfirmasi jaksa sebagai berasal dari Rusia
. Sebagai langkah tambahan, Rumania juga menarik duta besarnya di Moskow untuk konsultasi
.
Pada 29 Mei 2026, sebuah drone Shahed (Geran-2) Rusia menabrak sebuah gedung apartemen di kota Galați, menyebabkan kebakaran dan melukai dua orang . Ini adalah pertama kalinya sebuah drone Rusia mengenai target sipil di wilayah NATO. Laporan forensik kemudian mengonfirmasi bahwa drone tersebut adalah Geran-2 buatan Rusia, dengan fragmen yang bertuliskan "GERAN-2" dalam huruf Sirilik dan komponen elektronik yang identik dengan drone serupa
. Sebagai respons, Rumania sebelumnya telah mengusir konsul jenderal Rusia di Constanța dan memerintahkan penutupan konsulat Rusia di Laut Hitam
.
NATO mengecam keras serangan di Galați, dengan Sekretaris Jenderal Mark Rutte menyatakan bahwa aliansi tersebut "siap mempertahankan setiap inci" wilayahnya . Selama insiden Juli, pesawat-pesawat diterbangkan di bawah komando dan kendali NATO, dan seorang juru bicara militer senior NATO menyebut pelanggaran tersebut "tidak dapat diterima dan tidak bisa ditoleransi"
. Namun, NATO belum mengaktifkan Pasal 5, karena insiden-insiden ini dipandang sebagai pelanggaran wilayah udara berulang, bukan serangan "berkelanjutan" yang memicu pertahanan kolektif
. Duta Besar AS untuk NATO, Matthew Whitaker, menegaskan bahwa aliansi akan "mempertahankan setiap inci" wilayahnya
.
Keputusan Rumania untuk mengusir diplomat Rusia dan menarik duta besarnya menandai penurunan signifikan dalam hubungan bilateral, didorong oleh meningkatnya frekuensi dan tingkat keparahan pelanggaran drone. Tiga penembakan beruntun oleh F-16 merupakan pencapaian bersejarah bagi negara anggota NATO, dan respons diplomatik ini menandakan bahwa Bucharest tidak lagi bersedia menganggap pelanggaran ini sekadar dampak sampingan dari perang di Ukraina.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Pada 27 Juli 2026, Rumania menyatakan seorang diplomat Rusia sebagai persona non grata dan menarik duta besarnya dari Moskow setelah pelanggaran udara keempat dalam empat hari.
Pada 27 Juli 2026, Rumania menyatakan seorang diplomat Rusia sebagai persona non grata dan menarik duta besarnya dari Moskow setelah pelanggaran udara keempat dalam empat hari. Sebelumnya, dalam rentang 24 26 Juli, pesawat F 16 Rumania berhasil menembak jatuh tiga drone Shahed (Geran 2) milik Rusia yang melanggar wilayah udaranya.
Insiden ini merupakan puncak dari rangkaian pelanggaran yang diawali dengan serangan drone Shahed ke gedung apartemen di Galați pada Mei 2026, yang pertama kali melukai warga sipil di wilayah NATO.