Google Ganti Kode APT dengan Nama Dua Kata, Sandworm Kini Jadi SANDWORM RELIC
Mulai 24 Juli 2026, Google Threat Intelligence Group (GTIG) meluncurkan sistem kriptanim dua kata untuk menggantikan sejumlah penamaan lama seperti APT dan UNC dengan label yang lebih mudah diingat [2][5]. Kata pertama mengidentifikasi aktor tertentu, sedangkan kata kedua menunjukkan konteks atribusi atau motivasiny...
Diterbitkan olehDiedit dengan DeepSeek-V4-FlashGambar dibuat dengan GPT Image 1.5
Mulai 24 Juli 2026, Google Threat Intelligence Group (GTIG) meluncurkan sistem kriptanim dua kata untuk menggantikan sejumlah penamaan lama seperti APT dan UNC dengan label yang lebih mudah diingat [2][5].
Kata pertama mengidentifikasi aktor tertentu, sedangkan kata kedua menunjukkan konteks atribusi atau motivasinya: CASTLE untuk kelompok terkait China, ION untuk Iran, NEPTUNE untuk Korea Utara, RELIC untuk Rusia, dan...
APT44 yang juga dikenal sebagai Sandworm kini diklasifikasikan sebagai SANDWORM RELIC; nama lama, alias vendor lain, serta pemetaan MITRE ATT&CK tetap dapat ditelusuri [1][4][5].
Search & fact-check with cited sources for What is Google's new unified two-word cryptonym system for naming cyber threat actors, announcedAI-generated editorial hero image for Search & fact-check with cited sources for What is Google's new unified two-word cryptonym system for naming cyber threat actors, announced.
AI Perintah
Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What is Google's new unified two-word cryptonym system for naming cyber threat actors, announced. Article summary: All of the details in the question are confirmed by Google's own official announcement. Here is the verified summary.. Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an illustrative v
openai.com
Selama bertahun-tahun, analis keamanan siber melacak kelompok peretas dengan kode alfanumerik seperti APT44 atau UNC6508. Bagi pembaca yang tidak bekerja setiap hari di bidang threat intelligence, label semacam itu memang sulit diingat dan tidak banyak memberi petunjuk tentang identitas atau dugaan latar belakang kelompok tersebut.
Pada 24 Juli 2026, Google Threat Intelligence Group (GTIG) mulai memperkenalkan sistem penamaan terpadu berbasis kriptanim—nama samaran yang dirancang untuk mewakili aktor ancaman—dengan format dua kata . Sistem ini menyatukan pendekatan lama yang sebelumnya digunakan Mandiant dan Google Threat Analysis Group (TAG) setelah keduanya berada dalam GTIG .
Studio Global AI
Lanjutkan penelitian Anda
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Apa jawaban singkat untuk "Google Ganti Kode APT dengan Nama Dua Kata, Sandworm Kini Jadi SANDWORM RELIC"?
Mulai 24 Juli 2026, Google Threat Intelligence Group (GTIG) meluncurkan sistem kriptanim dua kata untuk menggantikan sejumlah penamaan lama seperti APT dan UNC dengan label yang lebih mudah diingat [2][5].
Apa poin penting yang harus divalidasi terlebih dahulu?
Mulai 24 Juli 2026, Google Threat Intelligence Group (GTIG) meluncurkan sistem kriptanim dua kata untuk menggantikan sejumlah penamaan lama seperti APT dan UNC dengan label yang lebih mudah diingat [2][5]. Kata pertama mengidentifikasi aktor tertentu, sedangkan kata kedua menunjukkan konteks atribusi atau motivasinya: CASTLE untuk kelompok terkait China, ION untuk Iran, NEPTUNE untuk Korea Utara, RELIC untuk Rusia, dan...
Apa yang harus saya lakukan selanjutnya dalam latihan?
APT44 yang juga dikenal sebagai Sandworm kini diklasifikasikan sebagai SANDWORM RELIC; nama lama, alias vendor lain, serta pemetaan MITRE ATT&CK tetap dapat ditelusuri [1][4][5].
Google Ganti Kode APT dengan Nama Dua Kata, Sandworm Kini Jadi SANDWORM RELIC
Mulai 24 Juli 2026, Google Threat Intelligence Group (GTIG) meluncurkan sistem kriptanim dua kata untuk menggantikan sejumlah penamaan lama seperti APT dan UNC dengan label yang lebih mudah diingat [2][5]. Kata pertama mengidentifikasi aktor tertentu, sedangkan kata kedua menunjukkan konteks atribusi atau motivasiny...
Diterbitkan olehDiedit dengan DeepSeek-V4-FlashGambar dibuat dengan GPT Image 1.5
Mulai 24 Juli 2026, Google Threat Intelligence Group (GTIG) meluncurkan sistem kriptanim dua kata untuk menggantikan sejumlah penamaan lama seperti APT dan UNC dengan label yang lebih mudah diingat [2][5].
Kata pertama mengidentifikasi aktor tertentu, sedangkan kata kedua menunjukkan konteks atribusi atau motivasinya: CASTLE untuk kelompok terkait China, ION untuk Iran, NEPTUNE untuk Korea Utara, RELIC untuk Rusia, dan...
APT44 yang juga dikenal sebagai Sandworm kini diklasifikasikan sebagai SANDWORM RELIC; nama lama, alias vendor lain, serta pemetaan MITRE ATT&CK tetap dapat ditelusuri [1][4][5].
Search & fact-check with cited sources for What is Google's new unified two-word cryptonym system for naming cyber threat actors, announcedAI-generated editorial hero image for Search & fact-check with cited sources for What is Google's new unified two-word cryptonym system for naming cyber threat actors, announced.
AI Perintah
Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What is Google's new unified two-word cryptonym system for naming cyber threat actors, announced. Article summary: All of the details in the question are confirmed by Google's own official announcement. Here is the verified summary.. Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an illustrative v
openai.com
Selama bertahun-tahun, analis keamanan siber melacak kelompok peretas dengan kode alfanumerik seperti APT44 atau UNC6508. Bagi pembaca yang tidak bekerja setiap hari di bidang threat intelligence, label semacam itu memang sulit diingat dan tidak banyak memberi petunjuk tentang identitas atau dugaan latar belakang kelompok tersebut.
Pada 24 Juli 2026, Google Threat Intelligence Group (GTIG) mulai memperkenalkan sistem penamaan terpadu berbasis kriptanim—nama samaran yang dirancang untuk mewakili aktor ancaman—dengan format dua kata . Sistem ini menyatukan pendekatan lama yang sebelumnya digunakan Mandiant dan Google Threat Analysis Group (TAG) setelah keduanya berada dalam GTIG .
Studio Global AI
Lanjutkan penelitian Anda
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Apa jawaban singkat untuk "Google Ganti Kode APT dengan Nama Dua Kata, Sandworm Kini Jadi SANDWORM RELIC"?
Mulai 24 Juli 2026, Google Threat Intelligence Group (GTIG) meluncurkan sistem kriptanim dua kata untuk menggantikan sejumlah penamaan lama seperti APT dan UNC dengan label yang lebih mudah diingat [2][5].
Apa poin penting yang harus divalidasi terlebih dahulu?
Mulai 24 Juli 2026, Google Threat Intelligence Group (GTIG) meluncurkan sistem kriptanim dua kata untuk menggantikan sejumlah penamaan lama seperti APT dan UNC dengan label yang lebih mudah diingat [2][5]. Kata pertama mengidentifikasi aktor tertentu, sedangkan kata kedua menunjukkan konteks atribusi atau motivasinya: CASTLE untuk kelompok terkait China, ION untuk Iran, NEPTUNE untuk Korea Utara, RELIC untuk Rusia, dan...
Apa yang harus saya lakukan selanjutnya dalam latihan?
APT44 yang juga dikenal sebagai Sandworm kini diklasifikasikan sebagai SANDWORM RELIC; nama lama, alias vendor lain, serta pemetaan MITRE ATT&CK tetap dapat ditelusuri [1][4][5].
Dalam skema baru ini, setiap aktor ancaman yang telah dikenali mendapat kombinasi dua kata :
Kata pertama adalah identitas unik dan mudah diingat untuk kelompok tertentu. Jika memungkinkan, Google mengambilnya dari nama yang sudah digunakan dalam laporan publik, seperti “Sandworm”. Jika belum ada nama yang sesuai, analis dapat membuat istilah secara acak lalu memeriksanya sebelum digunakan .
Kata kedua adalah penanda tetap yang memberi konteks singkat mengenai dugaan atribusi atau motivasi kelompok tersebut .
Kategori awal yang diumumkan GTIG adalah:
Kata kedua
Arti
CASTLE
Terkait Republik Rakyat China
ION
Terkait Iran
NEPTUNE
Terkait Korea Utara
RELIC
Terkait Rusia
COMET
Pelaku kriminal siber
Dengan demikian, kata kedua tidak berdiri sebagai identitas kelompok yang terpisah. Fungsinya lebih mirip penanda konteks agar pembaca laporan dan tim pertahanan dapat segera memahami dugaan asal atau motif yang terkait dengan sebuah aktor.
Sandworm resmi menjadi SANDWORM RELIC
Contoh perubahan yang paling menonjol adalah APT44, yang juga dikenal sebagai Sandworm. Dalam nomenklatur baru GTIG, kelompok tersebut disebut SANDWORM RELIC.
GTIG memprioritaskan penggantian nama untuk beberapa lusin kelompok yang dinilai paling aktif. Kelompok lainnya akan diperbarui secara bertahap, bukan sekaligus . Untuk klaster yang masih berada pada tahap awal penyelidikan dan belum cukup jelas atribusinya, GTIG tetap menggunakan penamaan UNC, singkatan dari “uncategorized” atau belum terkategorikan .
Nama lama tidak langsung hilang
Perubahan ini tidak berarti laporan lama menjadi tidak relevan. Google mempertahankan kompatibilitas dengan penamaan sebelumnya: nama-nama lama tetap terindeks dan dapat dicari di platform Google Threat Intelligence. Pemetaan MITRE ATT&CK serta alias yang digunakan vendor keamanan lain juga tetap dipertahankan .
Bagi tim keamanan, langkah tersebut penting karena satu kelompok sering kali memiliki beberapa nama di laporan, produk, dan basis data yang berbeda. Kemampuan untuk mencari nama lama dan nama baru secara bersamaan dapat membantu analis menghubungkan informasi ketika merespons insiden.
Google memilih sistemnya sendiri
Langkah Google merupakan bagian dari kecenderungan industri keamanan siber untuk menjauh dari kode berurutan yang sulit dipahami dan beralih ke taksonomi yang lebih deskriptif. Microsoft menggunakan tema cuaca, CrowdStrike memakai nama-nama hewan, sementara Palo Alto Networks menggunakan pendekatan berbasis rasi bintang .
Namun, Google menjalankan skema ini secara mandiri, alih-alih bergabung dengan inisiatif penamaan lintas vendor yang sebelumnya dipimpin Microsoft . Pada akhirnya, efektivitas sistem baru ini akan sangat bergantung pada seberapa luas nama-nama tersebut digunakan dan seberapa baik pemetaan lintas vendor tetap dipelihara.
theregister.com
Google goes it alone with a new cybercrime crew taxonomy
Dalam skema baru ini, setiap aktor ancaman yang telah dikenali mendapat kombinasi dua kata :
Kata pertama adalah identitas unik dan mudah diingat untuk kelompok tertentu. Jika memungkinkan, Google mengambilnya dari nama yang sudah digunakan dalam laporan publik, seperti “Sandworm”. Jika belum ada nama yang sesuai, analis dapat membuat istilah secara acak lalu memeriksanya sebelum digunakan .
Kata kedua adalah penanda tetap yang memberi konteks singkat mengenai dugaan atribusi atau motivasi kelompok tersebut .
Kategori awal yang diumumkan GTIG adalah:
Kata kedua
Arti
CASTLE
Terkait Republik Rakyat China
ION
Terkait Iran
NEPTUNE
Terkait Korea Utara
RELIC
Terkait Rusia
COMET
Pelaku kriminal siber
Dengan demikian, kata kedua tidak berdiri sebagai identitas kelompok yang terpisah. Fungsinya lebih mirip penanda konteks agar pembaca laporan dan tim pertahanan dapat segera memahami dugaan asal atau motif yang terkait dengan sebuah aktor.
Sandworm resmi menjadi SANDWORM RELIC
Contoh perubahan yang paling menonjol adalah APT44, yang juga dikenal sebagai Sandworm. Dalam nomenklatur baru GTIG, kelompok tersebut disebut SANDWORM RELIC.
GTIG memprioritaskan penggantian nama untuk beberapa lusin kelompok yang dinilai paling aktif. Kelompok lainnya akan diperbarui secara bertahap, bukan sekaligus . Untuk klaster yang masih berada pada tahap awal penyelidikan dan belum cukup jelas atribusinya, GTIG tetap menggunakan penamaan UNC, singkatan dari “uncategorized” atau belum terkategorikan .
Nama lama tidak langsung hilang
Perubahan ini tidak berarti laporan lama menjadi tidak relevan. Google mempertahankan kompatibilitas dengan penamaan sebelumnya: nama-nama lama tetap terindeks dan dapat dicari di platform Google Threat Intelligence. Pemetaan MITRE ATT&CK serta alias yang digunakan vendor keamanan lain juga tetap dipertahankan .
Bagi tim keamanan, langkah tersebut penting karena satu kelompok sering kali memiliki beberapa nama di laporan, produk, dan basis data yang berbeda. Kemampuan untuk mencari nama lama dan nama baru secara bersamaan dapat membantu analis menghubungkan informasi ketika merespons insiden.
Google memilih sistemnya sendiri
Langkah Google merupakan bagian dari kecenderungan industri keamanan siber untuk menjauh dari kode berurutan yang sulit dipahami dan beralih ke taksonomi yang lebih deskriptif. Microsoft menggunakan tema cuaca, CrowdStrike memakai nama-nama hewan, sementara Palo Alto Networks menggunakan pendekatan berbasis rasi bintang .
Namun, Google menjalankan skema ini secara mandiri, alih-alih bergabung dengan inisiatif penamaan lintas vendor yang sebelumnya dipimpin Microsoft . Pada akhirnya, efektivitas sistem baru ini akan sangat bergantung pada seberapa luas nama-nama tersebut digunakan dan seberapa baik pemetaan lintas vendor tetap dipelihara.
theregister.com
Google goes it alone with a new cybercrime crew taxonomy