Pada 26 Juli 2026, CEO Google DeepMind, Demis Hassabis, secara terbuka mendukung surat koalisi open weight AI yang digagas CEO Nvidia, Jensen Huang. Dukungan dari DeepMind—yang selama ini dikenal sebagai laboratorium AI paling berhati hati soal keamanan—menandakan bahwa dikotomi 'keterbukaan vs.

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for How did Google DeepMind CEO Demis Hassabis endorse Nvidia CEO Jensen Huang's open-weight AI push,. Article summary: Here is a fact-checked breakdown of the endorsement, the letter, and what it signals.. Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an illustrative visual, not as factual evidence.
Pada 26 Juli 2026, CEO Google DeepMind, Demis Hassabis, melakukan sesuatu yang tampaknya mustahil setahun sebelumnya: dia secara terbuka mendukung dorongan CEO Nvidia, Jensen Huang, untuk menjaga agar bobot (weights) model AI tetap terbuka. Dukungan ini—yang disampaikan melalui sebuah repost sederhana di X—telah menjadi sinyal yang menentukan bahwa pertempuran lama di Silicon Valley antara kelompok 'keselamatan dulu' dan pendukung 'open-source' mulai memberi jalan pada konsensus yang lebih bernuansa.
Hassabis membagikan postingan Huang di X pada hari Sabtu, 26 Juli, dan menulis: "Ekosistem terbuka yang kuat dan aman itu penting agar dunia bisa merasakan manfaat AI." Ia juga menekankan perlunya keseimbangan, dengan menyatakan bahwa dunia membutuhkan "model tertutup kelas atas dan model terbuka kelas atas" .
Ini adalah momen yang patut dicatat karena DeepMind secara historis merupakan salah satu laboratorium AI yang paling berhati-hati dalam hal keselamatan. Hassabis sendiri sebelumnya telah memperingatkan tentang risiko merilis bobot model yang kuat. Dukungan eksplisitnya menandakan bahwa bahkan para pemimpin yang sangat fokus pada keselamatan kini melihat peran konstruktif untuk AI dengan bobot terbuka .
Surat yang berjudul "Open Weights and American AI Leadership," diterbitkan pada 24 Juli 2026, dan dibagikan oleh Huang dalam postingan pertamanya di X . Surat itu secara langsung mendesak pemerintahan Trump untuk tidak memberlakukan pembatasan dini pada model AI dengan bobot terbuka, dengan alasan bahwa pembatasan semacam itu akan merusak daya saing AS dan mendorong pengguna beralih ke sistem AI China
.
Surat asli, yang dirilis pada 24 Juli, memiliki 25 penandatangan termasuk Nvidia, Microsoft, Meta, IBM, Dell Technologies, Palantir, Hugging Face, Mistral, Mozilla, Y Combinator, Andreessen Horowitz, Replit, Perplexity, dan lainnya . Yang perlu diperhatikan, OpenAI, Google (Alphabet), Amazon, dan Anthropic pada awalnya tidak ikut serta
.
Dalam waktu sehari, setelah mendapat perhatian publik di X, daftar tersebut bertambah menjadi sekitar 50 penandatangan. Pendatang baru termasuk OpenAI, Google (Alphabet), AMD, Cisco, Cloudflare, GitHub, Block, dan Ollama. Amazon dan Anthropic tetap menjadi pihak yang tidak menandatangani .
Dukungan Hassabis, bersamaan dengan perluasan cepat daftar penandatangan, mencerminkan pergeseran signifikan dalam pusat gravitasi industri:
Dukungan publik Hassabis telah mengubah surat lobi perusahaan menjadi sinyal nyata bahwa kerangka 'keterbukaan vs. keselamatan' mulai runtuh di dalam laboratorium AI paling hati-hati di Silicon Valley, meskipun perbedaan pendapat yang nyata masih ada di pinggiran. Koalisi sekarang mencakup sekitar 50 perusahaan yang membentang dari pembuat chip, penyedia cloud, investor ventura, hingga laboratorium model terbuka—cakupan yang tidak terpikirkan hanya dua tahun lalu.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Pada 26 Juli 2026, CEO Google DeepMind, Demis Hassabis, secara terbuka mendukung surat koalisi open weight AI yang digagas CEO Nvidia, Jensen Huang.
Pada 26 Juli 2026, CEO Google DeepMind, Demis Hassabis, secara terbuka mendukung surat koalisi open weight AI yang digagas CEO Nvidia, Jensen Huang. Dukungan dari DeepMind—yang selama ini dikenal sebagai laboratorium AI paling berhati hati soal keamanan—menandakan bahwa dikotomi 'keterbukaan vs.
Surat koalisi berargumen bahwa model open weight memperkuat keamanan dan keamanan siber, mempercepat inovasi, dan mencegah Amerika Serikat menyerahkan kepemimpinan AI ke China.