Lando Norris merebut pole position dengan waktu 1:17.207s, unggul 0,012 detik dari Lewis Hamilton sekaligus mengakhiri dominasi Mercedes yang telah meraih 10 pole beruntun di musim 2026. Lewis Hamilton dan pemimpin klasemen Kimi Antonelli sama sama mendapat penalti tiga posisi start: Hamilton karena menghalangi Osca...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What is the full breakdown of the Hungarian Grand Prix qualifying drama, including Kimi Antonelli. Article summary: Here is the full breakdown of the 2026 Hungarian Grand Prix qualifying drama, confirmed across multiple reliable sources.. Topic tags: general, general web, user generated, news. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an ill
Sesi kualifikasi Grand Prix Hungaria 2026 menjadi salah satu hari Sabtu paling kacau dan sarat penalti musim ini. Lando Norris dari McLaren mengakhiri dominasi 10 pole beruntun Mercedes, sementara Lewis Hamilton, Kimi Antonelli, dan George Russell semuanya mengalami kemunduran signifikan. Berikut adalah rincian lengkap kejadiannya.
Lando Norris meraih pole position pertamanya di musim 2026 dengan catatan waktu putaran 1 menit 17,207 detik, mengalahkan Lewis Hamilton yang hanya terpaut 0,012 detik . Ini adalah momen bersejarah: Norris memutus rekor 10 pole beruntun yang telah dicetak Mercedes di tahun 2026, yang terbagi antara Kimi Antonelli (enam pole) dan George Russell (empat pole)
. Kemenangan Norris juga menggagalkan peluang Hamilton untuk meraih pole ke-10 di Sirkuit Hungaroring
. Juara dunia bertahan itu menyebut putaran tersebut sebagai momen yang akhirnya "klik" setelah awal musim yang sulit
.
Hamilton finis kedua di kualifikasi, tetapi langsung diselidiki karena dianggap menghalangi laju pembalap McLaren, Oscar Piastri, di Tikungan 1 pada sesi Q3 . Steward memutuskan bahwa Hamilton yang sedang dalam putaran pendinginan setelah melewati garis finis, secara tidak perlu menghalangi Piastri yang sedang dalam putaran cepat
. Alhasil, Hamilton mendapat penalti turun tiga posisi grid, dari P2 menjadi P5
.
Kepala tim Ferrari, Frédéric Vasseur, mengambil tanggung jawab dan mengakui bahwa tim melakukan "kesalahan" dengan mengirim Hamilton keluar di waktu yang salah saat Q3 . Piastri jelas sangat marah setelah insiden ini; ia dilaporkan menunjukkan gestur tidak senonoh ke arah Hamilton di pinggir trek. Penalti ini menguntungkan Piastri yang naik ke P4, satu posisi di atas Hamilton
.
Pemimpin klasemen sementara, Kimi Antonelli, finis keempat di kualifikasi, tetapi dua penyelidikan terpisah dari FIA menantinya setelah sesi berakhir . Hasil penyelidikan pertamaâyang paling krusialâadalah soal pelanggaran bendera kuning. Max Verstappen mengalami spin di tikungan terakhir pada menit-menit akhir Q3, dan Antonelli tetap melaju melewati zona bendera kuning tersebut
.
Meskipun Antonelli mengangkat pedal gas, steward menilai bahwa ia hanya memperlambat laju "kurang dari 1%"âyang dianggap tidak cukup . Antonelli pun dijatuhi penalti tiga posisi grid, satu poin penalti, dan sebuah peringatan
. Steward mencatat bahwa penalti lima posisi sebenarnya adalah hukuman "yang direkomendasikan", tetapi mereka memilih hukuman yang lebih ringan karena Antonelli tetap berupaya mengurangi kecepatan
. Dengan adanya penalti ini (ditambah penalti Hamilton), posisi start Antonelli berubah dari P4 menjadi P7
.
George Russell start dari P7 setelah sesi kualifikasi yang sulit, di mana Mercedes kesulitan mengendalikan temperatur ban . Putaran terakhirnya di Q3 hancur akibat kebocoran air mendadak, yang Russell gambarkan seperti "pistol air yang menyemprot ban"
. Kebocoran ini menyebabkan hilangnya tekanan air, dan Mercedes memerintahkannya untuk berhenti di Tikungan 1 sebagai tindakan pencegahan
.
Mercedes mengonfirmasi bahwa kebocoran itu cukup serius sehingga Russell harus mengganti power unit-nya untuk balapan, beralih ke mesin pembakaran internal keempatnya di musim 2026 . Karena pergantian ini masih dalam jatah musim dan hanya mengganti komponen yang rusak dengan spesifikasi yang sama, Russell tidak mendapat penalti grid
. Alhasil, ia start dari P6 (naik satu posisi karena penalti Hamilton)
.
Kimi Antonelli memasuki akhir pekan GP Hungaria sebagai pemimpin klasemen kejuaraan dunia F1 2026 . Mercedes berhasil meraih semua pole position musim ini sebelum tiba di Budapest, dengan Antonelli (enam pole) dan Russell (empat pole) mendominasi sesi kualifikasi
. Meskipun selisih 45 poin atas Hamilton dan margin kejuaraan konstruktor tidak semuanya dikonfirmasi oleh satu sumber tunggal, banyak laporan secara konsisten menempatkan Antonelli di puncak klasemen pembalap dan Mercedes memimpin klasemen konstruktor
.
Gabungan penalti ini berdampak besar: Antonelli jatuh dari P4 ke P7, Hamilton dari P2 ke P5, sementara Russell naik satu posisi ke P6. Norris start dari pole di depan Charles Leclerc, dengan Piastri kini di P4âtepat di depan Hamiltonâmenyiapkan balapan krusial bagi para kontestan kejuaraan.
Intinya: Sesi kualifikasi Grand Prix Hungaria 2026 akan dikenang sebagai momen ketika McLaren mengakhiri dominasi Mercedes di sektor kualifikasi, dan dua penalti tiga posisi yang mengacak-acak seluruh barisan depan grid, meninggalkan pemimpin klasemen Antonelli dengan tantangan besar untuk bisa naik podium dari P7.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Lando Norris merebut pole position dengan waktu 1:17.207s, unggul 0,012 detik dari Lewis Hamilton sekaligus mengakhiri dominasi Mercedes yang telah meraih 10 pole beruntun di musim 2026.
Lando Norris merebut pole position dengan waktu 1:17.207s, unggul 0,012 detik dari Lewis Hamilton sekaligus mengakhiri dominasi Mercedes yang telah meraih 10 pole beruntun di musim 2026. Lewis Hamilton dan pemimpin klasemen Kimi Antonelli sama sama mendapat penalti tiga posisi start: Hamilton karena menghalangi Oscar Piastri, Antonelli karena tidak cukup memperlambat laju saat bendera kuning.
George Russell start dari P6 setelah hanya mampu P7 di kualifikasi akibat kebocoran air yang memaksanya ganti power unit, meski tanpa penalti tambahan.