Rencana tersebut segera memicu reaksi keras. Dalam beberapa pekan, Meta akhirnya menangguhkan penerapan batas dan paywall itu—setidaknya untuk sementara .
Conversation Focus memakai mikrofon bawaan kacamata untuk mengisolasi dan memperkuat suara orang yang sedang diajak bicara, sekaligus mengurangi kebisingan latar. Fitur ini dirancang agar percakapan lebih mudah diikuti di restoran yang ramai, jalanan yang bising, atau kantor dengan banyak suara .
Hal yang menjadi sorotan utama: Conversation Focus berjalan sepenuhnya di perangkat. Pemrosesan audio dilakukan secara lokal menggunakan mikrofon beamforming pada kacamata dan dapat berfungsi tanpa koneksi internet maupun pemrosesan di cloud .
Perubahan itu muncul melalui artikel bantuan Meta dan pertama kali diberitakan oleh The Verge. Meta menyebutnya sebagai “rate limit” atau batas pemakaian, bukan paywall . Ketentuannya:
Meta menyatakan bahwa langganan tersebut bersifat opsional dan “sebagian besar pengguna akan memakai Conversation Focus tanpa mencapai batas bulanan” . Namun, bagi orang yang mengandalkan fitur ini setiap hari—terutama mereka yang mengalami kesulitan mendengar—pembatasan itu terasa seperti pengurangan akses terhadap alat yang penting.
1. Pengguna sudah membeli perangkatnya.
Harga kacamata pintar Ray-Ban Meta berada di kisaran US$300. Banyak pelanggan merasa mereka telah membayar perangkat beserta kemampuan pemrosesan audionya. Karena itu, pungutan bulanan untuk fitur yang berjalan di kacamata dianggap sebagai penarikan biaya dua kali .
2. Fitur tersebut tidak bergantung pada server Meta.
Berbeda dari fitur AI berbasis cloud yang membutuhkan biaya server berkelanjutan, Conversation Focus memproses audio secara lokal dan dapat bekerja secara offline. Pengguna serta sejumlah pengkritik menyebut langkah Meta sebagai bentuk “shrinkflation” teknologi: akses terhadap kemampuan yang sudah ada dikurangi, lalu sebagian akses itu ditawarkan kembali melalui langganan .
3. Conversation Focus merupakan fitur aksesibilitas.
Kemampuan memperkuat suara sangat membantu pengguna yang sulit mendengar dalam situasi sehari-hari. Membatasi durasinya dan meminta bayaran untuk akses yang lebih panjang dinilai tidak peka terhadap kebutuhan pengguna tersebut .
Pada akhir Juli 2026, juru bicara Meta, Tyler Yee, mengonfirmasi kepada The Verge bahwa perusahaan menangguhkan penerapan batas pemakaian dan paywall untuk Conversation Focus .
Namun, Meta tidak menyatakan bahwa rencana itu dibatalkan sepenuhnya. Perusahaan masih melanjutkan rencana langganan untuk fitur premium lainnya. Dengan kata lain, batas Conversation Focus untuk sementara disimpan, bukan dihapus secara permanen .
Kasus ini menunjukkan batas yang ingin ditegakkan pengguna ketika produsen mencoba memonetisasi fitur setelah perangkat terjual.
AI di perangkat dianggap bagian dari hardware.
Pengguna membedakan fitur AI berbasis cloud—yang secara masuk akal membutuhkan biaya operasional berkelanjutan—dari pemrosesan lokal yang mereka anggap sudah termasuk dalam perangkat yang dibeli. Memasang paywall pada komputasi lokal dipandang sebagai monetisasi yang tidak adil .
Fitur aksesibilitas diperlakukan sebagai kebutuhan, bukan bonus premium.
Menempatkan alat bantu di balik langganan memicu penolakan emosional yang lebih besar. Setiap rencana serupa untuk fitur AI aksesibilitas kemungkinan akan diperiksa lebih ketat oleh pengguna .
Batas pemakaian yang terasa seperti “shrinkflation” dapat menjadi bumerang.
Alih-alih menawarkan langganan untuk fitur baru, Meta memberlakukan jatah gratis lalu menghentikan akses setelah batas tercapai. Bagi pengguna, model ini terasa seperti cara berbelit untuk memungut biaya dari fitur yang tidak memerlukan pemrosesan cloud. Penyebutan kebijakan itu sebagai “rate limit” juga tidak banyak meredakan kritik .
Pengguna dapat memperbesar tekanan dalam waktu singkat.
Setelah pembaruan halaman dukungan yang dilakukan secara senyap, media seperti BBC, The Verge, TechRadar, Tom’s Guide, dan Android Central ikut memberitakan isu tersebut. Sorotan luas dan kritik yang terkoordinasi mendorong Meta menangguhkan rencananya .