Pada 23 Juli 2026, Uni Eropa memasukkan Arkady Dvorkovich dalam sanksi paket ke 21 atas dukungannya terhadap perang Rusia di Ukraina. Dvorkovich menangguhkan seluruh kekuasaannya sebagai Presiden FIDE, namun tidak mengundurkan diri secara resmi.
Pada 23 Juli 2026, dunia catur dikejutkan dengan perubahan kepemimpinan yang tidak pernah dipilih oleh anggotanya. Viswanathan Anand, juara dunia lima kali, resmi menjadi Presiden Interim FIDE (Federasi Catur Internasional) setelah Presiden petahana, Arkady Dvorkovich, terkena sanksi dari Uni Eropa .
Beginilah kronologi lengkapnya, apa arti sanksi ini, dan apa yang akan terjadi selanjutnya bagi FIDE.
Paket sanksi ke-21 Uni Eropa terhadap Rusia, yang dikeluarkan sehubungan dengan invasi skala penuh ke Ukraina tahun 2022, menjatuhkan tindakan hukuman terhadap 170 entitas dan 48 individu . Arkady Dvorkovich adalah salah satu nama yang masuk dalam daftar hitam itu, bersama dengan Menteri Olahraga Rusia sekaligus Ketua Komite Olimpiade Rusia, Mikhail Degtyarev
.
Sanksi ini melarang Dvorkovich bepergian ke negara-negara Uni Eropa dan membekukan asetnya . Karena FIDE berkedudukan di Swiss, aturan yang setara berdasarkan hukum Swiss juga berlaku
.
Menteri Olahraga Ukraina, Matvii Bidnyi, menyatakan bahwa Dvorkovich "memajukan kepentingan Kremlin sambil menjabat sebagai presiden FIDE" dan "secara konsisten menggunakan posisinya untuk menyebarkan narasi negara agresor serta melegitimasi Rusia di dunia olahraga" .
Dvorkovich mengeluarkan pernyataan resmi di situs FIDE, menyebut sanksi itu "ilegal dan tidak adil" serta mengumumkan akan menantang keputusan tersebut "dengan segala cara yang memungkinkan" melalui jalur pengadilan .
Namun, ia juga menyadari masalah praktis: hingga ada keputusan pengadilan yang resmi, sanksi ini "dapat menghambat fungsi stabil FIDE" . Oleh karena itu, ia secara sukarela menangguhkan pelaksanaan kekuasaan dan tugasnya sebagai Presiden FIDE mulai saat itu juga, selama ia masih terkena sanksi
.
Dewan FIDE menerima dan meratifikasi keputusan ini, secara khusus menetapkan bahwa Dvorkovich tidak boleh bertindak sebagai "détenteur de contrôle" (pemilik, pemegang, atau pengendali) FIDE atau asetnya selama masa sanksi .
Ini bukan pengunduran diri resmi. Dvorkovich tetap menjadi presiden FIDE hanya di atas kertas, tetapi telah menyerahkan semua hak, tugas, dan wewenang yang melekat pada jabatannya .
Mekanisme peralihan kekuasaan ini sebenarnya sudah ada dalam aturan FIDE. Berdasarkan Pasal 19.2 Piagam FIDE, ketika Presiden tidak dapat menjalankan kekuasaannya, Wakil Presiden yang mengambil alih .
Viswanathan Anand telah menjabat sebagai Wakil Presiden FIDE sejak 2022, terpilih bersama Dvorkovich . Sebagai Juara Dunia ke-15, Anand menjadi pemegang gelar pertama yang memimpin federasi ini sejak Max Euwe pada tahun 1970-an
. Ia akan bertindak sebagai Presiden Interim selama Dvorkovich masih terkena sanksi UE
.
Latar belakang Dvorkovich membuatnya menjadi sasaran yang tak terhindarkan. Ia adalah mantan Wakil Perdana Menteri Rusia (2012–2018) dan orang kepercayaan dekat Vladimir Putin, terpilih sebagai Presiden FIDE pada 2018 dan terpilih kembali pada 2022 .
Uni Eropa sebenarnya sudah bergerak untuk menjatuhkan sanksi kepada Dvorkovich selama berbulan-bulan. Sejak Februari 2026, dokumen UE yang bocor menunjukkan ia sudah masuk dalam draf sanksi karena "secara terbuka mendukung aneksasi Krimea dan mengakui kemerdekaan Donetsk dan Luhansk" . Namanya sempat dihapus dari draf sebelumnya pada April 2026 setelah lobi, tetapi akhirnya tetap dimasukkan dalam paket ke-21
.
Sejak invasi tahun 2022, FIDE terus mendapat kritik karena mempertahankan hubungan dekat dengan kalangan catur Rusia. Dvorkovich menolak panggilan untuk memutus hubungan FIDE dengan sponsor negara Rusia dan membela partisipasi pemain Rusia dan Belarusia dengan bendera netral .
Pengambilalihan oleh Anand adalah konsekuensi langsung dan seketika dari sanksi UE terhadap Dvorkovich. Dvorkovich tidak mengundurkan diri sepenuhnya, tetapi menangguhkan semua kekuasaannya untuk menghindari destabilisasi FIDE, sambil berjanji akan melawan sanksi di pengadilan. Anand, yang sudah menjabat sebagai Wakil Presiden, masuk berdasarkan Piagam FIDE dan akan memimpin organisasi ini untuk sementara waktu.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Pada 23 Juli 2026, Uni Eropa memasukkan Arkady Dvorkovich dalam sanksi paket ke 21 atas dukungannya terhadap perang Rusia di Ukraina.
Pada 23 Juli 2026, Uni Eropa memasukkan Arkady Dvorkovich dalam sanksi paket ke 21 atas dukungannya terhadap perang Rusia di Ukraina. Dvorkovich menangguhkan seluruh kekuasaannya sebagai Presiden FIDE, namun tidak mengundurkan diri secara resmi.
Viswanathan Anand, Wakil Presiden FIDE, langsung mengambil alih sebagai Presiden Interim berdasarkan Pasal 19.2 Piagam FIDE.