Water Cannon dan Pemukulan: Tiga Insiden Panas Tiongkok vs Filipina di Laut China Selatan Juli 2026
23–24 Juli 2026: Kapal Penjaga Pantai China berturut turut menyemprotkan water cannon ke kapal patroli dan perikanan Filipina di Scarborough Shoal. 20 Juli 2026: Personel Penjaga Pantai China memukul kepala pelaut Filipina dengan pentungan kayu di Second Thomas Shoal; serangan terekam video.
Diterbitkan olehDiedit dengan DeepSeek-V4-FlashGambar dibuat dengan GPT Image 1.5
23–24 Juli 2026: Kapal Penjaga Pantai China berturut turut menyemprotkan water cannon ke kapal patroli dan perikanan Filipina di Scarborough Shoal.
20 Juli 2026: Personel Penjaga Pantai China memukul kepala pelaut Filipina dengan pentungan kayu di Second Thomas Shoal; serangan terekam video.
Kedua insiden terjadi di sela sela Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN ke 59 di Manila, di mana Menlu AS Marco Rubio dan Menlu China Wang Yi bertemu serta saling kecam.
China memprotes keras dan memperingatkan Filipina akan 'konsekuensi pahit', sementara AS mengecam tindakan China sebagai 'destabilisasi'.
Search & fact-check with cited sources for What are the key details of the recent Chinese Coast Guard water cannon attack on a Philippine fiAI-generated conceptual image of a Chinese Coast Guard water cannon attack on a Philippine vessel in the South China Sea, depicting the escalating maritime confrontations of July 2026.
AI Perintah
Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What are the key details of the recent Chinese Coast Guard water cannon attack on a Philippine fi. Article summary: Here is a detailed, sourced breakdown of the recent escalation between China and the Philippines in the South China Sea.. Topic tags: general, news, general web, user generated, education. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful
openai.com
Dalam satu minggu di bulan Juli 2026, China dan Filipina terlibat dalam dua insiden kekerasan terpisah di Laut China Selatan: serangan water cannon terhadap kapal perikanan Filipina di Scarborough Shoal dan pemukulan fisik terhadap seorang pelaut Filipina di Second Thomas Shoal. Kedua insiden ini terjadi tepat di sela-sela Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN ke-59 di Manila, di mana Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dan Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengadakan pembicaraan yang tegang. Artikel ini menyajikan kronologi yang telah terverifikasi dan bersumber dari kedua bentrokan serta dampak diplomatik langsungnya.
Serangan Water Cannon di Scarborough Shoal (23–24 Juli 2026)
Insiden terbaru terjadi pada Kamis, 23 Juli 2026, ketika sebuah kapal Penjaga Pantai China menembakkan water cannon ke kapal perikanan Filipina di Scarborough Shoal (dikenal di Filipina sebagai Bajo de Masinloc) . Penjaga Pantai Filipina melaporkan serangan ini, yang terjadi hanya sehari setelah tembakan water cannon sebelumnya di area yang sama . Menurut versi resmi China, mereka melacak dan yang dituduh "memasuki" perairan dekat karang meskipun sudah diperingatkan . Ini menandai konfrontasi Laut China Selatan kedua antara kedua negara pada minggu yang sama .
Studio Global AI
Lanjutkan penelitian Anda
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Apa jawaban singkat untuk "Water Cannon dan Pemukulan: Tiga Insiden Panas Tiongkok vs Filipina di Laut China Selatan Juli 2026"?
23–24 Juli 2026: Kapal Penjaga Pantai China berturut turut menyemprotkan water cannon ke kapal patroli dan perikanan Filipina di Scarborough Shoal.
Apa poin penting yang harus divalidasi terlebih dahulu?
23–24 Juli 2026: Kapal Penjaga Pantai China berturut turut menyemprotkan water cannon ke kapal patroli dan perikanan Filipina di Scarborough Shoal. 20 Juli 2026: Personel Penjaga Pantai China memukul kepala pelaut Filipina dengan pentungan kayu di Second Thomas Shoal; serangan terekam video.
Apa yang harus saya lakukan selanjutnya dalam latihan?
Kedua insiden terjadi di sela sela Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN ke 59 di Manila, di mana Menlu AS Marco Rubio dan Menlu China Wang Yi bertemu serta saling kecam.
Water Cannon dan Pemukulan: Tiga Insiden Panas Tiongkok vs Filipina di Laut China Selatan Juli 2026
23–24 Juli 2026: Kapal Penjaga Pantai China berturut turut menyemprotkan water cannon ke kapal patroli dan perikanan Filipina di Scarborough Shoal. 20 Juli 2026: Personel Penjaga Pantai China memukul kepala pelaut Filipina dengan pentungan kayu di Second Thomas Shoal; serangan terekam video.
Diterbitkan olehDiedit dengan DeepSeek-V4-FlashGambar dibuat dengan GPT Image 1.5
23–24 Juli 2026: Kapal Penjaga Pantai China berturut turut menyemprotkan water cannon ke kapal patroli dan perikanan Filipina di Scarborough Shoal.
20 Juli 2026: Personel Penjaga Pantai China memukul kepala pelaut Filipina dengan pentungan kayu di Second Thomas Shoal; serangan terekam video.
Kedua insiden terjadi di sela sela Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN ke 59 di Manila, di mana Menlu AS Marco Rubio dan Menlu China Wang Yi bertemu serta saling kecam.
China memprotes keras dan memperingatkan Filipina akan 'konsekuensi pahit', sementara AS mengecam tindakan China sebagai 'destabilisasi'.
Search & fact-check with cited sources for What are the key details of the recent Chinese Coast Guard water cannon attack on a Philippine fiAI-generated conceptual image of a Chinese Coast Guard water cannon attack on a Philippine vessel in the South China Sea, depicting the escalating maritime confrontations of July 2026.
AI Perintah
Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What are the key details of the recent Chinese Coast Guard water cannon attack on a Philippine fi. Article summary: Here is a detailed, sourced breakdown of the recent escalation between China and the Philippines in the South China Sea.. Topic tags: general, news, general web, user generated, education. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful
openai.com
Dalam satu minggu di bulan Juli 2026, China dan Filipina terlibat dalam dua insiden kekerasan terpisah di Laut China Selatan: serangan water cannon terhadap kapal perikanan Filipina di Scarborough Shoal dan pemukulan fisik terhadap seorang pelaut Filipina di Second Thomas Shoal. Kedua insiden ini terjadi tepat di sela-sela Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN ke-59 di Manila, di mana Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dan Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengadakan pembicaraan yang tegang. Artikel ini menyajikan kronologi yang telah terverifikasi dan bersumber dari kedua bentrokan serta dampak diplomatik langsungnya.
Serangan Water Cannon di Scarborough Shoal (23–24 Juli 2026)
Insiden terbaru terjadi pada Kamis, 23 Juli 2026, ketika sebuah kapal Penjaga Pantai China menembakkan water cannon ke kapal perikanan Filipina di Scarborough Shoal (dikenal di Filipina sebagai Bajo de Masinloc) . Penjaga Pantai Filipina melaporkan serangan ini, yang terjadi hanya sehari setelah tembakan water cannon sebelumnya di area yang sama . Menurut versi resmi China, mereka melacak dan yang dituduh "memasuki" perairan dekat karang meskipun sudah diperingatkan . Ini menandai konfrontasi Laut China Selatan kedua antara kedua negara pada minggu yang sama .
Studio Global AI
Lanjutkan penelitian Anda
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Apa jawaban singkat untuk "Water Cannon dan Pemukulan: Tiga Insiden Panas Tiongkok vs Filipina di Laut China Selatan Juli 2026"?
23–24 Juli 2026: Kapal Penjaga Pantai China berturut turut menyemprotkan water cannon ke kapal patroli dan perikanan Filipina di Scarborough Shoal.
Apa poin penting yang harus divalidasi terlebih dahulu?
23–24 Juli 2026: Kapal Penjaga Pantai China berturut turut menyemprotkan water cannon ke kapal patroli dan perikanan Filipina di Scarborough Shoal. 20 Juli 2026: Personel Penjaga Pantai China memukul kepala pelaut Filipina dengan pentungan kayu di Second Thomas Shoal; serangan terekam video.
Apa yang harus saya lakukan selanjutnya dalam latihan?
Kedua insiden terjadi di sela sela Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN ke 59 di Manila, di mana Menlu AS Marco Rubio dan Menlu China Wang Yi bertemu serta saling kecam.
Pada 24 Juli, Filipina melaporkan insiden water cannon lain di karang yang sama. Penjaga Pantai Filipina menyatakan bahwa sekitar pukul 06.26 pagi, kapal Penjaga Pantai China 3107 menembakkan water cannon ke arah BRP Cape San Agustin (MRRV-4408) dari jarak sekitar 400 meter saat kapal Filipina sedang melakukan patroli maritim dan mengirimkan pasokan kepada nelayan Filipina .
Serangan Juli 2026 ini adalah bagian dari pola berkelanjutan penggunaan water cannon oleh Penjaga Pantai China di area tersebut:
16 September 2025: China menembakkan water cannon ke kapal Filipina dalam misi kemanusiaan di dekat Scarborough Shoal, dengan Filipina melaporkan satu awak kapal terluka .
20 Juni 2025: Filipina menuduh kapal Penjaga Pantai China mengarahkan water cannon ke kapal nelayan mereka yang memasok nelayan Filipina di karang tersebut; satu dari empat kapal nelayan mengalami kerusakan .
14 Desember 2025: Filipina melaporkan bahwa water cannon penjaga pantai China melukai tiga nelayan dan menyebabkan "kerusakan parah" pada dua kapal nelayan di dekat Sabina Shoal .
Bentrokan Keras di Second Thomas Shoal (20 Juli 2026)
Tiga hari sebelum serangan water cannon utama di Scarborough Shoal, terjadi konfrontasi fisik langsung di Second Thomas Shoal (juga dikenal sebagai Ayungin Shoal) di kepulauan Spratly pada Senin, 20 Juli 2026.
Militer Filipina mengatakan bahwa personel Penjaga Pantai China di atas perahu motor berulang kali memukul kepala seorang pelaut Filipina dengan pentungan kayu, melukainya dan merusak perahu karet kecilnya . Penyerangan tersebut terekam video oleh pelaut Filipina lainnya dan memicu kecaman keras dari pejabat Filipina .
Bentrokan itu melibatkan sebuah kapal penjaga pantai China dan dua perahu karet Angkatan Laut Filipina.
China mengajukan protes resmi kepada Filipina, menuduh Manila memulai serangan dan mengklaim bahwa personel Filipina secara "ilegal" meluncurkan perahu karet dari BRP Sierra Madre yang kandas dan menabrak kapal China dengan "cara berbahaya" .
Misi AS untuk ASEAN mengutuk tindakan China sebagai "berbahaya dan agresif" .
Second Thomas Shoal adalah tempat kandasnya kapal perang Filipina BRP Sierra Madre, yang digunakan Manila sebagai pos militer terdepan . Filipina sengaja menandurkan kapal tersebut di karang pada tahun 1999 untuk memperkuat klaim teritorialnya .
Ini bukanlah insiden yang terisolasi. Pada 17 Juni 2024, misi pasokan Filipina ke karang tersebut berujung pada kekacauan ketika Penjaga Pantai China, dengan dukungan dari milisi maritim dan Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat, mengepung, menabrak, dan menaiki perahu karet Angkatan Laut Filipina, menggunakan pisau dan kapak untuk merusak kapal dan menghancurkan peralatan . Dalam insiden tersebut, tentara Filipina melawan penjaga pantai China "dengan tangan kosong" sementara personel China dilengkapi dengan pedang, tombak, dan pisau . Seorang pelaut Filipina kehilangan ibu jari karena tabrakan .
Dampak Diplomatik di Pertemuan ASEAN di Manila (21–23 Juli 2026)
Kedua bentrokan angkatan laut ini terjadi tepat di sela-sela Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN ke-59 dan pertemuan terkait di Pasay City, Metro Manila, 21–23 Juli 2026 . Filipina menjadi ketua ASEAN untuk tahun 2026 .
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio tiba di Manila untuk Konferensi Pasca-Menteri ASEAN .
Menteri Luar Negeri China Wang Yi juga hadir .
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov turut hadir .
Rubio bertemu dengan Wang Yi di sela-sela acara pada 22 Juli. Menurut SCMP, mereka membahas rencana kunjungan Presiden Xi Jinping ke AS dan bentrokan Laut China Selatan. Rubio menggambarkan sengketa atas Second Thomas Shoal sebagai "sangat negatif dan tidak menguntungkan siapa pun". Laporan Reuters mencatat bahwa pertemuan itu diadakan menjelang kemungkinan pertemuan puncak Trump-Xi pada bulan September .
Menteri Luar Negeri Filipina Maria Theresa Lazaro juga mengadakan pertemuan bilateral dengan Wang Yi — yang pertama sejak 2024 . Dalam pertemuan itu, Wang memperingatkan mitranya dari Filipina bahwa Manila akan "menanggung konsekuensi pahit" jika mencoba memprovokasi Beijing dengan bantuan negara lain .
Pada 23 Juli, hari yang sama dengan insiden water cannon kedua di Scarborough Shoal, Rubio mengatakan tindakan China di Laut China Selatan "mengganggu stabilitas".
Pertemuan-pertemuan itu juga didominasi oleh krisis Timur Tengah dan Selat Hormuz, tetapi bentrokan Laut China Selatan yang terjadi secara beruntun menjadi titik sentral perselisihan .
Konteks Lebih Luas dari Sengketa Wilayah
Scarborough Shoal — Terletak sekitar 220 km di sebelah barat provinsi Zambales, Filipina, atol ini diklaim oleh kedua negara. China mengambil alih kendali de facto atas karang tersebut pada tahun 2012 setelah kebuntuan maritim dengan Filipina . Sejak itu, China secara agresif memperkuat kendalinya:
Pada April 2026, citra satelit menunjukkan China mengerahkan kapal dan penghalang apung untuk memblokir pintu masuk karang .
Pada Juni 2026, Filipina mendesak China untuk membongkar struktur apung berukuran 6x6 meter yang baru dipasang di Scarborough Shoal, dengan mengatakan bahwa hal itu melanggar Deklarasi Perilaku Para Pihak di Laut China Selatan ASEAN-China .
Pada Maret 2026, Filipina menolak klaim China bahwa seorang diplomat Filipina telah mengakui Scarborough Shoal bukan milik Filipina .
Pada September 2025, China mengumumkan pembentukan Cagar Alam Nasional Pulau Huangyan di karang tersebut, yang memicu protes Filipina .
Second Thomas Shoal (Ayungin Shoal) — Terletak di kepulauan Spratly sekitar 194 km di sebelah barat Palawan, Filipina, gosong terendam ini menampung BRP Sierra Madre yang kandas . China telah mengerahkan kapal penjaga pantai dan milisi bersenjata di sana untuk memblokir misi pasokan Filipina . Serangan pentungan pada Juli 2026 adalah salah satu konfrontasi fisik langsung paling keras hingga saat ini, yang melibatkan kontak personel-ke-personel, bukan sekadar pelecehan kapal-ke-kapal .
Kedua karang ini tetap menjadi titik api paling tidak stabil dalam putusan Mahkamah Arbitrase Tetap 2016 yang lebih luas, yang menyatakan klaim luas China atas Laut China Selatan ilegal berdasarkan hukum internasional . Beijing sepenuhnya menolak putusan itu. AS tetap berkomitmen pada Perjanjian Pertahanan Bersama dengan Filipina, meskipun Washington belum campur tangan langsung dalam insiden ini. Pada 20 Juli 2026, Misi AS untuk ASEAN mengutuk tindakan China , dan pada 22 Juli, Rubio menegaskan kembali dukungan AS untuk kebebasan navigasi dan putusan arbitrase 2016 .
Pada 24 Juli, Filipina melaporkan insiden water cannon lain di karang yang sama. Penjaga Pantai Filipina menyatakan bahwa sekitar pukul 06.26 pagi, kapal Penjaga Pantai China 3107 menembakkan water cannon ke arah BRP Cape San Agustin (MRRV-4408) dari jarak sekitar 400 meter saat kapal Filipina sedang melakukan patroli maritim dan mengirimkan pasokan kepada nelayan Filipina .
Serangan Juli 2026 ini adalah bagian dari pola berkelanjutan penggunaan water cannon oleh Penjaga Pantai China di area tersebut:
16 September 2025: China menembakkan water cannon ke kapal Filipina dalam misi kemanusiaan di dekat Scarborough Shoal, dengan Filipina melaporkan satu awak kapal terluka .
20 Juni 2025: Filipina menuduh kapal Penjaga Pantai China mengarahkan water cannon ke kapal nelayan mereka yang memasok nelayan Filipina di karang tersebut; satu dari empat kapal nelayan mengalami kerusakan .
14 Desember 2025: Filipina melaporkan bahwa water cannon penjaga pantai China melukai tiga nelayan dan menyebabkan "kerusakan parah" pada dua kapal nelayan di dekat Sabina Shoal .
Bentrokan Keras di Second Thomas Shoal (20 Juli 2026)
Tiga hari sebelum serangan water cannon utama di Scarborough Shoal, terjadi konfrontasi fisik langsung di Second Thomas Shoal (juga dikenal sebagai Ayungin Shoal) di kepulauan Spratly pada Senin, 20 Juli 2026.
Militer Filipina mengatakan bahwa personel Penjaga Pantai China di atas perahu motor berulang kali memukul kepala seorang pelaut Filipina dengan pentungan kayu, melukainya dan merusak perahu karet kecilnya . Penyerangan tersebut terekam video oleh pelaut Filipina lainnya dan memicu kecaman keras dari pejabat Filipina .
Bentrokan itu melibatkan sebuah kapal penjaga pantai China dan dua perahu karet Angkatan Laut Filipina.
China mengajukan protes resmi kepada Filipina, menuduh Manila memulai serangan dan mengklaim bahwa personel Filipina secara "ilegal" meluncurkan perahu karet dari BRP Sierra Madre yang kandas dan menabrak kapal China dengan "cara berbahaya" .
Misi AS untuk ASEAN mengutuk tindakan China sebagai "berbahaya dan agresif" .
Second Thomas Shoal adalah tempat kandasnya kapal perang Filipina BRP Sierra Madre, yang digunakan Manila sebagai pos militer terdepan . Filipina sengaja menandurkan kapal tersebut di karang pada tahun 1999 untuk memperkuat klaim teritorialnya .
Ini bukanlah insiden yang terisolasi. Pada 17 Juni 2024, misi pasokan Filipina ke karang tersebut berujung pada kekacauan ketika Penjaga Pantai China, dengan dukungan dari milisi maritim dan Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat, mengepung, menabrak, dan menaiki perahu karet Angkatan Laut Filipina, menggunakan pisau dan kapak untuk merusak kapal dan menghancurkan peralatan . Dalam insiden tersebut, tentara Filipina melawan penjaga pantai China "dengan tangan kosong" sementara personel China dilengkapi dengan pedang, tombak, dan pisau . Seorang pelaut Filipina kehilangan ibu jari karena tabrakan .
Dampak Diplomatik di Pertemuan ASEAN di Manila (21–23 Juli 2026)
Kedua bentrokan angkatan laut ini terjadi tepat di sela-sela Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN ke-59 dan pertemuan terkait di Pasay City, Metro Manila, 21–23 Juli 2026 . Filipina menjadi ketua ASEAN untuk tahun 2026 .
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio tiba di Manila untuk Konferensi Pasca-Menteri ASEAN .
Menteri Luar Negeri China Wang Yi juga hadir .
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov turut hadir .
Rubio bertemu dengan Wang Yi di sela-sela acara pada 22 Juli. Menurut SCMP, mereka membahas rencana kunjungan Presiden Xi Jinping ke AS dan bentrokan Laut China Selatan. Rubio menggambarkan sengketa atas Second Thomas Shoal sebagai "sangat negatif dan tidak menguntungkan siapa pun". Laporan Reuters mencatat bahwa pertemuan itu diadakan menjelang kemungkinan pertemuan puncak Trump-Xi pada bulan September .
Menteri Luar Negeri Filipina Maria Theresa Lazaro juga mengadakan pertemuan bilateral dengan Wang Yi — yang pertama sejak 2024 . Dalam pertemuan itu, Wang memperingatkan mitranya dari Filipina bahwa Manila akan "menanggung konsekuensi pahit" jika mencoba memprovokasi Beijing dengan bantuan negara lain .
Pada 23 Juli, hari yang sama dengan insiden water cannon kedua di Scarborough Shoal, Rubio mengatakan tindakan China di Laut China Selatan "mengganggu stabilitas".
Pertemuan-pertemuan itu juga didominasi oleh krisis Timur Tengah dan Selat Hormuz, tetapi bentrokan Laut China Selatan yang terjadi secara beruntun menjadi titik sentral perselisihan .
Konteks Lebih Luas dari Sengketa Wilayah
Scarborough Shoal — Terletak sekitar 220 km di sebelah barat provinsi Zambales, Filipina, atol ini diklaim oleh kedua negara. China mengambil alih kendali de facto atas karang tersebut pada tahun 2012 setelah kebuntuan maritim dengan Filipina . Sejak itu, China secara agresif memperkuat kendalinya:
Pada April 2026, citra satelit menunjukkan China mengerahkan kapal dan penghalang apung untuk memblokir pintu masuk karang .
Pada Juni 2026, Filipina mendesak China untuk membongkar struktur apung berukuran 6x6 meter yang baru dipasang di Scarborough Shoal, dengan mengatakan bahwa hal itu melanggar Deklarasi Perilaku Para Pihak di Laut China Selatan ASEAN-China .
Pada Maret 2026, Filipina menolak klaim China bahwa seorang diplomat Filipina telah mengakui Scarborough Shoal bukan milik Filipina .
Pada September 2025, China mengumumkan pembentukan Cagar Alam Nasional Pulau Huangyan di karang tersebut, yang memicu protes Filipina .
Second Thomas Shoal (Ayungin Shoal) — Terletak di kepulauan Spratly sekitar 194 km di sebelah barat Palawan, Filipina, gosong terendam ini menampung BRP Sierra Madre yang kandas . China telah mengerahkan kapal penjaga pantai dan milisi bersenjata di sana untuk memblokir misi pasokan Filipina . Serangan pentungan pada Juli 2026 adalah salah satu konfrontasi fisik langsung paling keras hingga saat ini, yang melibatkan kontak personel-ke-personel, bukan sekadar pelecehan kapal-ke-kapal .
Kedua karang ini tetap menjadi titik api paling tidak stabil dalam putusan Mahkamah Arbitrase Tetap 2016 yang lebih luas, yang menyatakan klaim luas China atas Laut China Selatan ilegal berdasarkan hukum internasional . Beijing sepenuhnya menolak putusan itu. AS tetap berkomitmen pada Perjanjian Pertahanan Bersama dengan Filipina, meskipun Washington belum campur tangan langsung dalam insiden ini. Pada 20 Juli 2026, Misi AS untuk ASEAN mengutuk tindakan China , dan pada 22 Juli, Rubio menegaskan kembali dukungan AS untuk kebebasan navigasi dan putusan arbitrase 2016 .