FLUX 3 dapat menghasilkan klip video berdurasi hingga 20 detik sekaligus dengan audio yang tersinkronisasi secara native dalam satu proses generasi . Model ini mendukung beberapa alur kerja, termasuk:
Output yang disebutkan mencapai resolusi 1080p pada 24 frame per detik, dengan konsistensi antarpengambilan gambar dan kontrol kamera .
Audio tidak ditambahkan sebagai tahap terpisah. FLUX 3 menghasilkan audio bersamaan dengan video, termasuk dialog multibahasa dan efek suara yang dikaitkan dengan peristiwa visual di dalam adegan . Output audionya disebut berformat stereo 48 kHz .
Selain video, model ini dirancang untuk membuat serta menyunting gambar dalam beragam gaya, rasio aspek, dan resolusi. BFL juga menyebut peningkatan pada kemampuan merender teks dan menangani perintah yang kompleks .
Namun, fitur gambar belum tersedia penuh saat peluncuran. Akses awal untuk generasi gambar dijadwalkan menyusul dalam “beberapa minggu” setelah pengumuman .
Kemampuan FLUX 3 tidak berhenti pada konten kreatif. Pemahaman model terhadap dunia dapat digunakan untuk memprediksi tindakan robot, baik secara langsung maupun melalui dekoder tindakan yang disesuaikan .
Dengan pendekatan ini, satu model dasar dapat menjadi fondasi untuk dua jenis penggunaan: pembuatan gambar, video, dan audio di satu sisi, serta pengendalian robot di sisi lain .
FLUX 3 dibangun di atas pendekatan Self-Flow, yaitu metode BFL untuk menyelaraskan generasi dan pemahaman multimodal dalam satu kerangka kerja .
BFL dan mimic robotics melaporkan adanya kompromi sementara ketika prediksi tindakan ditambahkan: kualitas video dapat turun hingga 10%. Namun, kualitas tersebut kembali pulih setelah sekitar 3.500 langkah pelatihan, sementara kemampuan memprediksi tindakan tetap dipertahankan .
BFL bekerja sama dengan startup Swiss mimic robotics untuk mengembangkan FLUX-mimic, model video-tindakan yang dibangun di atas tulang punggung FLUX 3 .
Sistem ini melatih dekoder tindakan yang relatif ringan menggunakan fitur perantara dari jalur prediksi video FLUX 3. Dekoder tersebut kemudian menerjemahkan representasi dunia yang dipelajari model menjadi tindakan fisik .
FLUX-mimic telah diuji dan digunakan pada tugas produksi nyata di Audi . Menurut pernyataan para mitra, robot tersebut menangani pekerjaan manipulasi benda lunak yang dinilai sulit, bahkan “mustahil” dilakukan dengan pemrograman tradisional .
Pendekatan ini juga disebut membutuhkan lebih sedikit data demonstrasi untuk mempelajari tugas baru dibandingkan sejumlah pendekatan yang sudah ada . Kolaborasi tersebut menggabungkan keahlian BFL dalam model visual fondasi dengan kemampuan mimic robotics dalam pembelajaran robot, manipulasi cekatan, dan penerapan di lingkungan produksi .
Sejumlah angka yang beredar di forum komunitas menyebut inferensi FLUX 3 di bawah 80 milidetik pada satu GPU RTX 5090 dan waktu reaksi sistem sekitar 101 milidetik. Namun, angka-angka tersebut tidak ditemukan dalam sumber resmi BFL, liputan Bloomberg, maupun siaran pers yang tersedia .
Dengan demikian, klaim tersebut belum dapat diverifikasi. Angka itu mungkin berasal dari laporan teknis yang belum dirilis, analisis pihak ketiga, atau pengujian lanjutan, tetapi bukti yang tersedia saat ini belum cukup untuk menjadikannya tolok ukur resmi.
BFL memang memosisikan sistem ini untuk kendali robot secara real-time atau mendekati real-time, tetapi belum menerbitkan spesifikasi latensi resmi untuk GPU konsumen. Sebagai pembanding, pengujian komunitas pada model FLUX sebelumnya umumnya menunjukkan waktu generasi gambar dalam hitungan detik, bukan milidetik . Beban kerja video dan prediksi tindakan FLUX 3 tentu berbeda, sehingga perbandingan tersebut tidak dapat digunakan untuk memastikan performa FLUX 3.
Permintaan akses dapat diajukan melalui formulir akses awal BFL di bfl.ai/models/flux-3 .