Dana yang dikelola Citco juga membukukan kinerja kuartalan terbaik dalam satu dekade sejauh ini setelah melemah pada kuartal I . Pada Juni saja, hedge fund menghasilkan imbal hasil rata-rata tertimbang 2,4%. Strategi makro global naik 3,0%, sedangkan strategi ekuitas tumbuh 2,9% .
Minat investor turut menguat. Arus dana masuk bersih pada paruh pertama 2026 mencapai US$70,4 miliar . Dalam dua kuartal terakhir, total arus dana masuk menjadi yang terkuat sejak 2007 .
Dana multi-strategi menyerap porsi terbesar, yakni US$43,4 miliar sepanjang enam bulan pertama tahun ini . Strategi ini biasanya menggabungkan beberapa pendekatan dan kelas aset, sehingga menarik bagi investor yang ingin mengurangi ketergantungan pada satu sumber imbal hasil.
Menurut HFR, total modal industri hedge fund global meningkat untuk kuartal ke-15 berturut-turut dan mencapai US$5,6 triliun pada kuartal II .
Kenaikan modal kuartalan sebesar US$409,3 miliar merupakan yang terbesar dalam sejarah industri. Dari jumlah tersebut, US$364 miliar berasal dari keuntungan berbasis kinerja—juga sebuah rekor baru .
Sebagai perbandingan, modal industri pada kuartal I tercatat sebesar US$5,22 triliun . Angka terbaru itu menunjukkan penambahan modal baru bersih sekitar US$380 miliar dalam satu kuartal, di luar pengaruh perubahan nilai aset .
Lonjakan ini menandakan bahwa hedge fund tidak hanya memperoleh keuntungan dari pasar yang menguat. Investor institusional—seperti dana pensiun, endowment, dan sovereign wealth fund—juga semakin aktif mengalokasikan dana ke strategi alternatif untuk menghadapi ketidakpastian pasar.
Reli ekuitas kuartal II menjadi “kembalinya tesis bullish terhadap AI secara penuh”, dengan kepemimpinan pasar semakin terkonsentrasi pada perusahaan yang dianggap sebagai pemenang AI .
Goldman Sachs melaporkan konsentrasi saham semikonduktor dalam portofolio long hedge fund telah mencapai level tertinggi yang pernah tercatat. Di sisi lain, porsi saham perangkat lunak turun karena kekhawatiran bahwa AI agen—perangkat lunak AI yang dapat menjalankan tugas secara lebih mandiri—dapat mengganggu model bisnis perusahaan software .
Morningstar mencatat saham perangkat keras AI mengalami sejumlah reli kuartalan terbesar dalam sejarah indeks yang sarat eksposur AI, meski sektor ini telah menguat selama tiga tahun . Beberapa perusahaan yang berada dalam rantai pasok semikonduktor Asia mencatat lonjakan ekstrem: Samsung naik 436%, sementara SK Hynix melonjak hampir 230% selama kuartal tersebut .
Hedge fund yang berfokus pada Asia dan bertaruh pada rantai pasok semikonduktor serta AI bahkan mencatat imbal hasil tiga digit hingga Mei 2026 . Pergeseran ini memperlihatkan bahwa investor lebih memilih “picks and shovels”—perusahaan yang memasok chip, memori, dan infrastruktur—daripada hanya membeli aplikasi AI di lapisan akhir.
Keyakinan terhadap tema ini juga masih kuat. Survei Natixis menemukan 91% ahli strategi memperkirakan AI akan menjadi faktor utama yang menggerakkan kinerja pasar pada paruh kedua 2026 .
Industri hedge fund memasuki paruh kedua tahun ini dalam posisi struktural terkuatnya selama lebih dari satu dekade. Sentimen para allocator—investor yang menempatkan modal ke berbagai manajer atau strategi—berada di level tertinggi. Sebanyak 91% allocator mengatakan portofolio mereka memenuhi atau melampaui ekspektasi selama dua tahun berturut-turut .
Survei Goldman Sachs juga menunjukkan 49% allocator berencana meningkatkan eksposur ke hedge fund pada 2026 .
Meski demikian, sejumlah laporan memperingatkan bahwa “keuntungan mudah pada 2025 kemungkinan tidak akan terulang” . Pasar masih menghadapi valuasi tinggi, sinyal ekonomi makro yang tidak merata, ketidakpastian geopolitik terkait konflik Iran, serta disrupsi teknologi .
CV5 Capital menilai sisa 2026 akan lebih menguntungkan strategi yang mampu memanfaatkan perbedaan kinerja antaraset, pendekatan makro, dan disiplin market-neutral—strategi yang berupaya membatasi ketergantungan pada arah umum pasar—ketimbang sekadar mengejar beta melalui posisi long-only .
BlackRock juga melihat lingkungan yang masih mendukung penciptaan alpha, atau imbal hasil di atas tolok ukur, karena perbedaan kinerja antaraset, perusahaan, dan wilayah semakin lebar. Namun, perusahaan itu mengingatkan bahwa ketenangan di permukaan dapat menutupi kerentanan yang lebih dalam .
Pesan besarnya cukup jelas: hedge fund berada dalam posisi yang kuat, tetapi laju rekor pada 2025 dan awal 2026 kemungkinan tidak berlanjut tanpa volatilitas yang lebih tinggi dan pemilihan posisi yang jauh lebih selektif.