Helios merupakan sistem rack-scale AI, yaitu infrastruktur yang menggabungkan banyak akselerator, CPU, memori, dan jaringan dalam satu rak berdaya komputasi tinggi. Setiap rak Helios memuat:
MI455X menjadi akselerator AI utama di dalam Helios dan disebut AMD sebagai silikon akselerator paling canggihnya saat ini . Lisa Su bahkan menyebut Helios sebagai “rak AI terbaik di dunia” serta rak dengan performa tertinggi di industri untuk melatih dan menjalankan model AI frontier dalam skala besar . Pernyataan tersebut merupakan klaim AMD, bukan hasil pengujian independen.
AMD mengatakan Helios telah masuk produksi penuh dan akan dikirim dalam periode pengadaan yang sama dengan sistem Nvidia Vera Rubin NVL72 . Harga yang dikonfirmasi berada di kisaran US$5–5,5 juta per rak, atau sekitar US$5,25 juta jika dihitung dari nilai tengah kisaran tersebut .
EPYC “Venice” adalah CPU server x86 generasi keenam AMD yang menggunakan arsitektur Zen 6. Prosesor ini disebut sebagai CPU server x86 pertama di industri yang dibuat menggunakan node 2 nm milik TSMC .
Venice diluncurkan secara komersial dalam acara tersebut dan berfungsi sebagai tulang punggung CPU pada setiap baki komputasi Helios. Konfigurasinya dapat mencapai 256 inti Zen 6 .
Salah satu fokus AMD adalah kapasitas serta bandwidth memori. Setiap GPU MI455X menawarkan 288 GB memori HBM3E, sehingga 72 GPU dalam satu rak membentuk kumpulan memori agregat yang sangat besar . AMD mengklaim Helios memiliki:
Menurut AMD, kapasitas memori dan bandwidth yang lebih tinggi dapat membantu beban kerja inferensi—proses menjalankan model AI untuk menghasilkan jawaban—terutama ketika model berukuran besar perlu dipertahankan di dalam memori. Namun, perbandingan ini perlu dibaca hati-hati karena angka tersebut berasal dari klaim AMD dan tidak otomatis berarti Helios unggul dalam semua jenis pekerjaan.
Analis yang dikutip dalam sumber juga menilai Nvidia masih memimpin dalam performa pelatihan model serta kematangan ekosistem perangkat lunak CUDA . AMD mengandalkan ROCm, perangkat lunak sumber terbuka yang terus dikembangkan, untuk mempersempit kesenjangan tersebut.
Sejumlah perusahaan teknologi besar disebut sebagai pelanggan utama, pengguna, atau mitra adopsi AMD dalam acara tersebut :
| Perusahaan | Rencana atau skala penggunaan |
|---|---|
| Microsoft Azure | Pelanggan utama Helios; pengiriman dimulai pada paruh kedua 2026 |
| OpenAI | Mengerahkan hingga 6 gigawatt infrastruktur AMD; rak Helios sudah digunakan |
| Meta | Bersama OpenAI, mencakup hingga 12 gigawatt kapasitas akselerator AMD |
| Oracle | Disebut sebagai salah satu pelanggan awal Helios |
| Anthropic | Hingga 2 gigawatt infrastruktur Helios |
| AT&T | Mengadopsi atau menguji platform AMD |
| Cisco | Mengadopsi atau menguji platform AMD |
Rilis resmi AMD juga mencantumkan Cerebras sebagai kolaborator . Istilah gigawatt dalam konteks ini mengacu pada kapasitas daya infrastruktur pusat data dan digunakan sebagai ukuran skala penerapan komputasi AI, bukan jumlah chip secara langsung.
Pada hari pertama acara, 22 Juli, AMD dan Anthropic mengumumkan kemitraan strategis dengan nilai yang besar . Poin utamanya meliputi:
Salah satu pendiri Anthropic, Tom Brown, menyebut kemudahan integrasi dan performa sebagai alasan kemitraan tersebut. Kesepakatan ini bukan sekadar pembelian chip: AMD juga mendapatkan pelanggan besar sekaligus mitra yang dapat membantu memperkuat penggunaan perangkat lunak dan infrastruktur AI-nya.
Pada 23 Juli, AMD mengumumkan kemitraan teknis dengan Cerebras untuk membangun arsitektur inferensi AI terdisagregasi . Dalam pendekatan ini, satu alur kerja AI tidak harus dijalankan sepenuhnya pada satu jenis perangkat keras.
Helios dan Wafer-Scale Engine milik Cerebras akan beroperasi sebagai satu alur inferensi. GPU AMD menangani throughput tinggi, sedangkan sistem Cerebras ditujukan untuk menghasilkan token dengan latensi sangat rendah . Dengan demikian, pelanggan dapat membagi tahap-tahap inferensi berdasarkan karakteristik beban kerja—misalnya pemrosesan prompt dan konteks panjang di satu sistem, lalu pembuatan token di sistem lainnya .
Solusi gabungan ini ditujukan untuk aplikasi AI yang membutuhkan respons cepat dan menangani permintaan kompleks. Ketersediaannya melalui Cerebras Cloud diperkirakan dimulai pada paruh kedua 2026 .
| Metrik | AMD Helios | Nvidia Vera Rubin NVL72 |
|---|---|---|
| Harga per rak | US$5–5,5 juta | Belum diungkapkan secara resmi |
| GPU per rak | 72 MI455X | 72 GPU Rubin |
| Memori per GPU | 288 GB HBM3E | Sekitar 288 GB generasi berikutnya |
| Total memori rak | Sekitar 20,7 TB | Sekitar 20,7 TB secara kapasitas mentah |
| Bandwidth | AMD mengklaim bandwidth GPU lebih tinggi | Interkoneksi NVLink lebih kuat |
| Performa pelatihan | Masih tertinggal menurut analis | Memimpin |
| Ekosistem perangkat lunak | ROCm, sumber terbuka dan berkembang | CUDA, matang dan dominan |
| Pangsa pasar akselerator AI 2026 | Sekitar 5–7% | Sekitar 80% |
Helios menandai upaya AMD untuk bersaing bukan hanya melalui GPU, melainkan lewat paket lengkap: akselerator, CPU, jaringan, memori, serta perangkat lunak. Pengiriman Helios dalam siklus pengadaan yang sama dengan Vera Rubin juga membuat persaingan kedua perusahaan lebih konkret di level pusat data .
Meski demikian, pengumuman ini belum berarti dominasi Nvidia berakhir. Nvidia masih memiliki posisi kuat dalam pelatihan AI dan ekosistem CUDA, sementara sebagian keunggulan Helios—termasuk klaim performa, bandwidth, dan efisiensi—masih perlu dinilai melalui pengujian pelanggan serta penggunaan di dunia nyata. Yang sudah terlihat jelas adalah AMD sedang berusaha mengubah pasar infrastruktur AI dari arena yang didominasi satu pemasok menjadi pasar dengan lebih banyak pilihan.