Bitcoin melonjak di atas $65.000 pada 15 Juli 2026 setelah rilis data inflasi Juni AS yang lebih rendah dari perkiraan (CPI Juni turun 0,4%, inflasi tahunan melambat ke 3,5%). ETF Bitcoin spot AS mencatat aliran dana masuk bersih dua minggu berturut turut, meskipun jumlahnya tipis: minggu kedua (13 17 Juli) hanya +$...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What drove Bitcoin above $65,000 in mid-July 2026, and how did U.S. spot Bitcoin and Ethereum ETF. Article summary: Here is the full fact-checked breakdown.. Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an illustrative visual, not as factual evidence.
Bitcoin berhasil merebut kembali level $65.000 pada pertengahan Juli 2026 untuk pertama kalinya sejak pertengahan Juni. ETF kripto spot AS juga mencatatkan aliran dana masuk bersih selama dua pekan berturut-turut. Namun, di balik kenaikan harga yang menghijau, data menunjukkan cerita yang lebih rumit. Rentetan arus keluar dana selama delapan pekan sebelumnya telah menguras lebih dari $8 miliar dari produk-produk ini, dan para analis di berbagai media menggambarkan pemulihan dua pekan ini sebagai sesuatu yang masih rapuh, fluktuatif, dan dangkal jika dibandingkan dengan kerusakan yang telah terjadi sebelumnya.
Katalis utama adalah laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) AS untuk bulan Juni, yang dirilis pada 15 Juli 2026. Data ini menunjukkan inflasi yang mendingin lebih tajam dari perkiraan.
CPI turun 0,4% secara bulanan (month-over-month) — penurunan bulanan terbesar sejak April 2020. Sementara itu, inflasi tahunan melambat menjadi 3,5%, di bawah perkiraan para analis. Lebih penting lagi, Core CPI (yang tidak termasuk harga pangan dan energi) berada di angka 2,6% secara tahunan (year-over-year), turun dari 2,9% di bulan Mei . Data ini mendorong para trader untuk menghitung ulang kemungkinan kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh The Fed menjelang pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada 29 Juli, sehingga menciptakan sentimen risk-on di seluruh aset kripto dan saham
.
Laporan data tenaga kerja (jobs report) bulan Juni yang lebih lemah dari perkiraan (hanya 55.000–57.000 lapangan kerja baru) sebelumnya juga telah mengurangi tekanan kenaikan suku bunga di awal bulan, memberikan dorongan awal bagi Bitcoin untuk naik di atas $61.000 . Dorongan makroekonomi tambahan datang dari pernyataan Presiden Federal Reserve New York, John Williams, yang mengatakan bahwa inflasi "telah mencapai puncaknya", serta data Producer Price Index (PPI) yang lemah pada hari yang sama dengan rilis CPI, yang semakin memperkuat narasi disinflasi
.
Bitcoin berhasil menembus level $65.000 pada perdagangan awal Asia tanggal 15 Juli — harga terkuatnya sejak pertengahan Juni .
Setelah rentetan arus keluar selama delapan pekan, ETF kripto spot AS mencatatkan aliran dana masuk positif untuk pekan kedua berturut-turut, meskipun lajunya masih sederhana dan tidak konsisten.
Pekan 13–17 Juli (diselesaikan pada 18 Juli):
Pekan sebelumnya (7–11 Juli): ETF Bitcoin dan Ethereum spot AS gabungan mencatat total aliran masuk bersih sebesar $281,8 juta, yang mengakhiri rekor arus keluar selama delapan pekan. Dana Bitcoin mencatat aliran masuk $197,4 juta dan dana Ether menambah $84,4 juta .
Data aliran harian selama periode rebound:
| Tanggal | Aliran BTC ETF | Aliran ETH ETF |
|---|---|---|
| 2 Juli | +$221,7 Juta | — |
| 7 Juli | +$265,7 Juta | +$20,7 Juta |
| 9 Juli | −$85 Juta (BTC) | +$70 Juta (ETH) |
| 10 Juli | +$90,4 Juta | +$18,4 Juta |
| 13 Juli | −$424,7 Juta (BTC) | — |
| 17 Juli | +$132 Juta | +$36,7 Juta |
Dari bulan Mei hingga akhir Juni 2026, ETF Bitcoin dan Ethereum spot AS mengalami pendarahan modal dalam rentetan arus keluar mingguan terpanjang sejak produk-produk ini diluncurkan.
Rentetan delapan pekan ini menyebabkan akumulasi arus keluar bersih sekitar $8 miliar di seluruh ETF BTC dan ETH . Periode terburuk termasuk aksi penarikan dana (redemption) ETF Bitcoin senilai $2,73 miliar dalam 10 hari di akhir Juni, yang baru berakhir pada 2 Juli
. Bulan Juni 2026 sendiri menyaksikan sekitar $4 miliar keluar dari ETF Bitcoin — ini merupakan rekor bulanan terburuk untuk kategori produk ini
.
Meskipun ada jeda aliran dana masuk selama dua pekan, banyak analis menggambarkan pemulihan ini masih bersifat sementara dan dangkal.
Arus keluar tahun berjalan (year-to-date) masih mendekati $5,4 miliar. Investing.com melaporkan bahwa pada awal Juli, total arus keluar bersih ETF Bitcoin spot AS sepanjang 2026 mencapai $5,4 miliar — "salah satu aksi jual institusional terburuk dalam sejarah ETF Bitcoin" — dan aliran masuk $221,7 juta pada 2 Juli hanya memulihkan sekitar 4% dari modal yang telah keluar pada tahun 2026 .
Sebagian besar pemegang ETF masih merugi (underwater). Menurut data Glassnode yang dikutip pada awal Juli, harga rata-rata masuk (entry price) investor ETF Bitcoin adalah sekitar $83.800 — sekitar 23% di atas harga Bitcoin di pertengahan Juli yang berada di kisaran $64.500–$65.000. Ini berarti mayoritas pembeli ETF yang membeli pada tahun 2024–2025 masih bertahan dalam posisi rugi .
Aliran dana harian masih sangat fluktuatif. Pekan yang berakhir pada 18 Juli saja sudah mencakup arus keluar harian ETF Bitcoin sebesar $424,7 juta pada 13 Juli, menegaskan bahwa keyakinan institusional belum sepenuhnya kembali . Pemegang jangka panjang (long-term holders) yang membeli di harga tinggi juga "menjual saat harga naik (selling into strength)" — memanfaatkan kenaikan untuk keluar dengan kerugian, alih-alih bertahan untuk menunggu pemulihan yang lebih besar
.
Risiko makro masih membayangi. The Fed menahan suku bunga di 3,50%–3,75% dan menghapus bahasa dovish dari pernyataan resminya, membuat kemungkinan kenaikan suku bunga di bulan September menjadi sangat nyata. Zona $65.000–$65.500 (rata-rata pergerakan 50 hari) bertindak sebagai level resistance (hambatan) yang belum berhasil ditembus secara meyakinkan oleh Bitcoin hingga akhir pekan lalu .
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Bitcoin melonjak di atas $65.000 pada 15 Juli 2026 setelah rilis data inflasi Juni AS yang lebih rendah dari perkiraan (CPI Juni turun 0,4%, inflasi tahunan melambat ke 3,5%).
Bitcoin melonjak di atas $65.000 pada 15 Juli 2026 setelah rilis data inflasi Juni AS yang lebih rendah dari perkiraan (CPI Juni turun 0,4%, inflasi tahunan melambat ke 3,5%). ETF Bitcoin spot AS mencatat aliran dana masuk bersih dua minggu berturut turut, meskipun jumlahnya tipis: minggu kedua (13 17 Juli) hanya +$75,5 juta, dengan ETF Ethereum justru lebih unggul (+$105,4 juta).
Pemulihan ini terjadi setelah rekor arus keluar dana sebesar lebih dari $8 miliar selama delapan pekan berturut turut, dengan Juni 2026 menjadi bulan terburuk dalam sejarah ETF Bitcoin ( $4 miliar).