Tes tanpa pemberitahuan sebenarnya sudah diizinkan di Tour sejak 2016, namun aturan anti-doping UCI (Pasal 5.2) menyatakan bahwa antara pukul 23.00 dan 06.00, tes hanya boleh dilakukan jika pebalap telah menentukan jendela pengujian enam puluh menit, telah menyetujui tes selama periode tersebut, atau jika ada 'kecurigaan serius dan spesifik' tentang doping .Menurut laporan, kedua pebalap tidak menyetujui jendela pengujian malam hari
.
Tes-tes ini memicu kemarahan luas di peloton.
International Testing Agency (ITA) mengeluarkan pernyataan yang membela kontrol malam hari. ITA mengatakan bahwa mereka harus melakukan tes di malam hari untuk menjalankan program anti-doping yang 'efektif' guna melindungi 'integritas balap sepeda', dan menekankan bahwa aktivitas pengujian mereka 'tunduk pada protokol yang ketat' . ITA mengakui bahwa 'pengujian malam hari dapat mengganggu istirahat dan pemulihan pebalap' tetapi berpendapat bahwa itu diperlukan untuk mendeteksi zat yang mungkin bisa disembunyikan selama jendela pengujian di siang hari
. Badan tersebut menambahkan bahwa aktivitas mereka tunduk pada 'perlindungan yang ditetapkan berdasarkan Kode Anti-Doping Dunia, Peraturan Anti-Doping UCI, dan hukum Prancis'
.
Yang perlu dicatat, berdasarkan aturan WADA, pengujian antara pukul 23.00 dan 05.00 hanya diizinkan dalam 'keadaan yang jarang terjadi' — sebuah poin yang disorot Pogačar dalam kritiknya . Kepala ITA sendiri beberapa bulan sebelumnya telah mengindikasikan kesediaan untuk mempertimbangkan melonggarkan pembatasan seputar pengujian malam hari
.
Stage 15 berakhir di puncak Plateau de Solaison di Pegunungan Alpen. Saat tersisa 20 km, ketika para pesaing klasemen umum (GC) mulai memacu kecepatan menjelang pendakian terakhir, Vingegaard tergelincir di tikungan kanan setelah keluar dari bundaran dan jatuh dengan keras . Bahunya menghantam trotoar, dan jatuhnya juga menimpa Isaac Del Toro, Sepp Kuss, dan Felix Grossschartner
. Vingegaard tergeletak di tanah selama sekitar tiga menit sebelum dibantu masuk ke ambulans balap dengan lengan di gendongan
. Ia kemudian didiagnosis menderita patah tulang selangka dan terpaksa mundur dari Tour de France
. Visma-Lease a Bike mengonfirmasi bahwa ia akan menjalani operasi
.
Dengan Vingegaard keluar, aksi di depan dimenangkan oleh Remco Evenepoel (Red Bull-Bora-Hansgrohe) yang mengungguli Pogačar dan Isaac Del Toro di tanjakan terakhir menuju Plateau de Solaison untuk meraih kemenangan stage road pertamanya di Tour de France . Pebalap asal Belgia itu bertahan dari dua serangan Del Toro di 800 meter terakhir dan mengalahkan Pogačar dalam sprint ke garis finis
.
Hasil lima besar Stage 15:
| Posisi | Pebalap (Tim) | Waktu |
|---|---|---|
| 1 | Remco Evenepoel (Red Bull-Bora-Hansgrohe) | 4j 23' 09" |
| 2 | Tadej Pogačar (UAE Team Emirates-XRG) | s.t. |
| 3 | Isaac Del Toro (UAE Team Emirates-XRG) | + 0:06 |
| 4 | Paul Seixas (Decathlon AG2R) | + 0:58 |
| 5 | Florian Lipowitz (Red Bull-Bora-Hansgrohe) | s.t. |
| Posisi | Pebalap (Tim) | Selisih |
|---|---|---|
| 1 | Tadej Pogačar (UAE Team Emirates-XRG) | 55j 41' 31" |
| 2 | Remco Evenepoel (Red Bull-Bora-Hansgrohe) | + 5' 00" |
| 3 | Isaac Del Toro (UAE Team Emirates-XRG) | + 5' 58" |
| 4 | Paul Seixas (Decathlon AG2R) | + 6' 23" |
| 5 | Florian Lipowitz (Red Bull-Bora-Hansgrohe) | + 6' 48" |
Pogačar mempertahankan jersey kuning dengan keunggulan yang dominan, sementara mundurnya Vingegaard secara efektif menghilangkan satu-satunya pesaing seriusnya di klasemen umum .