Di Grand Prix Belgia (18 Juli 2026), Alan Permane menyebut Nikola Tsolov sebagai 'next in line' untuk kursi Racing Bulls F1, dengan keputusan promosi dijadwalkan 'akhir tahun ini'. Hanya tiga pekan sebelumnya, Permane membantah keras adanya diskusi internal soal Tsolov untuk 2027, menyebutnya sebagai 'hanya rumor'.

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What did Racing Bulls team principal Alan Permane say about Nikola Tsolov's F1 prospects at the B. Article summary: Tsolov's dominant F2 campaign and the expiry of both Lawson's and Lindblad's contracts at year-end create a realistic promotion window. Permane's Belgian GP comments — calling him **"next in line"** and flagging a decisi. Topic tags: general, news, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts w
Nikola Tsolov – dari rumor yang bahkan "tidak pernah dibahas" oleh Racing Bulls hingga disebut sebagai "next in line" untuk kursi Formula 1 2027 hanya dalam waktu tiga pekan. Berikut kronologi pernyataan Alan Permane, faktor penyebab perubahan, dan hambatan yang masih membayangi promosi Tsolov ke F1.
Dalam konferensi pers Jumat di Spa-Francorchamps, Alan Permane menyebut Nikola Tsolov sebagai "next in line" untuk kursi Racing Bulls . Ia mengatakan:
"Dia tampil luar biasa. [...] Dia memimpin klasemen setelah akhir pekan yang hebat di Silverstone, jadi menyebutnya hanya 'di radar' mungkin agak meremehkan. Menurut saya, dia adalah yang berikutnya dalam antrean."
Permane juga mengonfirmasi bahwa keputusan promosi kemungkinan akan diambil akhir tahun ini: "Kami akan memutuskan apakah dan kapan dia naik ke Racing Bulls akhir tahun ini."
Pada akhir Juni (sekitar GP Austria, komentar dipublikasikan 26-27 Juni), Permane dengan tegas membantah spekulasi serupa :
"Kami belum membahasnya secara internal sama sekali. [...] Saya tidak tahu dari mana rumor itu berasal, yang pasti bukan dari kami."
Ia menyebut laporan itu sebagai "hanya rumor" dan menegaskan tidak ada diskusi internal tentang Tsolov untuk 2027 . Tiga pekan kemudian di Spa, ia tidak lagi menyangkal kemungkinan tersebut dan malah menyebut Tsolov sebagai "next in line" yang bisa dipanggil "akhir tahun ini"
. Ini adalah perubahan jelas dari bantahan keras menjadi pengakuan terbuka bahwa Tsolov adalah kandidat utama untuk kursi 2027.
1. Posisi puncak Tsolov di F2 – Tsolov memimpin klasemen F2 dengan keunggulan 17 poin setelah sapu bersih (Sprint + Feature Race) di Silverstone . Ia memiliki empat kemenangan Feature Race musim ini
. Gelar juara biasanya menjadi gerbang promosi di bawah program Red Bull.
2. Dinamika pembalap Red Bull
3. Waktu keputusan – Permane secara eksplisit mengatakan keputusan promosi Tsolov akan diambil "akhir tahun ini" . Racing Bulls belum mengonfirmasi line-up 2027 mereka, sehingga pintu masih terbuka.
4. Minimnya pengalaman FP1 Tsolov – Hingga akhir Juni, Tsolov belum pernah mengikuti sesi latihan F1; Racing Bulls memberikan jatah FP1 rookie wajib kepada Ayumu Iwasa . Ini bisa menjadi kekurangan jika Red Bull mengutamakan pengalaman mobil sebelumnya.
5. Performa dan usia Tsolov – Di usianya yang baru 19 tahun (lahir Desember 2006), ia baru menjalani musim F2 penuh pertamanya. Enam kemenangan sejauh ini membuatnya menjadi pembalap junior Red Bull yang paling menonjol .
Kampanye F2 dominan Tsolov dan habisnya kontrak Lawson serta Lindblad pada akhir tahun membuka peluang promosi yang realistis. Komentar Permane di GP Belgia – menyebutnya "next in line" dan mengisyaratkan keputusan "akhir tahun ini" – menandai pelunakan sikap yang signifikan dari bantahan kerasnya di bulan Juni. Jalur paling mungkin: jika Tsolov memenangkan gelar F2, dan jika terjadi perombakan di tim utama Red Bull (mungkin dipicu oleh kepergian Verstappen), Tsolov akan menjadi pilihan pertama untuk kursi Racing Bulls 2027.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Di Grand Prix Belgia (18 Juli 2026), Alan Permane menyebut Nikola Tsolov sebagai 'next in line' untuk kursi Racing Bulls F1, dengan keputusan promosi dijadwalkan 'akhir tahun ini'.
Di Grand Prix Belgia (18 Juli 2026), Alan Permane menyebut Nikola Tsolov sebagai 'next in line' untuk kursi Racing Bulls F1, dengan keputusan promosi dijadwalkan 'akhir tahun ini'. Hanya tiga pekan sebelumnya, Permane membantah keras adanya diskusi internal soal Tsolov untuk 2027, menyebutnya sebagai 'hanya rumor'.
Perubahan sikap ini dipicu oleh dominasi Tsolov di F2 (4 kemenangan Feature Race) serta kontrak Liam Lawson dan Arvid Lindblad yang habis akhir tahun.