Kali ini, pemain mengendalikan Rose Belmont, putri Trevor Belmont dan Sypha Belnades . Trevor tetap hadir dalam cerita, tetapi Rose menjadi karakter utama yang menjelajahi Paris, sementara ayahnya menyelidiki pihak gereja .
Game ini diposisikan sebagai kelanjutan langsung dan kanon dari Castlevania III serta Castlevania: Curse of Darkness, bukan sekadar spin-off . Bagi penggemar lama, koneksi tersebut menjadikan kisah Rose lebih dari sekadar petualangan baru dengan nama Castlevania.
Salah satu daya tarik terbesar game ini adalah kombinasi pengembangnya. Belmont’s Curse dikembangkan oleh Evil Empire, studio yang dikenal melalui konten pascarilis Dead Cells, bekerja sama dengan Konami dan Motion Twin, kreator Dead Cells . Tsutomu Kouno dari Konami juga terlibat dalam proyek ini .
Preview yang beredar konsisten memuji pertarungan yang cepat dan mengalir. Aksi berbasis cambuk khas Castlevania dipadukan dengan responsivitas serta mobilitas ala Dead Cells . Menurut PlayStation Blog, Rose dapat merangkai dash, tendangan seluncur, dan kombo cambuk dengan “kebebasan dan kecepatan yang lebih tinggi” dibandingkan game-game klasik seri ini .
Strukturnya merupakan game aksi-eksplorasi 2D penuh, atau yang umum disebut Metroidvania. Demo berdurasi sekitar tiga jam memperlihatkan area-area yang saling terhubung, mulai dari jalanan Paris dan selokan hingga kastel iblis .
Salah satu bos yang telah dikonfirmasi adalah Joan of Arc, yang ditampilkan sebagai sosok yang telah terkorupsi . Preview juga menyoroti sistem kartu Tarot yang dapat mengubah kemampuan Rose .
Para kritikus menggambarkan Belmont’s Curse sebagai calon kembalinya Castlevania ke jalur yang tepat setelah lebih dari satu dekade tanpa entri utama 2D . The Guardian menyebut game ini sebagai upaya Konami untuk “merebut kembali takhta side-scroller” .
Kesan positif tersebut bukan hanya datang dari satu media. Preview dari The Guardian, Kotaku, Nintendo Life, dan MeriStation sama-sama menyoroti atmosfer Paris yang kuat, pertarungan yang lincah, serta potensi Rose sebagai protagonis baru yang menarik.
Harga yang dipatok juga relatif rendah, yakni 29,99 euro atau sekitar 30 dolar AS. Sejumlah previewer menilai harga tersebut membantu menjaga ekspektasi, tetapi tetap menganggap demo awal menunjukkan adanya konten yang cukup substansial .
Sebelumnya sempat ada ketidakpastian mengenai waktu rilis versi Switch. Konami kini telah mengonfirmasi bahwa Nintendo Switch generasi pertama dan Switch 2 akan mendapatkan game ini pada hari yang sama, yaitu 15 Oktober 2026, bersamaan dengan PS5, Xbox Series X/S, dan PC .
Situs resmi Konami dan rilis pers Konami Eropa juga mencantumkan 15 Oktober sebagai tanggal rilis di seluruh platform . Sementara itu, Steam mencantumkan tanggal 14 Oktober 2026 .
| Detail | Informasi |
|---|---|
| Tanggal rilis | 15 Oktober 2026; 14 Oktober di Steam |
| Platform | PS5, Xbox Series X/S, PC, Nintendo Switch, dan Switch 2 |
| Pengembang | Evil Empire, bekerja sama dengan Konami dan Motion Twin |
| Harga | Sekitar 29,99 dolar AS atau 29,99 euro |
| Edisi fisik | Midnight Edition dengan sejumlah bonus tersedia untuk prapesan |
Kesimpulannya: preview hands-on perdana menunjukkan bahwa Castlevania: Belmont’s Curse punya peluang besar memenuhi penantian penggemar. Perpaduan aksi cepat ala Dead Cells, eksplorasi 2D, atmosfer Paris yang kelam, serta kehadiran Rose Belmont membuat game ini tampak seperti kembalinya formula klasik dengan energi baru. Peluncuran serentak di Nintendo Switch dan Switch 2 juga memastikan pemilik kedua konsol tidak perlu menunggu lebih lama.