Di dalam data Tata tersebut, tim analis dari Notebookcheck menemukan log diagnostik internal Apple yang berisi data kalibrasi untuk kamera utama iPhone 18 Pro Max . Log inilah yang menjadi bukti terkuat untuk perubahan hardware kamera terbesar Apple dalam beberapa tahun terakhir.
Log diagnostik yang bocor memberikan ID kamera utama 0x905, sementara Sony IMX-903 milik iPhone 17 Pro memiliki ID 0x903 — sebuah konfirmasi peningkatan ke sensor Sony IMX905 . Log tersebut berisi parameter kalibrasi eksplisit untuk sistem bukaan variabel mekanis yang menggunakan bilah iris fisik, sebuah fitur yang benar-benar baru untuk iPhone . Notebookcheck menggambarkan temuan ini: "Log mengonfirmasi dukungan bukaan variabel pada sensor ini, didukung oleh blok kalibrasi yang membaca data aktuator yang terkait dengan mekanisme bukaan dari memori non-volatil sensor" .
Meskipun sensornya baru, ukuran piksel tetap tidak berubah, yaitu 1,22μm, sama seperti iPhone 17 Pro Max . Ini menunjukkan bahwa Apple lebih fokus pada peningkatan fungsi dan kontrol bukaan daripada resolusi. Beberapa laporan mencatat bahwa IMX905 mempertahankan dimensi piksel yang sama dengan pendahulunya, menyiratkan bahwa peningkatan ini terletak pada arsitektur sensor dan integrasi bukaan variabel .
Meskipun sensor utama berubah, beberapa komponen kamera lainnya masih sama. Ukuran piksel tetap di 1,22μm . Bukaan variabel menggantikan lensa tetap f/1.78 yang telah digunakan di jajaran iPhone Pro selama empat generasi . Modul kamera lainnya diperkirakan sebagian besar tetap sama: log diagnostik yang bocor menunjukkan bahwa kamera telefoto akan menggunakan sensor Sony IMX973, kamera ultra-wide menggunakan Sony IMX972, dan sistem LiDAR menggunakan Sony IMX591 — komponen yang sama dengan yang ada di iPhone 17 Pro Max .
Log diagnostik Tata memvalidasi rumor rantai pasok yang sudah beredar sejak Desember 2024. Ming-Chi Kuo adalah yang pertama memprediksi pada Desember 2024 bahwa model iPhone 18 Pro akan mendapatkan kamera utama dengan bukaan variabel . ETNews (Korea) melaporkan pada 16 April 2026 bahwa produksi kamera bukaan variabel telah dimulai . Digital Chat Station juga mengonfirmasi rumor ini di Weibo pada April 2026 . Kini, log diagnostik Tata memberikan bukti internal langsung bahwa laporan-laporan tersebut akurat .
Pemasok komponen asal China, Sunny Optical, telah memulai produksi komponen bukaan variabel untuk iPhone 18 Pro Max pada April–Mei 2026 . LG Innotek dilaporkan sebagai perakit modul utama untuk sistem kamera ini . Laporan ETNews April 2026 menyebutkan bahwa Apple telah mulai meningkatkan produksi rantai pasok untuk kamera bukaan variabel . Bocoran menunjukkan rentang bukaan dari f/1.6 hingga f/22 pada 18 Pro Max, menawarkan kontrol eksposur optik untuk pertama kalinya di iPhone .
Sistem iris mekanis secara fisik membuka atau menutup bilah bukaan, memberikan beberapa keuntungan. Bukaan yang lebih lebar memungkinkan lebih banyak cahaya masuk di tempat gelap, sementara bukaan yang lebih sempit meningkatkan ketajaman di kondisi terang . Bukaan lebar menghasilkan depth of field yang lebih dangkal dengan efek bokeh (blur latar belakang) alami; sementara bukaan sempit menjaga lebih banyak bagian scene tetap fokus . Kamera dapat menyesuaikan bukaan secara dinamis di berbagai kondisi pencahayaan tanpa hanya mengandalkan kecepatan rana atau ISO .
Beberapa sumber menyebutkan acara peluncuran sekitar 9 September 2026, konsisten dengan jadwal peluncuran iPhone biasanya. Forbes dan MacRumors sama-sama menyebutkan tanggal 9 September sebagai tanggal pengungkapan yang diharapkan .
Laporan analis menunjukkan tekanan harga yang signifikan. IDC memprediksi iPhone 18 Pro dan Pro Max bisa mengalami kenaikan harga ritel hingga USD 200 (sekitar Rp 3,2 juta) . Counterpoint Research memperkirakan biaya bahan baku (BOM) untuk iPhone 18 Pro Max 1TB akan naik hampir USD 300 (sekitar Rp 4,8 juta) dibandingkan iPhone 17 Pro Max . Pendorong utama biaya ini adalah biaya memori NAND flash (melebihi USD 250 saja), kenaikan harga DRAM, chip A20 Pro 2nm, dan komponen kamera bukaan variabel . Ming-Chi Kuo mencatat bahwa lensa baru ini bisa menambah 50% biaya unit kamera dibandingkan yang digunakan di iPhone 17 Pro . Hypebeast dan The Chosun melaporkan angka serupa, mencatat bahwa Apple diperkirakan akan membebankan sekitar USD 200 dari biaya tersebut ke konsumen .