Usai kekalahan 0 2 dari Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026, pelatih Prancis Didier Deschamps secara terbuka meragukan kemampuan wasit Iván Barton memimpin laga sebesar ini, terutama terkait keputusan penalti kontro... FIFA langsung bereaksi.

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What happened after France's 2-0 World Cup semifinal loss to Spain in Arlington, Texas, when head. Article summary: Here is a fact-checked summary of what happened after France's 2-0 World Cup semifinal loss to Spain at AT&T Stadium in Arlington, Texas, on July 14, 2026.. Topic tags: general, general web, user generated, news. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail
Pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol di AT&T Stadium, Arlington, Texas, tidak hanya menyisakan kemenangan telak 2-0 untuk Spanyol, tetapi juga salah satu kontroversi kepemimpinan wasit terpanas di turnamen tersebut. Pelatih Prancis, Didier Deschamps, melontarkan pertanyaan pedas tentang wasit Iván Barton tepat setelah laga, yang kemudian mendapat respons keras dan cepat dari petinggi wasit FIFA, Pierluigi Collina. Berikut kronologi lengkapnya.
Usai pertandingan yang membuat Prancis tersingkir, Deschamps tidak menahan kekesalannya. Dalam konferensi pers, ia melontarkan pernyataan bernada sindiran: "Saya tidak ingin berkomentar soal wasit. Saya tidak ingin dikatakan sebagai pecundang, tapi menurut Anda, apakah wasit ini layak memimpin pertandingan sebesar semifinal Piala Dunia?" Kritik utamanya tertuju pada keputusan penalti di menit ke-22, saat Lamine Yamal dianggap dijatuhkan Lucas Digne di kotak terlarang, yang kemudian dieksekusi Mikel Oyarzabal menjadi gol pertama Spanyol
.
Meskipun mengakui permainan Spanyol yang superior, Deschamps dengan tegas menyatakan bahwa kualitas kepemimpinan wasit tidak sesuai dengan standar laga semifinal . Ia juga menyoroti keputusan kontroversial lain, termasuk pembatalan tendangan bebas Prancis setelah wasit berkonsultasi dengan asisten wasit
.
FIFA tidak tinggal diam. Pierluigi Collina, Kepala Wasit FIFA, langsung angkat bicara untuk membela Iván Barton. Collina menjuluki Barton sebagai "wasit kelas dunia" dan menegaskan bahwa ia sepenuhnya memenuhi standar untuk memimpin laga semifinal . Dalam pernyataannya, Collina menekankan bahwa kinerja Barton telah melalui review menyeluruh dan dinyatakan sesuai ekspektasi, secara efektif membantah sindiran Deschamps bahwa wasit tidak layak untuk laga sebesar itu
.
Pembelaan ini merupakan bagian dari sikap keras Collina yang sudah ia tunjukkan sebelumnya selama turnamen. Ia berkali-kali menegaskan bahwa "tidak ada seorang pun yang boleh mempertanyakan integritas" wasit Piala Dunia, dan bahwa wasit tidak terpengaruh oleh siapa pun, termasuk Presiden FIFA Gianni Infantino . Ia juga memperingatkan bahwa tuduhan tanpa dasar dapat memicu ancaman terhadap wasit dan keluarga mereka
.
Singkatnya: Deschamps meragukan kompetensi Barton, khususnya soal keputusan penalti; Collina dengan tegas membela Barton sebagai wasit kelas dunia yang layak memimpin semifinal, sambil mempertahankan integritas wasit Piala Dunia secara keseluruhan.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Usai kekalahan 0 2 dari Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026, pelatih Prancis Didier Deschamps secara terbuka meragukan kemampuan wasit Iván Barton memimpin laga sebesar ini, terutama terkait keputusan penalti kontro...
Usai kekalahan 0 2 dari Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026, pelatih Prancis Didier Deschamps secara terbuka meragukan kemampuan wasit Iván Barton memimpin laga sebesar ini, terutama terkait keputusan penalti kontro... FIFA langsung bereaksi. Kepala wasit FIFA, Pierluigi Collina, dengan tegas membela Barton dengan menyebutnya sebagai 'wasit kelas dunia' dan menegaskan bahwa kinerjanya sudah sesuai standar semifinal Piala Dunia.