Insiden ini dilaporkan sebagai kebocoran keamanan nyata oleh sejumlah media seperti KuCoin, Phemex, Coinness, dan BlockBeats . Michael dari TokenPocket menyebutnya sebagai skema pump-and-dump yang dilakukan peretas
. Namun, ada beberapa catatan penting:
Kesimpulan: Kisah ini konsisten di berbagai situs berita kripto, tapi belum ada konfirmasi resmi. Pembaca sebaiknya menganggapnya sebagai dugaan insiden, bukan fakta yang terbukti.
Mainnet publik Robinhood Chain diluncurkan pada 1 Juli 2026 dan dalam hitungan hari, pola penipuan rantai baru yang klasik mulai muncul .
Pada 9 Juli, protokol keamanan Relay Protocol mengeluarkan peringatan tentang lonjakan token penipuan honeypot di Robinhood Chain . Token-token ini menggunakan kode kontrak pintar berbahaya yang menyebabkan token yang dibeli lenyap dari dompet segera setelah pembelian, sehingga tidak bisa dijual atau ditransfer
. Relay Protocol mengonfirmasi banyak laporan pengguna tentang mekanisme ini
. Poin penting: Relay menegaskan bahwa token honeypot bukan akibat bobolnya dompet atau kunci privat — hanya dana yang dipakai untuk membeli token berbahaya itulah yang hilang
.
Setidaknya satu insiden besar melibatkan kontrak honeypot bernama CASHCAT yang menguras $56.000 dari satu pengguna . Peneliti keamanan melaporkan penguras dompet, tautan phishing, dan skema peniruan identitas yang aktif menargetkan pengguna di seluruh rantai ini
. Pelaku jahat menggunakan berbagai kontrak penipuan, rug-pull koin meme, dan tautan phishing
.
Meskipun kacau secara keamanan, volume perdagangan Robinhood Chain sangat besar. Pada 8 Juli, volume DEX mencapai $563,9 juta, hampir seluruhnya didorong oleh demam koin meme, bukan aset dunia nyata (RWA) yang menjadi tujuan awal rantai ini . Alamat aktif harian mencapai 193.000–213.000 pada periode itu
.
Lonjakan volume ini datang dari token seperti Cash Cat (CASHCAT) — yang mencapai kapitalisasi pasar lebih dari $150 juta — sementara ekosistem RWA hanya bernilai $12,62 juta .
Sikap CEO Vlad Tenev terhadap koin meme berbalik 180 derajat:
Pembalikan sikap dalam lima hari ini — dari menyebut koin meme "jalan buntu" menjadi merangkulnya sebagai lalu lintas rantai — dianggap sebagai strategi eksplisit untuk menyuntik likuiditas sembari menunggu hasil RWA .