Balapan Sprint (Sabtu, 4 Juli): Start dari posisi keenam, Tsolov melakukan overtake dramatis di lap terakhir pada rival kejuaraan, Gabriele Minì, untuk meraih kemenangan kelimanya musim ini . Manuver ini terjadi setelah Minì mengalami lock-up di tikungan Village, memberi celah bagi Tsolov untuk melakukan aksi luar biasa .
Balapan Feature (Minggu, 5 Juli): Tsolov tampil dominan. Start dari posisi kelima, ia menjalani "start yang brilian" untuk mencapai posisi kedua pada Tikungan 1 . Setelah pit stop, ia menempel ketat Kush Maini dan melakukan overtake krusial pada lap ke-20 dari 29 untuk memimpin, lalu bertahan dari pembalap dengan strategi alternatif untuk menang dengan nyaman . Ia finis di depan Rafael Villagomez dan Kush Maini .
Sapu bersih ini menjadikan Tsolov hanya pembalap keempat yang menyelesaikan double winner dalam satu akhir pekan F2, dan yang pertama sejak Zane Maloney di Bahrain pada 2024 . Usai balapan, ia mengaku "sangat senang" dan merasa "dalam performa terbaiknya" .
Performa Tsolov di Silverstone berdampak dramatis pada papan klasemen:
Kecepatan Tsolov di kedua balapan digambarkan "sangat tidak tertandingi", dan ia menunjukkan kesabaran serta kemampuan balap yang luar biasa, termasuk apa yang disebut beberapa pihak sebagai overtake musim ini saat melewati Kush Maini di bagian luar tikungan Copse dan melalui Maggotts dan Becketts .
Spekulasi soal jalan Tsolov ke F1 sangat intens, berlapis, dan diwarnai sinyal yang saling bertentangan.
Mantan pembalap F1 David Coulthard secara terbuka mendorong penggemar untuk "dengarkan nama itu" saat membicarakan Tsolov, mendukung pembalap Bulgaria ini sebagai bakat masa depan setelah menyaksikannya di F2 tahun ini . Coulthard menyebut Tsolov bersama lulusan Red Bull terbaru, Arvid Lindblad, sebagai junior yang perlu diperhatikan .
Jalur pembalap Red Bull saat ini sangat padat:
Autosport menggambarkan situasi ini sebagai Red Bull dan Racing Bulls yang menghadapi "keputusan sulit" untuk susunan pembalap 2027, dengan Tsolov tampak sebagai junior berikutnya yang mengantre, tetapi Lawson membuat keputusan itu "tidak mudah" dengan performanya sendiri .
Kepala tim Racing Bulls, Alan Permane, secara langsung membantah rumor pada akhir Juni 2026, dengan menyatakan: "Kami belum membicarakannya secara internal sama sekali... Kami belum membicarakannya sebagai tim" . Permane menolak anggapan bahwa Tsolov telah ditawari kursi penuh untuk 2027, dengan mengatakan, "Ini hanya rumor. Sejujurnya, kami belum mendiskusikan susunan tim untuk 2027 sama sekali" .
Namun, laporan kontradiktif muncul hampir bersamaan. Media Spanyol, SoyMotor, melaporkan bahwa Red Bull telah "memberi tahu" pembalab berusia 19 tahun itu bahwa ia akan membalap untuk Racing Bulls pada 2027, menjadikannya favorit mutlak untuk kursi tersebut . CEO Racing Bulls, Peter Bayer, juga mengonfirmasi bahwa Tsolov akan mendapatkan kesempatan Test of Previous Cars (TPC) di mobil F1 "pada musim gugur"—ini pertama kalinya ia merasakan mobil F1 modern—menunjukkan organisasi secara aktif mempersiapkannya untuk promosi .
Liam Lawson secara terbuka menanggapi spekulasi pada 9 Juli 2026, dengan menegaskan bahwa ia "tidak kehilangan tidur" karena rumor yang berkembang tentang kursinya yang terancam . Ia mencatat bahwa untuk saat ini, "tidak ada indikasi" bahwa ia akan diganti, dan menepis gagasan bahwa performa Tsolov di F2 harus menimbulkan kepanikan tentang posisinya .
| Topik | Temuan Kunci |
|---|---|
| Mengapa Tsolov sapu bersih Silverstone | Tiga kemenangan beruntun pertama dalam sejarah F2; overtake di lap akhir di Sprint, dominan di Feature; kemampuan balap brilian dari posisi start bawah |
| Dampak kejuaraan | Rebut puncak dari Minì pada Sabtu, perlebar keunggulan jadi 17 poin pada Minggu; kemenangan ke-6 di 2026 |
| Pandangan Coulthard | Dukung Tsolov sebagai nama F1 masa depan yang "patut didengarkan" |
| Kemacetan kursi | Verstappen, Hadjar, Lawson, Lindblad semuanya terlibat; tidak ada kursi kosong yang jelas untuk 2027 |
| Bantahan Permane | "Kami belum membicarakannya sama sekali"—tidak ada jaminan kursi 2027 |
| Laporan kontradiktif | SoyMotor klaim Tsolov sudah "diberi tahu" soal promosi 2027; tes TPC dikonfirmasi untuk musim gugur |
| Sikap Lawson | "Tidak kehilangan tidur"; tidak ada indikasi akan diganti |
Kesimpulan: Sapu bersih Tsolov di Silverstone sangat dominan secara historis dan telah menjadikannya kandidat terdepan untuk gelar F2, tetapi jalannya menuju kursi F1 pada 2027 masih belum pasti. Pernyataan resmi dari Racing Bulls membantah adanya kesepakatan, namun organisasi tersebut jelas-jelas mempersiapkannya untuk promosi melalui tes TPC yang direncanakan. Keputusan kemungkinan besar akan bergantung pada paruh kedua musim F2 dan bagaimana Lawson, Hadjar, serta Lindblad tampil sepanjang sisa tahun 2026.
Balapan Sprint (Sabtu, 4 Juli): Start dari posisi keenam, Tsolov melakukan overtake dramatis di lap terakhir pada rival kejuaraan, Gabriele Minì, untuk meraih kemenangan kelimanya musim ini . Manuver ini terjadi setelah Minì mengalami lock-up di tikungan Village, memberi celah bagi Tsolov untuk melakukan aksi luar biasa .
Balapan Feature (Minggu, 5 Juli): Tsolov tampil dominan. Start dari posisi kelima, ia menjalani "start yang brilian" untuk mencapai posisi kedua pada Tikungan 1 . Setelah pit stop, ia menempel ketat Kush Maini dan melakukan overtake krusial pada lap ke-20 dari 29 untuk memimpin, lalu bertahan dari pembalap dengan strategi alternatif untuk menang dengan nyaman . Ia finis di depan Rafael Villagomez dan Kush Maini .
Sapu bersih ini menjadikan Tsolov hanya pembalap keempat yang menyelesaikan double winner dalam satu akhir pekan F2, dan yang pertama sejak Zane Maloney di Bahrain pada 2024 . Usai balapan, ia mengaku "sangat senang" dan merasa "dalam performa terbaiknya" .
Performa Tsolov di Silverstone berdampak dramatis pada papan klasemen:
Kecepatan Tsolov di kedua balapan digambarkan "sangat tidak tertandingi", dan ia menunjukkan kesabaran serta kemampuan balap yang luar biasa, termasuk apa yang disebut beberapa pihak sebagai overtake musim ini saat melewati Kush Maini di bagian luar tikungan Copse dan melalui Maggotts dan Becketts .
Spekulasi soal jalan Tsolov ke F1 sangat intens, berlapis, dan diwarnai sinyal yang saling bertentangan.
Mantan pembalap F1 David Coulthard secara terbuka mendorong penggemar untuk "dengarkan nama itu" saat membicarakan Tsolov, mendukung pembalap Bulgaria ini sebagai bakat masa depan setelah menyaksikannya di F2 tahun ini . Coulthard menyebut Tsolov bersama lulusan Red Bull terbaru, Arvid Lindblad, sebagai junior yang perlu diperhatikan .
Jalur pembalap Red Bull saat ini sangat padat:
Autosport menggambarkan situasi ini sebagai Red Bull dan Racing Bulls yang menghadapi "keputusan sulit" untuk susunan pembalap 2027, dengan Tsolov tampak sebagai junior berikutnya yang mengantre, tetapi Lawson membuat keputusan itu "tidak mudah" dengan performanya sendiri .
Kepala tim Racing Bulls, Alan Permane, secara langsung membantah rumor pada akhir Juni 2026, dengan menyatakan: "Kami belum membicarakannya secara internal sama sekali... Kami belum membicarakannya sebagai tim" . Permane menolak anggapan bahwa Tsolov telah ditawari kursi penuh untuk 2027, dengan mengatakan, "Ini hanya rumor. Sejujurnya, kami belum mendiskusikan susunan tim untuk 2027 sama sekali" .
Namun, laporan kontradiktif muncul hampir bersamaan. Media Spanyol, SoyMotor, melaporkan bahwa Red Bull telah "memberi tahu" pembalab berusia 19 tahun itu bahwa ia akan membalap untuk Racing Bulls pada 2027, menjadikannya favorit mutlak untuk kursi tersebut . CEO Racing Bulls, Peter Bayer, juga mengonfirmasi bahwa Tsolov akan mendapatkan kesempatan Test of Previous Cars (TPC) di mobil F1 "pada musim gugur"—ini pertama kalinya ia merasakan mobil F1 modern—menunjukkan organisasi secara aktif mempersiapkannya untuk promosi .
Liam Lawson secara terbuka menanggapi spekulasi pada 9 Juli 2026, dengan menegaskan bahwa ia "tidak kehilangan tidur" karena rumor yang berkembang tentang kursinya yang terancam . Ia mencatat bahwa untuk saat ini, "tidak ada indikasi" bahwa ia akan diganti, dan menepis gagasan bahwa performa Tsolov di F2 harus menimbulkan kepanikan tentang posisinya .
| Topik | Temuan Kunci |
|---|---|
| Mengapa Tsolov sapu bersih Silverstone | Tiga kemenangan beruntun pertama dalam sejarah F2; overtake di lap akhir di Sprint, dominan di Feature; kemampuan balap brilian dari posisi start bawah |
| Dampak kejuaraan | Rebut puncak dari Minì pada Sabtu, perlebar keunggulan jadi 17 poin pada Minggu; kemenangan ke-6 di 2026 |
| Pandangan Coulthard | Dukung Tsolov sebagai nama F1 masa depan yang "patut didengarkan" |
| Kemacetan kursi | Verstappen, Hadjar, Lawson, Lindblad semuanya terlibat; tidak ada kursi kosong yang jelas untuk 2027 |
| Bantahan Permane | "Kami belum membicarakannya sama sekali"—tidak ada jaminan kursi 2027 |
| Laporan kontradiktif | SoyMotor klaim Tsolov sudah "diberi tahu" soal promosi 2027; tes TPC dikonfirmasi untuk musim gugur |
| Sikap Lawson | "Tidak kehilangan tidur"; tidak ada indikasi akan diganti |
Kesimpulan: Sapu bersih Tsolov di Silverstone sangat dominan secara historis dan telah menjadikannya kandidat terdepan untuk gelar F2, tetapi jalannya menuju kursi F1 pada 2027 masih belum pasti. Pernyataan resmi dari Racing Bulls membantah adanya kesepakatan, namun organisasi tersebut jelas-jelas mempersiapkannya untuk promosi melalui tes TPC yang direncanakan. Keputusan kemungkinan besar akan bergantung pada paruh kedua musim F2 dan bagaimana Lawson, Hadjar, serta Lindblad tampil sepanjang sisa tahun 2026.