Harga referensi sebelumnya ditetapkan pada 242.500 won per ADS, berdasarkan harga penutupan saham SK Hynix di Seoul pada 3 Juli. Saat harga final ditentukan, level US$149 mencerminkan premium sekitar 3,1% dibandingkan harga penutupan saham di Seoul yang telah dikonversi ke basis ADR.
Premium tersebut relatif tipis. Artinya, perbedaan harga antara ADR di Nasdaq dan saham induknya di Korea Selatan tidak terlalu lebar, sehingga peluang arbitrase juga dapat lebih terbatas.
Penawaran SK Hynix mengalami kelebihan permintaan lebih dari tujuh kali lipat, menurut Bloomberg dan sejumlah laporan lainnya.
Reuters melaporkan bahwa pesanan telah menutup kebutuhan penawaran beberapa kali pada 8 Juli, sehingga proses bookbuilding—pengumpulan indikasi permintaan dari investor—ditutup lebih awal. Salah satu analisis memperkirakan total pesanan mencapai sekitar US$170 miliar untuk 177,9 juta ADS yang tersedia.
Tingginya permintaan terutama datang dari investor institusional global, termasuk reksa dana berorientasi jangka panjang, dana sektor teknologi, sovereign wealth fund, dan investor global yang berfokus pada Asia.
Tiga institusi investasi menyatakan minat untuk membeli ADR SK Hynix senilai hingga US$7 miliar secara kolektif—setara dengan sekitar 25% dari total penawaran.
Minat tersebut diungkapkan dalam pengajuan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) pada 6 Juli dan menjadi jangkar penting dalam proses bookbuilding. Namun, angka US$7 miliar itu merupakan indikasi minat, bukan jumlah alokasi final yang pasti diterima masing-masing investor.
ADR SK Hynix diperdagangkan di Nasdaq Global Select Market dengan ticker SKHY. Harga penawaran difinalisasi pada 10 Juli, sementara perdagangan ADR dimulai pada rentang 10–11 Juli 2026, sesuai waktu setempat dan jadwal pasar.
Penawaran ini juga menerapkan lock-up selama 90 hari. Selama periode tersebut, pemegang saham lama dan perusahaan dibatasi untuk menjual saham tambahan. Ketentuan ini umum digunakan untuk mencegah lonjakan pasokan saham segera setelah pencatatan.
SK Hynix menyatakan seluruh dana hasil penawaran akan dialokasikan untuk memperluas kapasitas produksi, guna memenuhi permintaan memori yang didorong oleh pertumbuhan AI.
Penggunaannya mencakup:
Dalam pengajuan yang diperbarui kepada SEC, SK Hynix mencantumkan rencana investasi sekitar 11,9 triliun won untuk peralatan EUV yang akan diperkenalkan hingga akhir 2027.
Sejumlah analis menilai waktu pencatatan ini cukup menantang karena siklus industri memori mungkin mulai mendekati puncaknya. Jika permintaan atau harga cip melemah, investor yang membeli pada valuasi tinggi dapat menghadapi ruang kenaikan yang lebih terbatas.
Saham SK Hynix juga telah menguat sekitar 258% sepanjang 2026 sebelum pencatatan di Nasdaq. Kinerja tersebut memperbesar ekspektasi pasar sekaligus meningkatkan risiko apabila pertumbuhan laba tidak mampu memenuhi harapan.
Saham SK Hynix yang tercatat di Korea Selatan mengalami tekanan selama periode pemasaran ADR. Harga saham domestiknya turun sekitar 2,5–3% selama proses bookbuilding, sehingga target penghimpunan dana direvisi turun dari sekitar US$29,4 miliar.
Pergerakan ini menunjukkan bahwa investor di pasar domestik tidak serta-merta menyambut pencatatan Nasdaq sebagai katalis positif dalam jangka pendek.
Harga US$149 memang sekitar 3,1% lebih tinggi daripada harga saham Seoul yang telah dikonversi ke basis ADR. Namun, sejumlah analis menilai selisih yang sempit tersebut dapat membatasi potensi arbitrase.
Premium itu juga berarti valuasi efektif SK Hynix tidak menyediakan banyak ruang untuk kesalahan jika permintaan memori melambat atau siklus industri berbalik arah.
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Bursa dan ticker | Nasdaq Global Select Market / SKHY |
| Harga final ADR | US$149 per ADS |
| Rasio ADR | 10 ADS = 1 saham biasa |
| Premium terhadap harga Seoul | Sekitar 3,1% |
| Dana yang dihimpun | Sekitar US$26,5 miliar |
| Jumlah yang ditawarkan | 177,9 juta ADS atau setara 17,79 juta saham biasa |
| Kelebihan permintaan | Lebih dari 7 kali lipat |
| Investor jangkar | Baillie Gifford, Coatue Management, Situational Awareness Partners |
| Nilai indikasi minat investor jangkar | Hingga US$7 miliar |
| Penggunaan dana | Ekspansi kapasitas, klaster Yongin, advanced packaging, dan peralatan EUV |
| Lock-up | 90 hari |
| Risiko utama | Valuasi dekat puncak siklus memori, tekanan saham di Seoul, dan premium yang tipis |
Bank of America, Citigroup, Goldman Sachs, dan J.P. Morgan bertindak sebagai koordinator global utama sekaligus penjamin emisi transaksi tersebut.