Meski demikian, data yang sama mulai memperlihatkan pola yang biasanya muncul ketika pasar memasuki fase kapitulasi dan berusaha membentuk dasar. Bedanya, sinyal tersebut belum cukup kuat untuk menyatakan bahwa titik terendah Bitcoin sudah terbentuk .
Data yang dikaitkan dengan Glassnode menunjukkan Bitcoin diperdagangkan sekitar 15% di bawah True Market Mean, yang berada di kisaran US$77.200 . Metrik ini dapat dipahami sebagai perkiraan biaya dasar rata-rata koin yang aktif berpindah di pasar sekunder.
BTC juga masih berada di bawah biaya dasar holder jangka pendek, sekitar US$72.600. Artinya, investor yang membeli dalam periode relatif baru masih berada dalam posisi rugi secara rata-rata .
Dalam analisis Glassnode, bertahannya harga di bawah True Market Mean menandakan bahwa rezim bearish belum berakhir. Pemulihan singkat belum dapat dianggap sebagai perubahan tren selama Bitcoin belum mampu merebut kembali level tersebut secara meyakinkan .
ETF Bitcoin spot yang terdaftar di Amerika Serikat mengalami arus keluar bersih sekitar US$4,06 miliar pada Juni 2026, menurut data SoSoValue yang dikutip InvestmentNews . Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan angka lebih dari US$4,1 miliar, menjadikan Juni sebagai bulan terburuk sejak produk-produk tersebut mulai diperdagangkan pada Januari 2024 .
ETF Bitcoin spot juga mencatat lima minggu berturut-turut arus keluar bersih hingga pertengahan Juni . Tekanan ini penting karena ETF menjadi salah satu jalur utama bagi investor tradisional dan institusional untuk mendapatkan eksposur terhadap Bitcoin.
Dengan demikian, arus dana saat ini belum berperan sebagai fondasi pemulihan. Sebaliknya, penarikan dana memperkuat tekanan jual dan menunjukkan bahwa permintaan institusional belum kembali secara konsisten .
Salah satu sinyal paling menonjol datang dari perilaku holder jangka panjang—investor yang menyimpan Bitcoin selama lebih dari 155 hari. Porsi kerugian terealisasi dari kelompok ini meningkat menjadi 43% dari seluruh kerugian terealisasi di jaringan, naik dari 15% pada awal Februari 2026 .
Kerugian terealisasi harian mereka bahkan sempat mencapai hampir US$280 juta, level tertinggi sejak Desember 2022 . Lonjakan seperti ini menunjukkan bahwa tekanan jual tidak hanya datang dari trader jangka pendek. Sebagian investor lama juga mulai menyerah atau menjual untuk membatasi kerugian.
Kondisi tersebut konsisten dengan proses kapitulasi. Namun, kapitulasi tidak otomatis berarti harga sudah mencapai dasar. Tekanan jual masih dapat berlanjut apabila permintaan baru belum cukup besar untuk menyerap pasokan yang dilepas.
Data kerugian holder jangka panjang mendukung pandangan bahwa pasar mungkin telah memasuki tahap akhir pembentukan dasar . Dalam fase seperti ini, investor yang paling bertahan sekalipun mulai menjual, sementara valuasi Bitcoin berada jauh di bawah rata-rata biaya akuisisi kelompok pasar yang aktif.
Namun, ada perbedaan penting antara “proses pembentukan dasar sedang berlangsung” dan “dasar pasar telah dikonfirmasi”. Untuk konfirmasi yang lebih kuat, pasar masih membutuhkan beberapa perkembangan:
Tanpa perbaikan pada indikator-indikator tersebut, reli harga masih berisiko hanya menjadi relief rally, yakni kenaikan sementara di tengah tren bearish yang lebih besar.
Kesimpulan paling hati-hati dari data yang tersedia adalah: bear market Bitcoin masih menjadi skenario dasar, sementara proses pembentukan dasar mungkin sudah dimulai tetapi belum selesai .
Rekor arus keluar ETF, harga yang terus berada di bawah level biaya dasar on-chain, dan meningkatnya kerugian holder jangka panjang menunjukkan tekanan pasar yang masih berat . Di sisi lain, kapitulasi besar-besaran oleh holder lama dapat menjadi tanda bahwa fase penjualan paksa mulai mendekati tahap matang .
Level terpenting untuk dipantau adalah True Market Mean sekitar US$77.200. Selama Bitcoin belum merebut kembali level tersebut, struktur bearish belum berubah secara konstruktif . Jika harga gagal pulih dan arus keluar institusional tetap tinggi, risiko penurunan lanjutan masih terbuka.
Dengan kata lain, data saat ini lebih tepat dibaca sebagai peringatan bahwa pasar mungkin mendekati fase dasar, bukan sebagai sinyal bahwa pembalikan bullish telah dikonfirmasi.
Meski demikian, data yang sama mulai memperlihatkan pola yang biasanya muncul ketika pasar memasuki fase kapitulasi dan berusaha membentuk dasar. Bedanya, sinyal tersebut belum cukup kuat untuk menyatakan bahwa titik terendah Bitcoin sudah terbentuk .
Data yang dikaitkan dengan Glassnode menunjukkan Bitcoin diperdagangkan sekitar 15% di bawah True Market Mean, yang berada di kisaran US$77.200 . Metrik ini dapat dipahami sebagai perkiraan biaya dasar rata-rata koin yang aktif berpindah di pasar sekunder.
BTC juga masih berada di bawah biaya dasar holder jangka pendek, sekitar US$72.600. Artinya, investor yang membeli dalam periode relatif baru masih berada dalam posisi rugi secara rata-rata .
Dalam analisis Glassnode, bertahannya harga di bawah True Market Mean menandakan bahwa rezim bearish belum berakhir. Pemulihan singkat belum dapat dianggap sebagai perubahan tren selama Bitcoin belum mampu merebut kembali level tersebut secara meyakinkan .
ETF Bitcoin spot yang terdaftar di Amerika Serikat mengalami arus keluar bersih sekitar US$4,06 miliar pada Juni 2026, menurut data SoSoValue yang dikutip InvestmentNews . Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan angka lebih dari US$4,1 miliar, menjadikan Juni sebagai bulan terburuk sejak produk-produk tersebut mulai diperdagangkan pada Januari 2024 .
ETF Bitcoin spot juga mencatat lima minggu berturut-turut arus keluar bersih hingga pertengahan Juni . Tekanan ini penting karena ETF menjadi salah satu jalur utama bagi investor tradisional dan institusional untuk mendapatkan eksposur terhadap Bitcoin.
Dengan demikian, arus dana saat ini belum berperan sebagai fondasi pemulihan. Sebaliknya, penarikan dana memperkuat tekanan jual dan menunjukkan bahwa permintaan institusional belum kembali secara konsisten .
Salah satu sinyal paling menonjol datang dari perilaku holder jangka panjang—investor yang menyimpan Bitcoin selama lebih dari 155 hari. Porsi kerugian terealisasi dari kelompok ini meningkat menjadi 43% dari seluruh kerugian terealisasi di jaringan, naik dari 15% pada awal Februari 2026 .
Kerugian terealisasi harian mereka bahkan sempat mencapai hampir US$280 juta, level tertinggi sejak Desember 2022 . Lonjakan seperti ini menunjukkan bahwa tekanan jual tidak hanya datang dari trader jangka pendek. Sebagian investor lama juga mulai menyerah atau menjual untuk membatasi kerugian.
Kondisi tersebut konsisten dengan proses kapitulasi. Namun, kapitulasi tidak otomatis berarti harga sudah mencapai dasar. Tekanan jual masih dapat berlanjut apabila permintaan baru belum cukup besar untuk menyerap pasokan yang dilepas.
Data kerugian holder jangka panjang mendukung pandangan bahwa pasar mungkin telah memasuki tahap akhir pembentukan dasar . Dalam fase seperti ini, investor yang paling bertahan sekalipun mulai menjual, sementara valuasi Bitcoin berada jauh di bawah rata-rata biaya akuisisi kelompok pasar yang aktif.
Namun, ada perbedaan penting antara “proses pembentukan dasar sedang berlangsung” dan “dasar pasar telah dikonfirmasi”. Untuk konfirmasi yang lebih kuat, pasar masih membutuhkan beberapa perkembangan:
Tanpa perbaikan pada indikator-indikator tersebut, reli harga masih berisiko hanya menjadi relief rally, yakni kenaikan sementara di tengah tren bearish yang lebih besar.
Kesimpulan paling hati-hati dari data yang tersedia adalah: bear market Bitcoin masih menjadi skenario dasar, sementara proses pembentukan dasar mungkin sudah dimulai tetapi belum selesai .
Rekor arus keluar ETF, harga yang terus berada di bawah level biaya dasar on-chain, dan meningkatnya kerugian holder jangka panjang menunjukkan tekanan pasar yang masih berat . Di sisi lain, kapitulasi besar-besaran oleh holder lama dapat menjadi tanda bahwa fase penjualan paksa mulai mendekati tahap matang .
Level terpenting untuk dipantau adalah True Market Mean sekitar US$77.200. Selama Bitcoin belum merebut kembali level tersebut, struktur bearish belum berubah secara konstruktif . Jika harga gagal pulih dan arus keluar institusional tetap tinggi, risiko penurunan lanjutan masih terbuka.
Dengan kata lain, data saat ini lebih tepat dibaca sebagai peringatan bahwa pasar mungkin mendekati fase dasar, bukan sebagai sinyal bahwa pembalikan bullish telah dikonfirmasi.