Tidak seperti model lain yang memproses input secara berurutan, Gemini Omni Flash memproses teks, gambar, audio, dan video sebagai satu kesatuan input dan menghasilkan output video — kemampuan yang disebut "any-to-any" .
Model ini bisa menghasilkan klip video 3–10 detik dengan resolusi 720p pada 24 fps dalam rasio aspek 16:9, 9:16, atau 1:1, lengkap dengan audio sinkron yang diciptakan dalam satu kali proses .
Hebatnya lagi, kamu bisa memasukkan hingga tujuh gambar referensi, satu klip video, dan teks deskripsi dalam satu perintah (prompt), lalu model ini akan menggabungkannya menjadi satu video yang koheren . Contohnya, kamu bisa memberikan foto produk, video latar, dan deskripsi singkat, maka Omni Flash akan langsung membuat klip promosi pendek.
Fitur paling fenomenal adalah conversational video editing alias edit video lewat percakapan, yang dimungkinkan berkat Interactions API . Tidak perlu lagi mengekspor klip ke aplikasi edit terpisah. Cukup berinteraksi dengan model, dan kamu bisa meminta perubahan seperti mengganti karakter, mengganti produk, mengubah gaya visual, menambahkan objek, atau mengatur ulang pencahayaan — dan model akan mempertahankan bagian video yang ingin kamu simpan .
Setiap putaran percakapan akan menghasilkan video baru. Model ini juga paham konteks dari perintah sebelumnya, sehingga kamu bisa melakukan perubahan bertahap secara natural .
Harga API ditetapkan sebesar $0.10 per detik video yang dihasilkan, atau setara dengan $1 per klip 10 detik . Angka ini setara dengan Veo 3.1 Fast, memposisikan Omni Flash sebagai alternatif yang lebih murah dan cepat untuk pembuatan video . Selain itu, biaya input token adalah $1.50 per juta token, dan output video $17.50 per juta token .
Bagi pengguna individu, Gemini Omni Flash bisa digunakan gratis di YouTube Shorts untuk pengguna berusia 18 tahun ke atas . Model ini juga sudah termasuk dalam paket langganan Google AI Plus, Pro, dan Ultra .
Batas 10 detik adalah keputusan produk yang disengaja pada saat peluncuran. Google berencana menambahkan durasi yang lebih panjang di rilis mendatang . Langkah ini dikatakan sebagai strategi peluncuran yang bertanggung jawab, menyeimbangkan kemampuan dengan keamanan . Beberapa pengamat juga menilai bahwa batas ini lebih kepada batasan teknis di sisi penerapan (deployment-side limitation), bukan batasan arsitektur model .
Setiap klip yang dihasilkan atau diedit dengan Omni Flash dibubuhi watermark digital SynthID yang tidak kasatmata . Pengguna bisa memverifikasi konten buatan AI melalui aplikasi Gemini, Gemini di Chrome, dan Google Search dengan bertanya, "Apakah video ini dibuat menggunakan Google AI?" . Di permukaan Google yang didukung, konten juga akan menyertakan C2PA Content Credentials . Fitur ini tidak bisa dimatikan .
Pada 1 Juli 2026, Adobe resmi menambahkan Gemini Omni Flash sebagai partner model di Adobe Firefly. Ini memungkinkan pengguna Firefly untuk melakukan edit video dengan bahasa Inggris sederhana langsung dari antarmuka Firefly, dengan sistem kredit . Biayanya 30 kredit per detik video . Integrasi ini merupakan bagian dari kemitraan yang lebih luas yang diumumkan di Google I/O .
Dirilis bersamaan dengan Omni Flash, Nano Banana 2 Lite (model ID: gemini-3.1-flash-lite-image) adalah model gambar tercepat dan termurah di keluarga Nano Banana milik Google . Model ini bisa menghasilkan gambar dalam waktu kurang dari 4 detik dengan biaya kurang dari $0.04 per 1.000 gambar . Ketersediaan umum (general availability) diumumkan pada 30 Juni 2026 di Google Cloud .
Google juga mendemonstrasikan Omni Product Studio di Google I/O 2026, sebuah aplikasi demo yang bisa mengubah gambar produk statis menjadi video e-commerce sinematik hanya dengan menggunakan Gemini Omni Flash .
Sayangnya, fitur mengedit video dari file yang diunggah diblokir untuk pengguna di Wilayah Ekonomi Eropa (EEA), Swiss, dan Inggris Raya . Laporan dari komunitas juga menyebutkan pemblokiran di India dan beberapa negara bagian AS .
Selain itu, model ini hanya bisa mengedit klip yang dibuatnya sendiri dengan andal — bukan video dari sumber ketiga — sebagai langkah keamanan untuk mencegah penyalahgunaan deepfake . Fitur edit suara dan audio sengaja tidak disertakan saat peluncuran karena kekhawatiran akan deepfake .
Tidak seperti model lain yang memproses input secara berurutan, Gemini Omni Flash memproses teks, gambar, audio, dan video sebagai satu kesatuan input dan menghasilkan output video — kemampuan yang disebut "any-to-any" .
Model ini bisa menghasilkan klip video 3–10 detik dengan resolusi 720p pada 24 fps dalam rasio aspek 16:9, 9:16, atau 1:1, lengkap dengan audio sinkron yang diciptakan dalam satu kali proses .
Hebatnya lagi, kamu bisa memasukkan hingga tujuh gambar referensi, satu klip video, dan teks deskripsi dalam satu perintah (prompt), lalu model ini akan menggabungkannya menjadi satu video yang koheren . Contohnya, kamu bisa memberikan foto produk, video latar, dan deskripsi singkat, maka Omni Flash akan langsung membuat klip promosi pendek.
Fitur paling fenomenal adalah conversational video editing alias edit video lewat percakapan, yang dimungkinkan berkat Interactions API . Tidak perlu lagi mengekspor klip ke aplikasi edit terpisah. Cukup berinteraksi dengan model, dan kamu bisa meminta perubahan seperti mengganti karakter, mengganti produk, mengubah gaya visual, menambahkan objek, atau mengatur ulang pencahayaan — dan model akan mempertahankan bagian video yang ingin kamu simpan .
Setiap putaran percakapan akan menghasilkan video baru. Model ini juga paham konteks dari perintah sebelumnya, sehingga kamu bisa melakukan perubahan bertahap secara natural .
Harga API ditetapkan sebesar $0.10 per detik video yang dihasilkan, atau setara dengan $1 per klip 10 detik . Angka ini setara dengan Veo 3.1 Fast, memposisikan Omni Flash sebagai alternatif yang lebih murah dan cepat untuk pembuatan video . Selain itu, biaya input token adalah $1.50 per juta token, dan output video $17.50 per juta token .
Bagi pengguna individu, Gemini Omni Flash bisa digunakan gratis di YouTube Shorts untuk pengguna berusia 18 tahun ke atas . Model ini juga sudah termasuk dalam paket langganan Google AI Plus, Pro, dan Ultra .
Batas 10 detik adalah keputusan produk yang disengaja pada saat peluncuran. Google berencana menambahkan durasi yang lebih panjang di rilis mendatang . Langkah ini dikatakan sebagai strategi peluncuran yang bertanggung jawab, menyeimbangkan kemampuan dengan keamanan . Beberapa pengamat juga menilai bahwa batas ini lebih kepada batasan teknis di sisi penerapan (deployment-side limitation), bukan batasan arsitektur model .
Setiap klip yang dihasilkan atau diedit dengan Omni Flash dibubuhi watermark digital SynthID yang tidak kasatmata . Pengguna bisa memverifikasi konten buatan AI melalui aplikasi Gemini, Gemini di Chrome, dan Google Search dengan bertanya, "Apakah video ini dibuat menggunakan Google AI?" . Di permukaan Google yang didukung, konten juga akan menyertakan C2PA Content Credentials . Fitur ini tidak bisa dimatikan .
Pada 1 Juli 2026, Adobe resmi menambahkan Gemini Omni Flash sebagai partner model di Adobe Firefly. Ini memungkinkan pengguna Firefly untuk melakukan edit video dengan bahasa Inggris sederhana langsung dari antarmuka Firefly, dengan sistem kredit . Biayanya 30 kredit per detik video . Integrasi ini merupakan bagian dari kemitraan yang lebih luas yang diumumkan di Google I/O .
Dirilis bersamaan dengan Omni Flash, Nano Banana 2 Lite (model ID: gemini-3.1-flash-lite-image) adalah model gambar tercepat dan termurah di keluarga Nano Banana milik Google . Model ini bisa menghasilkan gambar dalam waktu kurang dari 4 detik dengan biaya kurang dari $0.04 per 1.000 gambar . Ketersediaan umum (general availability) diumumkan pada 30 Juni 2026 di Google Cloud .
Google juga mendemonstrasikan Omni Product Studio di Google I/O 2026, sebuah aplikasi demo yang bisa mengubah gambar produk statis menjadi video e-commerce sinematik hanya dengan menggunakan Gemini Omni Flash .
Sayangnya, fitur mengedit video dari file yang diunggah diblokir untuk pengguna di Wilayah Ekonomi Eropa (EEA), Swiss, dan Inggris Raya . Laporan dari komunitas juga menyebutkan pemblokiran di India dan beberapa negara bagian AS .
Selain itu, model ini hanya bisa mengedit klip yang dibuatnya sendiri dengan andal — bukan video dari sumber ketiga — sebagai langkah keamanan untuk mencegah penyalahgunaan deepfake . Fitur edit suara dan audio sengaja tidak disertakan saat peluncuran karena kekhawatiran akan deepfake .