Sebagai perbandingan, keruntuhan FTX pada November 2022 hanya mendorong 37,8% altcoin ke titik terendah sepanjang masa — rekor terburuk sebelumnya. Data Darkfost kini menunjukkan angka tersebut telah terlampaui, menjadikan ini sebagai "kemunduran terbesar altcoin yang pernah diamati dalam siklus ini" . Banyak sumber menggambarkan situasi ini secara struktural lebih buruk daripada pasca-FTX
. Berbeda dengan krisis 2022 yang dipicu oleh satu peristiwa, kehancuran saat ini meluas dan persisten.
Darkfost mengidentifikasi beberapa tantangan struktural yang melampaui faktor makro ekonomi biasa.
Ledakan pasokan token. Kini ada lebih dari 47 juta token kripto — sekitar 22 juta di Solana, 18 juta di Base, dan 4 juta di BNB Smart Chain . Banjir pasokan baru ini jauh melampaui pertumbuhan pembeli aktif, menghancurkan kondisi yang dulu memungkinkan reli altcoin secara luas
.
Kekeringan likuiditas. Pasar spot mencatatkan 15 bulan berturut-turut aksi jual bersih untuk altcoin (tidak termasuk Bitcoin dan Ethereum). Selisih volume beli/jual kumulatif telah mencapai level negatif terdalam sejak metrik ini dibuat . Darkfost menyebutnya sebagai "masalah likuiditas sama besarnya dengan masalah harga"
.
Rotasi modal keluar dari kripto. Selera risiko tetap lemah, dengan likuiditas lebih memilih saham dan komoditas daripada kripto. Kripto menjadi salah satu aset pertama yang menyerap tekanan jual saat investor beralih ke posisi defensif . Jimmy Xue, salah satu pendiri platform likuiditas Axis, mengatakan altcoin mengalami "kekeringan likuiditas"
. Kapitalisasi pasar altcoin secara keseluruhan telah menyusut dari puncak $1,9 triliun menjadi sekitar $600–700 miliar
.
Titik balik struktural. Darkfost menandai 10–11 Oktober 2025 sebagai momen kritis ketika posisi leverage senilai sekitar $19 miliar terlikuidasi dan open interest Bitcoin turun sekitar 70.000 BTC, mengatur ulang kapasitas risiko pasar secara permanen .
Bitcoin jatuh dari puncaknya sekitar $126.000 menjadi $67.000 pada Oktober 2025 (penurunan ~47%) . Altcoin utama seperti Ethereum, Solana, dan XRP mengalami koreksi yang lebih dalam
. Memecoin menjadi salah satu yang terpukul paling keras, dengan token seperti Shiba Inu dan Dogecoin turun 50%, dan proyek seperti Official Trump kehilangan 71% nilainya
.
Diagnosis Darkfost jelas: ini bukan siklus bearish biasa, melainkan perubahan rezim struktural — struktur pasar altcoin itu sendiri telah rusak .
Darkfost menggambarkan lingkungan saat ini sebagai "tidak menguntungkan" bagi aset berisiko tinggi . Dia memperingatkan bahwa:
Pasar altcoin tidak hanya mengalami tahun yang buruk. Menurut data Darkfost, pasar ini sedang mengalami kerusakan struktural yang membuat reli massal dalam waktu dekat tidak mungkin terjadi. Bagi investor, kesimpulan utamanya jelas: buku panduan lama tentang membeli saat harga turun dan menunggu "altseason" sudah tidak berlaku lagi. Pasar telah berubah, dan data menunjukkan kemungkinan besar tidak akan kembali dalam waktu dekat.