Acara ini mengusung tema "A new shape unfolds", yang tampaknya merujuk pada kehadiran perangkat lipat dengan bentuk baru . Samsung akan menyiarkan presentasi tersebut melalui Samsung Newsroom, Samsung.com, YouTube, dan kanal lainnya .
Menurut laporan yang beredar, acara ini dapat memperkenalkan enam hingga delapan perangkat, bukan hanya ponsel lipat . Perangkat yang diperkirakan hadir meliputi:
| Kategori | Produk yang diperkirakan hadir |
|---|---|
| Ponsel lipat | Galaxy Z Flip 8, Galaxy Z Fold 8 Wide, Galaxy Z Fold 8 Ultra |
| Perangkat wearable | Galaxy Watch 9, Galaxy Watch 9 Classic, Galaxy Watch Ultra 2, dan kemungkinan Galaxy Ring 2 |
| Kacamata pintar | Galaxy Glasses berbasis Android XR dengan bingkai Gentle Monster |
| Audio | Varian Galaxy Buds baru juga mungkin diperkenalkan |
Bocoran harga paling rinci berasal dari publikasi Jerman WinFuture dan disebut mendapat dukungan dari sejumlah laporan lain, termasuk TechAdvisor, PhoneArena, dan 9to5Google . Harga berikut masih berupa bocoran dan baru akan dipastikan Samsung saat Unpacked.
Galaxy Z Flip 8 diperkirakan tetap menggunakan desain clamshell yang dapat dilipat secara vertikal. Perubahan utamanya berada di bagian internal, termasuk penggunaan chipset Exynos 2600 untuk Korea Selatan dan Eropa serta Snapdragon 8 Elite Gen 5 untuk Amerika Serikat. Opsi penyimpanannya disebut mencapai 512 GB .
Galaxy Z Fold 8 Wide disebut sebagai model baru yang tidak memiliki pendahulu langsung. Perangkat ini akan memiliki bodi yang lebih pendek dan lebar dibandingkan desain Galaxy Z Fold sebelumnya, dengan rasio layar dalam sekitar 4:3. Bentuknya diperkirakan lebih menyerupai tablet kecil saat dibuka daripada ponsel tinggi dan ramping .
Meski menawarkan desain baru, model ini justru diposisikan sebagai opsi Fold yang lebih terjangkau. Harga awal €1.999 sama dengan harga peluncuran Galaxy Z Fold 7 di Eropa . Bocoran warna yang beredar mencakup Cream, Graphite, Lavender, dan Pistachio, dengan kapasitas penyimpanan hingga 512 GB .
Galaxy Z Fold 8 Ultra diperkirakan menjadi penerus langsung Galaxy Z Fold 7. Desainnya disebut masih mempertahankan bentuk buku yang tinggi dan lebih sempit, dengan peningkatan yang cenderung bersifat evolusioner, seperti baterai lebih besar, pengisian daya lebih cepat, dan kamera yang ditingkatkan .
Model ini diperkirakan tersedia dalam warna Cream, Graphite, Green Shadow, dan Violet Shadow, dengan kapasitas penyimpanan hingga 1 TB . Jika bocoran tersebut benar, Z Fold 8 Ultra akan menjadi ponsel lipat Samsung termahal sejauh ini.
Berbeda dari harga Eropa dan Inggris yang mulai banyak beredar, harga Amerika Serikat masih simpang siur. Sejumlah bocoran menyebut Galaxy Z Fold 8 Ultra akan dimulai dari US$1.999, sama seperti harga awal Galaxy Z Fold 7, dengan varian 512 GB seharga US$2.199 dan 1 TB seharga US$2.499 .
Namun, laporan lain memperkirakan harga dasar bisa meningkat menjadi sekitar US$2.100 atau lebih. Forbes juga mencatat bahwa belum ada sumber kredibel yang memastikan harga final Amerika Serikat untuk ketiga perangkat tersebut .
Kenaikan harga kali ini tidak semata-mata dikaitkan dengan layar atau fitur baru. Industri teknologi sedang menghadapi kekurangan global untuk memori DRAM dan NAND flash.
Pembangunan pusat data untuk kecerdasan buatan (AI) meningkatkan permintaan memori secara drastis. Kapasitas produksi yang sebelumnya bisa digunakan untuk perangkat konsumen kini banyak dialihkan ke kebutuhan infrastruktur AI. Akibatnya, harga kontrak memori dilaporkan naik 30–60 persen dibandingkan akhir 2025—lonjakan yang disebut CEO Samsung TM Roh sebagai sesuatu yang "belum pernah terjadi sebelumnya" .
Pada segmen tertentu, harga chip memori bahkan disebut meningkat hingga 4,6 kali lipat, sehingga biaya komponen ponsel ikut naik dua digit . TrendForce juga memproyeksikan harga mobile DRAM dapat meningkat hingga 98 persen hanya dalam satu kuartal .
Samsung memang merupakan salah satu produsen memori terbesar di dunia. Namun, divisi ponselnya tidak otomatis memperoleh harga khusus. Divisi mobile membeli DRAM dan NAND dari divisi semikonduktor Samsung dengan harga yang mengikuti kondisi pasar, sehingga tidak memiliki keuntungan biaya internal yang besar .
Kenaikan harga juga sudah terlihat pada sejumlah perangkat Galaxy di Eropa. Samsung dilaporkan menaikkan harga seri Galaxy S serta Galaxy Z Fold 7 dan Z Flip 7 sebesar €100–€200 pada Mei dan Juni 2026 karena tekanan biaya komponen .
Selain memori, chipset yang digunakan pada generasi baru juga diperkirakan lebih mahal. Galaxy Z Flip 8 dan kemungkinan perangkat lain akan menggunakan Exynos 2600 berbasis proses 2 nm di Korea Selatan dan Eropa, sedangkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 untuk Galaxy disebut ditujukan bagi Amerika Serikat dan sejumlah wilayah Asia. Biaya silikon yang lebih tinggi turut menambah total biaya produksi perangkat .
CEO Apple Tim Cook sebelumnya telah memperingatkan bahwa biaya memori dapat mendorong kenaikan harga produk. Apple kemudian menaikkan harga iPhone hingga 25 persen. Sejumlah analis menilai langkah tersebut memberi Samsung ruang untuk menaikkan harga ponsel lipatnya tanpa terlalu meningkatkan risiko kehilangan pangsa pasar .
Z Fold 8 Wide menjadi perangkat yang paling berbeda dalam jajaran 2026. Dengan bentuk lebih pendek dan lebar serta layar dalam berasio 4:3, perangkat ini diperkirakan lebih nyaman untuk membaca, menonton video, atau menjalankan aplikasi berdampingan saat dibuka .
Format tersebut juga dianggap sebagai upaya Samsung untuk mengantisipasi ponsel lipat pertama Apple yang kabarnya akan menggunakan desain serupa. Meski demikian, spesifikasi lengkap dan nama resmi perangkat masih menunggu pengumuman Samsung.
Z Fold 8 Ultra mempertahankan konsep ponsel lipat gaya buku yang sudah dikenal pada seri Fold. Peningkatan yang diperkirakan mencakup baterai berkapasitas lebih besar, pengisian daya lebih cepat, dan kamera yang lebih mumpuni .
Dengan harga awal €2.199 di Eropa, model ini kemungkinan menyasar pengguna yang menginginkan spesifikasi tertinggi dan kapasitas penyimpanan besar, bukan pembeli yang mencari opsi Fold paling terjangkau.
Galaxy Z Flip 8 tetap menggunakan desain clamshell yang ringkas. Fokus pembaruannya diperkirakan berada pada chipset, kapasitas penyimpanan hingga 512 GB, serta sejumlah peningkatan internal lainnya .
Namun, kenaikan harga €100 untuk model 256 GB dan €180 untuk model 512 GB dapat menjadi tantangan bagi perangkat yang selama ini lebih mudah dijangkau dibandingkan lini Galaxy Z Fold.
Jajaran ponsel lipat Samsung 2026 membawa perubahan besar pada struktur produknya. Galaxy Z Fold 8 Wide menawarkan format baru yang lebih lebar, sementara Galaxy Z Fold 8 Ultra menjadi penerus premium Galaxy Z Fold 7. Galaxy Z Flip 8 sendiri mempertahankan desain clamshell dengan pembaruan internal.
Di sisi lain, kenaikan biaya DRAM, NAND, dan chipset membuat harga sejumlah model diperkirakan meningkat sekitar €100–€180 di Eropa. Harga Amerika Serikat masih belum final dan dapat berubah sebelum peluncuran.
Samsung akan mengonfirmasi harga, spesifikasi, dan ketersediaan resmi pada Galaxy Unpacked, 22 Juli 2026, di London .
Acara ini mengusung tema "A new shape unfolds", yang tampaknya merujuk pada kehadiran perangkat lipat dengan bentuk baru . Samsung akan menyiarkan presentasi tersebut melalui Samsung Newsroom, Samsung.com, YouTube, dan kanal lainnya .
Menurut laporan yang beredar, acara ini dapat memperkenalkan enam hingga delapan perangkat, bukan hanya ponsel lipat . Perangkat yang diperkirakan hadir meliputi:
| Kategori | Produk yang diperkirakan hadir |
|---|---|
| Ponsel lipat | Galaxy Z Flip 8, Galaxy Z Fold 8 Wide, Galaxy Z Fold 8 Ultra |
| Perangkat wearable | Galaxy Watch 9, Galaxy Watch 9 Classic, Galaxy Watch Ultra 2, dan kemungkinan Galaxy Ring 2 |
| Kacamata pintar | Galaxy Glasses berbasis Android XR dengan bingkai Gentle Monster |
| Audio | Varian Galaxy Buds baru juga mungkin diperkenalkan |
Bocoran harga paling rinci berasal dari publikasi Jerman WinFuture dan disebut mendapat dukungan dari sejumlah laporan lain, termasuk TechAdvisor, PhoneArena, dan 9to5Google . Harga berikut masih berupa bocoran dan baru akan dipastikan Samsung saat Unpacked.
Galaxy Z Flip 8 diperkirakan tetap menggunakan desain clamshell yang dapat dilipat secara vertikal. Perubahan utamanya berada di bagian internal, termasuk penggunaan chipset Exynos 2600 untuk Korea Selatan dan Eropa serta Snapdragon 8 Elite Gen 5 untuk Amerika Serikat. Opsi penyimpanannya disebut mencapai 512 GB .
Galaxy Z Fold 8 Wide disebut sebagai model baru yang tidak memiliki pendahulu langsung. Perangkat ini akan memiliki bodi yang lebih pendek dan lebar dibandingkan desain Galaxy Z Fold sebelumnya, dengan rasio layar dalam sekitar 4:3. Bentuknya diperkirakan lebih menyerupai tablet kecil saat dibuka daripada ponsel tinggi dan ramping .
Meski menawarkan desain baru, model ini justru diposisikan sebagai opsi Fold yang lebih terjangkau. Harga awal €1.999 sama dengan harga peluncuran Galaxy Z Fold 7 di Eropa . Bocoran warna yang beredar mencakup Cream, Graphite, Lavender, dan Pistachio, dengan kapasitas penyimpanan hingga 512 GB .
Galaxy Z Fold 8 Ultra diperkirakan menjadi penerus langsung Galaxy Z Fold 7. Desainnya disebut masih mempertahankan bentuk buku yang tinggi dan lebih sempit, dengan peningkatan yang cenderung bersifat evolusioner, seperti baterai lebih besar, pengisian daya lebih cepat, dan kamera yang ditingkatkan .
Model ini diperkirakan tersedia dalam warna Cream, Graphite, Green Shadow, dan Violet Shadow, dengan kapasitas penyimpanan hingga 1 TB . Jika bocoran tersebut benar, Z Fold 8 Ultra akan menjadi ponsel lipat Samsung termahal sejauh ini.
Berbeda dari harga Eropa dan Inggris yang mulai banyak beredar, harga Amerika Serikat masih simpang siur. Sejumlah bocoran menyebut Galaxy Z Fold 8 Ultra akan dimulai dari US$1.999, sama seperti harga awal Galaxy Z Fold 7, dengan varian 512 GB seharga US$2.199 dan 1 TB seharga US$2.499 .
Namun, laporan lain memperkirakan harga dasar bisa meningkat menjadi sekitar US$2.100 atau lebih. Forbes juga mencatat bahwa belum ada sumber kredibel yang memastikan harga final Amerika Serikat untuk ketiga perangkat tersebut .
Kenaikan harga kali ini tidak semata-mata dikaitkan dengan layar atau fitur baru. Industri teknologi sedang menghadapi kekurangan global untuk memori DRAM dan NAND flash.
Pembangunan pusat data untuk kecerdasan buatan (AI) meningkatkan permintaan memori secara drastis. Kapasitas produksi yang sebelumnya bisa digunakan untuk perangkat konsumen kini banyak dialihkan ke kebutuhan infrastruktur AI. Akibatnya, harga kontrak memori dilaporkan naik 30–60 persen dibandingkan akhir 2025—lonjakan yang disebut CEO Samsung TM Roh sebagai sesuatu yang "belum pernah terjadi sebelumnya" .
Pada segmen tertentu, harga chip memori bahkan disebut meningkat hingga 4,6 kali lipat, sehingga biaya komponen ponsel ikut naik dua digit . TrendForce juga memproyeksikan harga mobile DRAM dapat meningkat hingga 98 persen hanya dalam satu kuartal .
Samsung memang merupakan salah satu produsen memori terbesar di dunia. Namun, divisi ponselnya tidak otomatis memperoleh harga khusus. Divisi mobile membeli DRAM dan NAND dari divisi semikonduktor Samsung dengan harga yang mengikuti kondisi pasar, sehingga tidak memiliki keuntungan biaya internal yang besar .
Kenaikan harga juga sudah terlihat pada sejumlah perangkat Galaxy di Eropa. Samsung dilaporkan menaikkan harga seri Galaxy S serta Galaxy Z Fold 7 dan Z Flip 7 sebesar €100–€200 pada Mei dan Juni 2026 karena tekanan biaya komponen .
Selain memori, chipset yang digunakan pada generasi baru juga diperkirakan lebih mahal. Galaxy Z Flip 8 dan kemungkinan perangkat lain akan menggunakan Exynos 2600 berbasis proses 2 nm di Korea Selatan dan Eropa, sedangkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 untuk Galaxy disebut ditujukan bagi Amerika Serikat dan sejumlah wilayah Asia. Biaya silikon yang lebih tinggi turut menambah total biaya produksi perangkat .
CEO Apple Tim Cook sebelumnya telah memperingatkan bahwa biaya memori dapat mendorong kenaikan harga produk. Apple kemudian menaikkan harga iPhone hingga 25 persen. Sejumlah analis menilai langkah tersebut memberi Samsung ruang untuk menaikkan harga ponsel lipatnya tanpa terlalu meningkatkan risiko kehilangan pangsa pasar .
Z Fold 8 Wide menjadi perangkat yang paling berbeda dalam jajaran 2026. Dengan bentuk lebih pendek dan lebar serta layar dalam berasio 4:3, perangkat ini diperkirakan lebih nyaman untuk membaca, menonton video, atau menjalankan aplikasi berdampingan saat dibuka .
Format tersebut juga dianggap sebagai upaya Samsung untuk mengantisipasi ponsel lipat pertama Apple yang kabarnya akan menggunakan desain serupa. Meski demikian, spesifikasi lengkap dan nama resmi perangkat masih menunggu pengumuman Samsung.
Z Fold 8 Ultra mempertahankan konsep ponsel lipat gaya buku yang sudah dikenal pada seri Fold. Peningkatan yang diperkirakan mencakup baterai berkapasitas lebih besar, pengisian daya lebih cepat, dan kamera yang lebih mumpuni .
Dengan harga awal €2.199 di Eropa, model ini kemungkinan menyasar pengguna yang menginginkan spesifikasi tertinggi dan kapasitas penyimpanan besar, bukan pembeli yang mencari opsi Fold paling terjangkau.
Galaxy Z Flip 8 tetap menggunakan desain clamshell yang ringkas. Fokus pembaruannya diperkirakan berada pada chipset, kapasitas penyimpanan hingga 512 GB, serta sejumlah peningkatan internal lainnya .
Namun, kenaikan harga €100 untuk model 256 GB dan €180 untuk model 512 GB dapat menjadi tantangan bagi perangkat yang selama ini lebih mudah dijangkau dibandingkan lini Galaxy Z Fold.
Jajaran ponsel lipat Samsung 2026 membawa perubahan besar pada struktur produknya. Galaxy Z Fold 8 Wide menawarkan format baru yang lebih lebar, sementara Galaxy Z Fold 8 Ultra menjadi penerus premium Galaxy Z Fold 7. Galaxy Z Flip 8 sendiri mempertahankan desain clamshell dengan pembaruan internal.
Di sisi lain, kenaikan biaya DRAM, NAND, dan chipset membuat harga sejumlah model diperkirakan meningkat sekitar €100–€180 di Eropa. Harga Amerika Serikat masih belum final dan dapat berubah sebelum peluncuran.
Samsung akan mengonfirmasi harga, spesifikasi, dan ketersediaan resmi pada Galaxy Unpacked, 22 Juli 2026, di London .