Menurut penjelasan Verstappen, sayap belakang RB22 tidak menutup atau menempel sempurna ketika ia memasuki tikungan. Akibatnya, mobil kehilangan banyak daya tekan (downforce) secara mendadak dan langsung berputar .
"Seperti di Austria. Bisa dibilang titik kerusakannya berbeda, tetapi hasilnya sama. Saat berbelok ke tikungan, sayap belakang tidak menempel sepenuhnya. Anda kehilangan banyak downforce dan mobil langsung berputar keluar lintasan," ujar Verstappen .
Red Bull kemudian mengonfirmasi bahwa kegagalan sayap belakang memang menjadi penyebab kecelakaan di Silverstone .
Kemarahan Verstappen langsung terdengar melalui radio tim. Setelah mobilnya terhenti di gravel, ia melontarkan umpatan dan menyalahkan mobilnya:
"Saya terjebak, kawan. Persetan dengan mobil ini, sungguh tidak masuk akal. Persetan dengan ini."
Nada frustrasinya menjadi lebih serius setelah ia keluar dari kokpit. Kepada BBC, Verstappen menyebut kegagalan yang berulang itu "sangat berbahaya". Ia mengatakan dirinya beruntung bisa lolos tanpa cedera di Austria maupun di Inggris .
"Saya beruntung di Austria, saya beruntung di sini. Karena itu Anda benar-benar muak dengan masalah ini," katanya .
Verstappen juga mengisyaratkan bahwa ia sedang tidak berminat melanjutkan pembicaraan dengan Red Bull. Menurut motorsport.com, sikap itu menunjukkan bahwa kekhawatirannya setelah insiden di Austria belum ditangani dengan memadai . BBC melaporkan bahwa ia merasa tim seharusnya sudah memperbaiki masalah tersebut setelah kegagalan pertama—dan menganggap kejadian kedua tidak dapat diterima di level Formula 1 .
DNF di Austria dan Inggris membuat Verstappen turun ke posisi ketujuh klasemen pembalap setelah sembilan dari 22 seri musim 2026. Berikut tujuh besar klasemen setelah GP Inggris berdasarkan sejumlah laporan pascabalapan :
| Posisi | Pembalap | Tim | Poin |
|---|---|---|---|
| 1 | Kimi Antonelli | Mercedes | 179 |
| 2 | George Russell | Mercedes | 154 |
| 3 | Lewis Hamilton | Ferrari | 147 |
| 4 | Charles Leclerc | Ferrari | 108 |
| 5 | Lando Norris | McLaren | 97 |
| 6 | Oscar Piastri | McLaren | 82 |
| 7 | Max Verstappen | Red Bull | 76 |
Verstappen kini tertinggal 103 poin dari Antonelli . Dengan 13 balapan tersisa, mengejar ketertinggalan sebesar itu akan sangat sulit—terutama jika persoalan reliabilitas mendasar pada mobil Red Bull belum terselesaikan.
Kepala tim Red Bull, Laurent Mekies, menyampaikan permintaan maaf kepada Verstappen. Ia juga mengonfirmasi bahwa kecelakaan tersebut secara langsung disebabkan oleh kegagalan sayap belakang untuk kali kedua secara beruntun . Mekies mengakui adanya masalah yang berulang dan menyatakan bahwa tim sedang menyelidiki akar penyebabnya .
Laporan yang beredar menyebut Red Bull mempertimbangkan desain ulang atau penggantian mekanisme sayap belakang sebelum seri berikutnya. Menggunakan spesifikasi yang sama untuk akhir pekan ketiga dinilai membawa risiko keselamatan yang tidak dapat diterima setelah dua kegagalan di kecepatan tinggi .
Sumber BBC menyebut Mekies memprioritaskan perbaikan struktural pada sistem penggerak DRS atau mekanisme penutup sayap agar kegagalan serupa tidak terulang . Namun, belum jelas apakah solusi permanen akan siap untuk seri berikutnya di Belgia, atau Red Bull harus kembali memakai spesifikasi sayap yang lebih lama sebagai langkah sementara.
Mekies, yang mengambil alih Red Bull Racing setelah Christian Horner diberhentikan pada Juli 2025, dikenal menekankan latar belakang teknisnya sejak memimpin tim . Ia juga mengawasi upaya untuk memperkuat proses kerja dan membuat tim lebih responsif terhadap masukan pembalap .
Kini, kecepatan Red Bull dalam menemukan solusi akan menentukan dua hal sekaligus: apakah musim Verstappen masih bisa diselamatkan dan apakah tim mampu mencegah kegagalan berbahaya yang ketiga.
Menurut penjelasan Verstappen, sayap belakang RB22 tidak menutup atau menempel sempurna ketika ia memasuki tikungan. Akibatnya, mobil kehilangan banyak daya tekan (downforce) secara mendadak dan langsung berputar .
"Seperti di Austria. Bisa dibilang titik kerusakannya berbeda, tetapi hasilnya sama. Saat berbelok ke tikungan, sayap belakang tidak menempel sepenuhnya. Anda kehilangan banyak downforce dan mobil langsung berputar keluar lintasan," ujar Verstappen .
Red Bull kemudian mengonfirmasi bahwa kegagalan sayap belakang memang menjadi penyebab kecelakaan di Silverstone .
Kemarahan Verstappen langsung terdengar melalui radio tim. Setelah mobilnya terhenti di gravel, ia melontarkan umpatan dan menyalahkan mobilnya:
"Saya terjebak, kawan. Persetan dengan mobil ini, sungguh tidak masuk akal. Persetan dengan ini."
Nada frustrasinya menjadi lebih serius setelah ia keluar dari kokpit. Kepada BBC, Verstappen menyebut kegagalan yang berulang itu "sangat berbahaya". Ia mengatakan dirinya beruntung bisa lolos tanpa cedera di Austria maupun di Inggris .
"Saya beruntung di Austria, saya beruntung di sini. Karena itu Anda benar-benar muak dengan masalah ini," katanya .
Verstappen juga mengisyaratkan bahwa ia sedang tidak berminat melanjutkan pembicaraan dengan Red Bull. Menurut motorsport.com, sikap itu menunjukkan bahwa kekhawatirannya setelah insiden di Austria belum ditangani dengan memadai . BBC melaporkan bahwa ia merasa tim seharusnya sudah memperbaiki masalah tersebut setelah kegagalan pertama—dan menganggap kejadian kedua tidak dapat diterima di level Formula 1 .
DNF di Austria dan Inggris membuat Verstappen turun ke posisi ketujuh klasemen pembalap setelah sembilan dari 22 seri musim 2026. Berikut tujuh besar klasemen setelah GP Inggris berdasarkan sejumlah laporan pascabalapan :
| Posisi | Pembalap | Tim | Poin |
|---|---|---|---|
| 1 | Kimi Antonelli | Mercedes | 179 |
| 2 | George Russell | Mercedes | 154 |
| 3 | Lewis Hamilton | Ferrari | 147 |
| 4 | Charles Leclerc | Ferrari | 108 |
| 5 | Lando Norris | McLaren | 97 |
| 6 | Oscar Piastri | McLaren | 82 |
| 7 | Max Verstappen | Red Bull | 76 |
Verstappen kini tertinggal 103 poin dari Antonelli . Dengan 13 balapan tersisa, mengejar ketertinggalan sebesar itu akan sangat sulit—terutama jika persoalan reliabilitas mendasar pada mobil Red Bull belum terselesaikan.
Kepala tim Red Bull, Laurent Mekies, menyampaikan permintaan maaf kepada Verstappen. Ia juga mengonfirmasi bahwa kecelakaan tersebut secara langsung disebabkan oleh kegagalan sayap belakang untuk kali kedua secara beruntun . Mekies mengakui adanya masalah yang berulang dan menyatakan bahwa tim sedang menyelidiki akar penyebabnya .
Laporan yang beredar menyebut Red Bull mempertimbangkan desain ulang atau penggantian mekanisme sayap belakang sebelum seri berikutnya. Menggunakan spesifikasi yang sama untuk akhir pekan ketiga dinilai membawa risiko keselamatan yang tidak dapat diterima setelah dua kegagalan di kecepatan tinggi .
Sumber BBC menyebut Mekies memprioritaskan perbaikan struktural pada sistem penggerak DRS atau mekanisme penutup sayap agar kegagalan serupa tidak terulang . Namun, belum jelas apakah solusi permanen akan siap untuk seri berikutnya di Belgia, atau Red Bull harus kembali memakai spesifikasi sayap yang lebih lama sebagai langkah sementara.
Mekies, yang mengambil alih Red Bull Racing setelah Christian Horner diberhentikan pada Juli 2025, dikenal menekankan latar belakang teknisnya sejak memimpin tim . Ia juga mengawasi upaya untuk memperkuat proses kerja dan membuat tim lebih responsif terhadap masukan pembalap .
Kini, kecepatan Red Bull dalam menemukan solusi akan menentukan dua hal sekaligus: apakah musim Verstappen masih bisa diselamatkan dan apakah tim mampu mencegah kegagalan berbahaya yang ketiga.