Sony mengumumkan pada 1 Juli 2026 bahwa produksi cakram fisik untuk semua game PlayStation baru akan dihentikan mulai Januari 2028 [3][4]. Hideo Kojima menyuarakan kembali peringatannya dari tahun 2021: data digital suatu hari bisa 'dipotong aksesnya' dan kita tidak akan memiliki apa pun [2][6][7].

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What did Hideo Kojima say about Sony's 2028 decision to end physical disc production for new Play. Article summary: On July 1, 2026, Sony announced via the PlayStation Blog that starting January 2028, it will permanently end physical disc production for all new PlayStation games, shifting exclusively to digital distribution through th. Topic tags: general, general web, user generated, news. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts w
Pada 1 Juli 2026, Sony mengumumkan melalui PlayStation Blog bahwa mulai Januari 2028, produksi cakram fisik untuk semua game PlayStation baru akan dihentikan secara permanen. Semua game selanjutnya hanya akan didistribusikan secara digital melalui PlayStation Store dan pengecer . Keputusan ini mengguncang dunia game—dan tidak ada respons yang lebih keras daripada reaksi Hideo Kojima.
Kojima, kreator Metal Gear Solid dan Death Stranding, tidak bermain kata-kata. Beberapa jam setelah pengumuman Sony, dia membagikan ulang pesan yang pertama kali dia tulis pada tahun 2021:
"Pada akhirnya, data digital pun tidak lagi bisa dimiliki oleh individu atas inisiatif mereka sendiri. Setiap kali ada perubahan besar atau kecelakaan di dunia, di suatu negara, di pemerintah, di sebuah ide, atau di tren, akses ke data itu tiba-tiba bisa terputus. Kita tidak akan memiliki apa pun milik kita sendiri."
Waktu unggahan ulang itu terasa sangat tajam. Banyak media menggambarkannya sebagai Kojima yang 'secara halus mengkritik' keputusan Sony .
Dia menyebutnya 'risiko besar'. Berbicara di festival film Il Cinema in Piazza di Roma pada 5 Juli 2026, Kojima ditanya langsung tentang langkah Sony. Dia mengungkapkan kesedihannya dan memperingatkan: "Kita tidak akan memiliki apa pun milik kita sendiri, ini adalah risiko besar." Dia mengatakan bahwa menempatkan kendali penuh akses game di tangan pemegang platform berbahaya bagi kreator dan penonton . Dia juga menggambarkan akhir dari cakram fisik sebagai 'langkah pertama' dan mengatakan bahwa game cloud (awan) bahkan lebih menakutkan baginya
.
Dia membeli game PS3 untuk melestarikannya. Kojima memberi tahu festival bahwa dia 'membeli banyak game PlayStation 3 agar tidak hilang,' menegaskan komitmen pribadinya terhadap preservasi .
Peringatan Kojima tahun 2021 tidak hanya tentang game—tetapi tentang semua media digital: film, buku, dan musik. Dia mengakhiri peringatan itu dengan: "Kita tidak akan bisa mengakses secara bebas film, buku, dan musik yang kita cintai. Saya akan menjadi seorang yang tidak memiliki apa-apa. Itulah yang saya takutkan. Ini bukan keserakahan."
Tenggat waktu 2028 dari Sony adalah langkah pertama dari produsen konsol besar menuju masa depan digital sepenuhnya. Apakah platform lain akan mengikuti, atau apakah reaksi balik dari konsumen akan memaksa pembatalan, masih harus dilihat. Namun seperti yang disampaikan Kojima, waktu untuk memikirkan kepemilikan adalah sebelum semuanya hilang.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Sony mengumumkan pada 1 Juli 2026 bahwa produksi cakram fisik untuk semua game PlayStation baru akan dihentikan mulai Januari 2028 [3][4].
Sony mengumumkan pada 1 Juli 2026 bahwa produksi cakram fisik untuk semua game PlayStation baru akan dihentikan mulai Januari 2028 [3][4]. Hideo Kojima menyuarakan kembali peringatannya dari tahun 2021: data digital suatu hari bisa 'dipotong aksesnya' dan kita tidak akan memiliki apa pun [2][6][7].
Langkah ini membunuh pasar game bekas, mengunci pemain ke ekosistem Sony, dan menimbulkan risiko besar bagi preservasi game [1][8][10].