Produksi Industri: Indeks Produksi Industri (IIP) naik 9,1% year-on-year dalam lima bulan pertama, didorong oleh sektor manufaktur dan pengolahan TE. IIP untuk semester penuh diperkirakan meningkat 10,8%, tertinggi sejak 2019 ND.
Investasi Asing Langsung: Sektor ini menonjol. Total FDI terdaftar mencapai USD 34,65 miliar di H1 2026, melonjak 61% year-on-year, seperti dikonfirmasi Badan Statistik Umum dan Badan Investasi Asing Kementerian Keuangan VVV. FDI yang direalisasikan mencapai level tertinggi dalam lima tahun untuk periode H1, mencapai USD 13,03 miliar (naik 11,2% YoY) VT. Sektor manufaktur dan pengolahan menjadi tujuan utama, menarik 61,9% dari total modal baru F.
Perdagangan: Total omset ekspor-impor mencapai USD 549,69 miliar di H1 2026, naik 27,1% year-on-year VVEV. Ekspor naik 21%, sementara impor melonjak 33,4% D. Pertumbuhan impor yang lebih cepat ini mengakibatkan defisit perdagangan barang sebesar USD 16,65 miliar, sebuah pembalikan yang tajam dari surplus perdagangan sebesar USD 7,95 miliar pada periode yang sama tahun 2025 TE. Wakil Menteri Keuangan Nguyen Duc Chi mengakui defisit yang semakin lebar ini sebagai hambatan utama R.
Catatan: Klaim mengenai kedatangan wisatawan rekor untuk H1 2026 tidak dapat diverifikasi dari sumber yang disediakan.
Peta jalan resmi pemerintah, yang diuraikan dalam Resolusi 168/NQ-CP yang dikeluarkan pada 27 Juni 2026, menetapkan target pertumbuhan PDB 11,9% untuk paruh kedua EE. Ini adalah laju yang diperlukan untuk mencapai target setahun Majelis Nasional setidaknya 10% TE. Resolusi tersebut juga mewajibkan kementerian untuk menyerahkan rencana penyesuaian pajak yang fleksibel dan percepatan realisasi investasi publik EA.
Target utama untuk kota-kota besar termasuk tingkat pertumbuhan 11% untuk Hanoi dan 10,2% untuk Kota Ho Chi Minh pada tahun 2026 VE. Komitmen politik terhadap pertumbuhan dua digit ini sangat dalam, telah ditetapkan sebagai prioritas utama untuk periode 2026–2030 oleh Kongres Partai Nasional ke-14 E.
Resolusi 168/NQ-CP secara spesifik menekankan percepatan realisasi investasi publik sebagai pengungkit utama untuk mendorong pertumbuhan H2 E. Sumber yang disediakan tidak memuat rincian spesifik mengenai arahan kebijakan transformasi digital untuk periode 2026.
Meskipun pemerintah terus mendorong, ada skeptisisme signifikan mengenai kelayakan target 10%.
Penilaian Ringkasan: Kinerja H1 (8,18%) kuat, tetapi secara signifikan di bawah laju 11,9% yang diperlukan di H2 untuk mencapai target setahun 10%. Kombinasi defisit perdagangan yang melebar, sensitivitas harga minyak, dan keterbatasan kapasitas struktural menghadirkan tantangan yang berat, menjadikan tujuan ambisius pemerintah sebagai subjek perdebatan sengit di kalangan analis.