Huawei memamerkan chip Kirin 2026 dengan arsitektur LogicFolding, mencapai kepadatan transitor 238 juta per mm² — naik 53,5% dari generasi sebelumnya tanpa mengubah ukuran proses. LogicFolding menumpuk lapisan sirkuit secara vertikal sehingga jarak sinyal tempuh jadi lebih pendek, mengurangi hambatan dan meningkatka...
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What production data did Huawei publish in the Version 2 Tau Scaling Law paper for the Kirin 2026. Article summary: Here are the key findings from Huawei's Version 2 Tau (τ) Scaling Law paper, presented by He Tingbo at IEEE ISCAS 2026 in Shanghai.. Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an
Di ajang IEEE International Symposium on Circuits and Systems (ISCAS) 2026 di Shanghai, Kepala Divisi Chip Huawei, He Tingbo, mempresentasikan Version 2 Tau (τ) Scaling Law dan merilis data produksi terbaru untuk prosesor Kirin 2026 GN. Kirin 2026 menjadi chip komersial pertama yang menggunakan arsitektur LogicFolding, teknik stacking 3D yang mampu memberikan lonjakan performa signifikan tanpa harus mengecilkan ukuran transitor atau menggunakan mesin litografi EUV (extreme ultraviolet) GH.
Huawei mengungkapkan bahwa dalam enam tahun terakhir, perusahaan telah mendesain dan memproduksi massal 381 chip berdasarkan Tau Scaling Law. Chip-chip ini digunakan di berbagai perangkat: ponsel pintar, akselerator AI, elektronik otomotif, hingga infrastruktur GNN. Beberapa data kunci untuk Kirin 2026 yang dipublikasikan meliputi:
LogicFolding adalah arsitektur chip 3D yang "melipat" sirkuit logika dari satu lapisan datar menjadi dua atau lebih lapisan aktif yang ditumpuk secara vertikal CN. Mekanisme utamanya bekerja melalui dua inovasi yang saling terkait:
Efek gabungan dari pendekatan ini secara langsung memperkecil konstanta waktu τ (penundaan propagasi sinyal) — target optimasi utama dari Tau Scaling Law — tanpa perlu mengecilkan geometri transitor GNE. He Tingbo menyatakan bahwa generasi sebelumnya butuh tiga tahun untuk menaikkan kepadatan dari 126 ke 155 MTr/mm², tetapi LogicFolding mampu melompat ke 238 MTr/mm² hanya dalam satu generasi TY.
Huawei berhasil mencapai 238 juta transitor per milimeter persegi (MTr/mm²) pada chip Kirin 2026 tanpa harus pindah ke node manufaktur yang lebih kecil TCC. Kepadatan ini sebanding dengan proses 3 nm milik TSMC dan node 18A milik Intel, tetapi dicapai di atas infrastruktur fabrikasi China yang ada, yang secara luas diyakini sebagai proses berbasis DUV kelas 7nm milik SMIC BHU.
| Metrik | Sebelum LogicFolding | Dengan LogicFolding | Peningkatan |
|---|---|---|---|
| Kepadatan transitor | 155 MTr/mm² | 238 MTr/mm² | +53,5–55% TCC |
| Efisiensi daya (P-core) | Baseline | +40–41% TPS | |
| Frekuensi clock puncak | ~2,7 GHz (est.) | ~3,1 GHz PSN | |
| Node proses | Tidak berubah | Tidak berubah | N/A |
Larangan ekspor AS menghalangi Huawei untuk membeli mesin litografi EUV buatan ASML, yang sangat penting untuk memola fitur transitor terkecil di bawah 7 nm. Strategi Huawei menerobos kendala ini melalui beberapa taktik yang saling terkait:
CEO NVIDIA, Jensen Huang, berkomentar bahwa Tau Scaling Law merupakan "sebuah terobosan," tetapi menambahkan bahwa hal itu "tidak menjadi ancaman bagi TSMC" N.
Huawei belum mempublikasikan data benchmark independen atau mengungkapkan foundry China spesifik mana (secara luas diyakini adalah SMIC) yang memproduksi Kirin 2026 CHY. Beberapa analis dan publikasi, termasuk The Register dan Tech Times, mencatat bahwa klaim ini harus disikapi dengan hati-hati sampai pengujian pihak ketiga mengonfirmasi performanya TCYY. Sampai verifikasi itu muncul, angka-angka yang dilaporkan masih merupakan klaim dari Huawei sendiri.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Huawei memamerkan chip Kirin 2026 dengan arsitektur LogicFolding, mencapai kepadatan transitor 238 juta per mm² — naik 53,5% dari generasi sebelumnya tanpa mengubah ukuran proses.
Huawei memamerkan chip Kirin 2026 dengan arsitektur LogicFolding, mencapai kepadatan transitor 238 juta per mm² — naik 53,5% dari generasi sebelumnya tanpa mengubah ukuran proses. LogicFolding menumpuk lapisan sirkuit secara vertikal sehingga jarak sinyal tempuh jadi lebih pendek, mengurangi hambatan dan meningkatkan efisiensi daya hingga 41%.
Teknologi ini menjadi strategi Huawei untuk tetap bersaing di tengah embargo AS yang melarang pengiriman mesin litografi EUV ke China.