Microsoft Edge kini secara native mendukung login dengan akun Google di Windows dan macOS. Buat para admin IT, ada kebijakan baru bernama 'NonMicrosoftAccountSignInEnabled' yang bisa dipakai untuk mengatur fitur ini.

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for ow did Microsoft Edge add Google account sign-in support, and what does this change mean for user. Article summary: ## How Microsoft Edge Added Google Account Sign-In. Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an illustrative visual, not as factual evidence.
Selama bertahun-tahun, masuk ke Microsoft Edge berarti satu hal: kamu harus pakai akun Microsoft. Tembok itu sekarang sudah runtuh. Dalam sebuah langkah besar, Microsoft resmi meluncurkan dukungan native untuk masuk dengan akun Google, memungkinkan pengguna di Windows dan macOS untuk menyinkronkan data browsing tanpa perlu repot-repot membuat akun Microsoft (MSA) .
Perubahan ini menghilangkan apa yang dianggap banyak orang sebagai hambatan terbesar bagi pengguna yang ingin beralih dari Chrome ke Edge. Berikut penjelasan lengkap cara kerja fitur ini, apa artinya bagi pengguna dan admin IT, serta alasan di balik keputusan Microsoft.
Fitur ini mulai digulirkan bersamaan dengan Edge Stable versi 150.0.4078.48, yang dirilis pada 2 Juli 2026. Sebelumnya, fitur ini sudah diuji coba terbatas di Edge Beta 150 sejak 11 Juni 2026 . Microsoft pertama kali mendaftarkan fitur ini di peta jalan (roadmap) Microsoft 365 dengan ID 565860 pada Juni 2026
.
Pengguna bisa masuk dengan akun Google dari dua tempat: menu profil (ikon di pojok kanan atas) atau layar masuk Edge yang muncul saat pertama kali menyiapkan browser . Opsi ini tersedia baik di Windows maupun macOS
.
Setelah berhasil masuk dengan akun Google, kamu bisa menyinkronkan data browsing yang sama seperti yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan akun Microsoft. Ini termasuk:
Microsoft menjelaskan bahwa ini adalah tambahan, bukan pengganti, untuk opsi masuk dengan akun Microsoft . Pengguna bisa memilih identitas mana pun yang mereka mau.
Microsoft menyebut ini sebagai "peluncuran fitur terkendali" (controlled feature rollout) . Tidak semua pengguna langsung melihat opsi ini — jika belum muncul, Microsoft menyarankan untuk mengeceknya lagi secara berkala
.
Sebelumnya, Edge memerlukan akun Microsoft (MSA) untuk membuat profil browser dan mengaktifkan sinkronisasi. Siapa pun yang hanya punya akun Google terpaksa harus membuat dan mengurus akun Microsoft hanya untuk menggunakan browser dengan normal . Kini, syarat itu sudah dihapus.
Buat jutaan orang yang mengandalkan akun Google sebagai identitas web mereka, beralih ke Edge jadi jauh lebih sederhana. Markah, riwayat, dan kata sandi dari Chrome bisa dibawa ke Edge tanpa harus repot mengelola akun Microsoft terpisah . Kamu cukup masuk dengan kredensial Google yang sudah ada.
Pengguna yang bekerja di lingkungan Google Workspace tetapi punya akun Microsoft di rumah — atau sebaliknya — kini memiliki alur masuk yang lebih terpadu. Akun Google yang sama yang dipakai untuk bekerja bisa berfungsi sebagai identitas utama browser .
Microsoft sudah menyediakan cara bagi organisasi untuk mengontrol fitur ini. Kebijakan baru bernama NonMicrosoftAccountSignInEnabled, yang tersedia melalui Group Policy dan MDM, memungkinkan departemen IT untuk:
Ini sangat relevan terutama di lingkungan campuran, di mana sebagian karyawan lebih banyak menggunakan Google Workspace sementara yang lain di Microsoft 365. Alih-alih memblokir total, admin bisa mengizinkan login non-Microsoft hanya di grup yang memang membutuhkannya .
Langkah ini menandai perubahan yang cukup mencolok dalam strategi browser Microsoft. Perusahaan ini secara eksplisit mengatakan di tahun 2020 bahwa mereka tidak punya rencana untuk menambahkan login Google ke Edge .
Penjelasan yang paling mungkin adalah demi meningkatkan adopsi. Dengan menghilangkan syarat wajib akun Microsoft, Edge menyingkirkan hambatan terbesar bagi pengguna Chrome untuk beralih . Microsoft selama ini agresif dalam upaya menaikkan pangsa pasar Edge yang berkisar di angka 5–6% di desktop. Hambatan saat login secara historis menjadi alasan utama pengguna bertahan di Chrome
.
Beberapa analis melihat ini sebagai bagian dari tren yang lebih luas: Microsoft secara bertahap mulai memisahkan layanan-layanannya dari kewajiban masuk dengan akun Microsoft. Pengamat telah berspekulasi bahwa pola ini pada akhirnya bisa meluas hingga ke Windows 11 .
Penting untuk dicatat apa yang tidak dilakukan oleh perubahan ini. Catatan rilis Microsoft menggambarkan login akun Google sebagai tambahan, bukan pengganti, dari login akun Microsoft . Tidak ada indikasi bahwa akun Microsoft dan Google akan bergabung, bahwa sinkronisasi lintas akun akan dimungkinkan, atau bahwa layanan Google akan terintegrasi secara default di Edge.
Microsoft Edge kini mendukung login dengan akun Google secara native, menyingkirkan hambatan terbesar bagi pengguna Chrome yang ingin beralih. Bagi pengguna, ini berarti lebih sedikit gesekan dan lebih sedikit akun yang harus dikelola. Bagi admin IT, ini memberikan fleksibilitas baru dengan kontrol berbasis kebijakan. Dan bagi Microsoft, ini menandai pergeseran strategis yang pragmatis — sebuah langkah yang mengutamakan pertumbuhan pengguna di atas penguncian akun .
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Microsoft Edge kini secara native mendukung login dengan akun Google di Windows dan macOS.
Microsoft Edge kini secara native mendukung login dengan akun Google di Windows dan macOS. Buat para admin IT, ada kebijakan baru bernama 'NonMicrosoftAccountSignInEnabled' yang bisa dipakai untuk mengatur fitur ini.
Langkah ini merupakan perubahan strategis besar dari Microsoft. Padahal, di tahun 2020 mereka bilang tidak punya rencana untuk menambahkan fitur login Google ke Edge [14].