Nomura menerbitkan laporan 119 halaman yang secara kontrarian membantah narasi 'puncak siklus semikonduktor' dan menyatakan siklus AI masih punya ruang besar untuk tumbuh. Laporan memproyeksikan pendapatan server AI akan tumbuh 78% pada 2026 dan 76% pada 2027, jauh di atas konsensus pasar.

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What is Nomura's 119-page report arguing against the "peak semiconductor" narrative, including it. Article summary: Here is a comprehensive, source-verified breakdown of Nomura's 119-page report and its position in the current market debate.. Topic tags: general, general web, user generated, news. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an
Pada akhir Juni 2026 — hanya beberapa hari sebelum pengumuman Meta memicu aksi jual besar-besaran saham semikonduktor global — Nomura menerbitkan laporan setebal 119 halaman yang sengaja mengambil sikap kontrarian: siklus semikonduktor belum mencapai puncaknya, dan siklus super yang didorong oleh AI masih memiliki ruang signifikan untuk tumbuh .
Laporan ini secara langsung membantah narasi "puncak semikonduktor" yang membebani harga saham chip, dengan argumen bahwa aksi jual salah memahami dinamika pasokan dan perilaku belanja perusahaan hyperscaler . Berikut isi sebenarnya, bukti yang mendukung klaimnya, dan bagaimana laporan ini cocok dalam perdebatan pasar.
Tesis utama Nomura adalah bahwa siklus investasi infrastruktur AI saat ini kemungkinan belum mencapai puncaknya . Firma tersebut menegaskan bahwa kendala pasokan dan tren belanja hyperscaler mengindikasikan potensi kenaikan lebih lanjut, bukan penurunan
. Ini bertentangan langsung dengan ketakutan pasar bahwa komitmen belanja modal (capex) yang besar sedang menuju kelebihan pasokan.
Argumen laporan bertumpu pada tiga pilar: kemacetan rantai pasok yang struktural, belanja hyperscaler yang "tak bisa berhenti", dan perkiraan pendapatan server AI yang jauh melampaui konsensus.
Nomura memperingatkan akan adanya pergeseran kritis di paruh kedua 2026. Meskipun ketersediaan GPU membaik, kemacetan akan berpindah ke komponen lain, menciptakan apa yang disebut firma tersebut sebagai "ketidakcocokan rantai pasok yang belum pernah terjadi sebelumnya" . Titik-titik kemacetan yang teridentifikasi meliputi:
Analisis Nomura menunjukkan bahwa kemacetan yang bergeser ini akan membatasi pasokan dan menciptakan ketegangan yang terus-menerus setidaknya hingga 2027, bahkan ketika produksi GPU terus berkembang .
Laporan tersebut mencakup proyeksi yang sangat bullish: pendapatan server AI akan tumbuh 78% year-over-year pada 2026 dan 76% pada 2027 . Angka-angka ini secara signifikan berada di atas konsensus pada saat publikasi. Sebagai konteks, IDC secara terpisah melaporkan bahwa pasar server global mencapai $122,6 miliar pada Q1 2026 saja, naik 30,4% year-over-year, yang didorong secara luar biasa oleh permintaan infrastruktur AI
.
Nomura berpendapat bahwa lima hyperscaler terbesar (Amazon, Alphabet, Microsoft, Meta, Oracle) tidak punya pilihan selain mempertahankan atau meningkatkan belanja modal. Pendorong utamanya meliputi:
Nomura mengeluarkan rating Beli dan menaikkan harga target untuk sembilan perusahaan teknologi AI Asia . Penerima manfaat yang terverifikasi meliputi:
Pada 1 Juli 2026, Bloomberg melaporkan bahwa Meta Platforms sedang membangun bisnis cloud ("Meta Compute") untuk menjual kelebihan kapasitas komputasi AI kepada pelanggan eksternal . Berita ini memicu reaksi pasar yang tajam:
Argumen balik Nomura — diterbitkan tepat sebelum berita Meta (30 Juni) dan diperkuat oleh laporannya yang lebih luas — adalah bahwa pasar salah membaca situasi . Secara spesifik:
Yuanta Securities Korea menggemakan pandangan ini, dengan menyatakan bahwa Meta Compute bukanlah sinyal mendadak pemotongan capex, melainkan strategi ekspansi infrastruktur AI yang sudah ada yang menjadi konkret .
Terverifikasi sebagai akurat. Klaim inti laporan — panjang 119 halaman, sikap anti-puncak-semikonduktor, peringatan kemacetan spesifik pada substrat/PCB/PMIC, perkiraan pertumbuhan server AI ~78% dan ~76%, tesis hyperscaler "tak bisa berhenti belanja", rating Beli pada TSMC, ASE, dan MediaTek, serta sanggahan terhadap aksi jual yang dipicu Meta Compute — semuanya didukung oleh berbagai sumber berkualitas tinggi termasuk materi Nomura sendiri , liputan berita keuangan
, data IDC
, dan media bisnis Korea
.
Catatan:
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Nomura menerbitkan laporan 119 halaman yang secara kontrarian membantah narasi 'puncak siklus semikonduktor' dan menyatakan siklus AI masih punya ruang besar untuk tumbuh.
Nomura menerbitkan laporan 119 halaman yang secara kontrarian membantah narasi 'puncak siklus semikonduktor' dan menyatakan siklus AI masih punya ruang besar untuk tumbuh. Laporan memproyeksikan pendapatan server AI akan tumbuh 78% pada 2026 dan 76% pada 2027, jauh di atas konsensus pasar.
Nomura memperingatkan 'ketidakcocokan rantai pasok yang belum pernah terjadi sebelumnya' di paruh kedua 2026, dengan kemacetan bergeser ke substrat, PCB, dan IC manajemen daya.