Neuralink mengumumkan keberhasilan operasi implan otak 'transdural' pertama pada manusia, di mana elektroda ditusukkan langsung menembus selaput pelindung otak (dura mater) tanpa perlu memotongnya. Robot bedah generasi terbaru R1 menggunakan jarum laser setipis rambut untuk memasukkan benang elektroda dalam waktu 1,...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for How did Neuralink achieve the first-ever threading of electrodes through the intact brain membran. Article summary: On July 1, 2026, Neuralink announced it had successfully performed its first transdural brain implant surgery in a human patient — inserting electrode threads straight through the intact dura mater without cutting or rem. Topic tags: general, government, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, ch
Pada 1 Juli 2026, Neuralink mengumumkan keberhasilan operasi implan otak pertama dengan teknik baru yang disebut 'transdural' pada seorang pasien manusia. Alih-alih memotong selaput pelindung otak (dura mater), mereka menusukkan benang elektroda langsung menembus selaput tersebut . Perusahaan menyebut ini sebagai prosedur 'pertama dari jenisnya' dalam uji klinis dan terobosan besar untuk keamanan serta skalabilitas operasi
.
Pendekatan sebelumnya harus memotong dura. Pada operasi sebelumnya—termasuk implan pertama pada Noland Arbaugh di Januari 2024—dokter bedah harus memotong sebagian kecil dari tengkorak dan dura untuk membuka permukaan otak sebelum memasukkan benang elektroda . Metode itu menambah kompleksitas dan risiko operasi.
Teknik transdural baru. Robot bedah R1 yang didesain ulang kini mendorong benang elektroda yang sangat tipis dan fleksibel langsung menembus dura mater ke dalam korteks, menjaga selaput pelindung tetap utuh . Robot ini menggunakan jarum potong laser yang lebih tipis dari rambut manusia, diproduksi di pabrik sendiri, sehingga pemasangan bisa standar dan berulang
.
Kemampuan robot. Robot R1 generasi terbaru dapat memasukkan benang dengan kecepatan satu kali setiap 1,5 detik, dengan kedalaman lebih dari 50 mm—cukup untuk menjangkau hampir semua area otak . Pada 7 Mei 2026, Neuralink mengumumkan bahwa robot kini bisa menempatkan elektroda di area otak yang relevan untuk penyakit Parkinson, epilepsi, dan depresi, tidak hanya di korteks motorik
.
Trauma otak berkurang. Menjaga dura tetap utuh menghilangkan kebutuhan untuk membobol penghalang pelindung utama otak, mengurangi risiko infeksi, peradangan, dan kebocoran cairan serebrospinal . Neuralink menyatakan ini berpotensi menjadi 'operasi yang lebih aman dan lebih dapat diulang'
.
Pemulihan lebih cepat. Prosedur minimal invasif yang tidak memotong dura diperkirakan dapat mempersingkat rawat inap dan mempercepat penyembuhan pasca operasi .
Mengatasi kegagalan sebelumnya. Pada implan pertama Neuralink, beberapa benang elektroda tertarik keluar dari otak beberapa minggu setelah operasi—kemungkinan karena dura yang dipotong dan tidak tertutup rapat memberikan tekanan yang tidak stabil pada benang . Menusuk melalui dura yang utuh bisa menstabilkan elektroda secara mekanis dan mencegah penarikan tersebut
.
Menuju produksi massal. Elon Musk menyatakan pada Desember 2025 bahwa Neuralink akan memulai 'produksi volume tinggi' perangkat BCI pada tahun 2026 dengan prosedur bedah yang hampir sepenuhnya otomatis, dan teknik transdural adalah kunci utamanya . Hingga Maret 2026, perusahaan telah memperluas uji klinis PRIME menjadi 7 penerima implan
.
Meluas melampaui pemulihan motorik. Dengan akses robot ke area otak mana pun, target Neuralink kini mencakup korteks bicara (memungkinkan komunikasi bagi pasien 'locked-in'), penyakit Parkinson, epilepsi, dan depresi yang resistan terhadap pengobatan .
Jalan menuju otomatisasi. Pemasangan transdural adalah langkah manual yang paling sulit—membuktikan bahwa robot dapat menusuk dura dengan presisi mikron menghilangkan hambatan besar menuju alur kerja bedah yang sepenuhnya otomatis .
Pengumuman pada 1 Juli 2026 dari Neuralink disampaikan melalui postingan LinkedIn dan laporan media, belum melalui jurnal ilmiah atau pengajuan ke FDA . Verifikasi independen terhadap data keamanan dan kemanjuran masih menunggu.
Melewati elektroda menembus dura sebenarnya bukan hal yang sepenuhnya baru dalam bedah saraf—elektroda dalam stereoelectroencephalography (sEEG) telah ditempatkan secara transdural selama puluhan tahun dengan tingkat komplikasi rendah . Terobosan yang diklaim Neuralink adalah kombinasi dari benang yang sangat halus dan fleksibel, jumlah saluran yang tinggi (hingga 3.072 elektroda), dan pemasangan robotik penuh menembus dura yang utuh
.
Data jangka panjang tentang stabilitas benang, respons imun, dan hasil fungsional dari prosedur transdural belum dipublikasikan.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Neuralink mengumumkan keberhasilan operasi implan otak 'transdural' pertama pada manusia, di mana elektroda ditusukkan langsung menembus selaput pelindung otak (dura mater) tanpa perlu memotongnya.
Neuralink mengumumkan keberhasilan operasi implan otak 'transdural' pertama pada manusia, di mana elektroda ditusukkan langsung menembus selaput pelindung otak (dura mater) tanpa perlu memotongnya. Robot bedah generasi terbaru R1 menggunakan jarum laser setipis rambut untuk memasukkan benang elektroda dalam waktu 1,5 detik per benang, dengan kedalaman hingga 50 mm—cukup untuk menjangkau hampir semua area otak.
Teknik ini berpotensi mengurangi risiko infeksi, mempercepat pemulihan pasien, dan menjadi kunci untuk memproduksi chip otak secara massal dengan prosedur bedah yang hampir sepenuhnya otomatis.