Volkswagen menghadapi tekanan besar akibat lemahnya permintaan kendaraan listrik, persaingan produsen China, dan tingginya biaya struktural. Penjualan 51% saham Everllence kepada Bain Capital dengan nilai sekitar €7,4 miliar telah dikonfirmasi.
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What is Volkswagen's current financial situation, and which of its prized brands (including Ducat. Article summary: ## Volkswagen's Current Financial Situation. Topic tags: general, news, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an illustrative visual, not as factual evidence.
Volkswagen Group sedang menghadapi salah satu periode paling berat dalam 89 tahun sejarahnya. Permintaan kendaraan listrik yang belum sesuai harapan, makin kuatnya persaingan dari produsen China, serta struktur biaya yang tinggi mendorong raksasa otomotif Jerman itu menjalankan restrukturisasi besar-besaran .
Namun, sejumlah angka dan kabar yang beredar—mulai dari 100.000 pemutusan hubungan kerja (PHK), penutupan empat pabrik, penjualan aset senilai €7,4 miliar, hingga kemungkinan dilepasnya Ducati dan Lamborghini—belum semuanya memiliki status yang sama.
Berikut pemisahan antara keputusan yang sudah dikonfirmasi, laporan media, dan spekulasi penasihat.
Langkah divestasi yang telah diumumkan secara resmi adalah penjualan saham mayoritas Volkswagen di Everllence, divisi mesin kelautan yang sebelumnya dikenal sebagai MAN Energy Solutions.
Everllence memiliki sekitar 16.000 karyawan dan membukukan pendapatan €4,9 miliar pada tahun fiskal terakhirnya . Kabar transaksi ini juga sempat mendorong kenaikan harga saham Volkswagen
.
Bagi Volkswagen, penjualan ini bukan berarti sepenuhnya keluar dari bisnis tersebut. Perusahaan tetap memiliki hampir separuh saham, tetapi memperoleh dana segar sekaligus mengurangi beban portofolionya ketika investasi untuk kendaraan listrik, baterai, perangkat lunak, dan teknologi berkendara terus dibutuhkan.
Sejumlah laporan media menyebut Volkswagen sedang mempertimbangkan pengurangan hingga 100.000 pekerjaan di seluruh dunia. Angka itu setara dengan sekitar 15% dari total tenaga kerja global yang berjumlah kurang lebih 657.000 orang .
Jika benar, rencana tersebut akan menggandakan target pengurangan sekitar 50.000 posisi yang sebelumnya diumumkan . Manager Magazin melaporkan pada 26 Juni 2026 bahwa CEO Oliver Blume dan CFO Arno Antlitz telah mempresentasikan rencana restrukturisasi kepada jajaran manajemen. Dewan pengawas dijadwalkan membahas proposal itu pada 9 Juli 2026
.
Laporan yang sama menyebut empat fasilitas di Jerman sebagai kandidat penutupan:
Keempat lokasi tersebut mempekerjakan lebih dari 45.000 orang secara gabungan .
Informasi PHK dan penutupan pabrik berasal dari media yang mengutip sumber internal anonim. Volkswagen belum mengonfirmasi rencana tersebut secara resmi. Selain itu, pada Desember 2024, Volkswagen dan serikat pekerja IG Metall telah mencapai kesepakatan untuk mencegah penutupan pabrik di Jerman .
Jika disetujui, rencana baru yang lebih besar itu akan mengubah atau menggantikan kesepakatan sebelumnya . Dewan pekerja Volkswagen dan IG Metall juga telah menyatakan akan menentangnya apabila benar-benar diajukan
.
Dengan demikian, frasa yang paling tepat saat ini adalah “hingga 100.000 pekerjaan dilaporkan berisiko”, bukan “Volkswagen telah memecat 100.000 pekerja”.
Surat kabar Jerman Bild melaporkan pada 28 Juni 2026 bahwa Volkswagen berencana mengakhiri kerja sama Automated Driving Alliance (ADA) dengan pemasok otomotif Bosch .
Kemitraan tersebut dimulai pada Januari 2022 melalui unit perangkat lunak Volkswagen, Cariad, untuk mengembangkan perangkat lunak bantuan pengemudi dan teknologi mengemudi otomatis bagi berbagai merek Volkswagen . Sekitar €1,5 miliar disebut telah diinvestasikan dalam proyek itu
.
Menurut laporan yang mengutip sumber internal, teknologi tersebut belum memenuhi ekspektasi dan dinilai kurang kompetitif, terutama untuk kemampuan Level 2++, yaitu fitur mengemudi tanpa tangan pada kondisi tertentu di area perkotaan .
Bosch dan Cariad mengeluarkan pernyataan bersama bahwa mereka tidak mengomentari rumor pasar . Karena itu, kemungkinan berakhirnya kerja sama tersebut masih berstatus dilaporkan, bukan keputusan yang dikonfirmasi Volkswagen.
Jika benar terjadi, penghentian ADA akan menjadi salah satu dampak paling terlihat dari program efisiensi Volkswagen. Perusahaan berpotensi harus mengakhiri proyek pengembangan yang telah menyerap investasi sekitar €1,5 miliar .
Ducati dan Lamborghini menjadi dua nama paling menarik dalam spekulasi restrukturisasi Volkswagen. Keduanya disebut oleh sejumlah laporan sebagai aset premium yang mungkin dijual untuk membantu membiayai transformasi perusahaan .
Menurut Financial Times, bankir investasi mendorong Volkswagen mempertimbangkan penjualan kedua merek tersebut setelah transaksi Everllence. Alasannya, biaya restrukturisasi dapat dengan cepat menghabiskan dana yang diperoleh dari divestasi tersebut .
Carscoops kemudian melaporkan pada 1 Juli 2026 bahwa tekanan keuangan membuat skenario penjualan tampak “semakin realistis”. Ducati dan Lamborghini kemungkinan akan menarik minat besar dari investor apabila benar-benar ditawarkan . Meski demikian, sebagian analis menilai Volkswagen tidak mungkin menjual merek premium yang menguntungkan itu hanya karena tekanan jangka pendek
.
Poin pentingnya: Volkswagen belum mengonfirmasi rencana penjualan Ducati atau Lamborghini. Perusahaan bahkan pernah menyangkal rumor serupa sebelumnya. Pada 2019, Volkswagen menyatakan tidak memiliki rencana menjual atau mencatatkan Lamborghini di bursa . Pada 2020, masa depan Lamborghini dan Ducati memang pernah dievaluasi sebagai bagian dari strategi bisnis, tetapi hal itu bukan pengumuman penjualan
.
Jadi, kabar tentang Ducati dan Lamborghini saat ini masih merupakan spekulasi media serta rekomendasi penasihat yang dikutip dari sumber anonim—bukan keputusan final dewan direksi.
Volkswagen juga disebut mengeksplorasi investasi eksternal untuk beberapa unit, termasuk divisi baterai PowerCo, unit ADMT, dan merek kendaraan listrik pikap Scout.
Namun, sumber yang tersedia belum memberikan bukti terbaru yang cukup untuk memastikan status pembicaraan tersebut pada pertengahan 2026. Financial Times sebelumnya pernah melaporkan kemungkinan masuknya investor eksternal ke PowerCo, tetapi informasi terkini mengenai ADMT dan Scout belum terverifikasi secara memadai.
Karena itu, ketiga isu tersebut sebaiknya diperlakukan sebagai area yang masih membutuhkan verifikasi lebih lanjut, bukan bagian dari transaksi yang telah disepakati.
Narasi tentang “krisis” Volkswagen perlu dibaca bersama laporan keuangan terbarunya. Data yang tersedia menunjukkan kombinasi antara tekanan margin dan beberapa kemajuan dalam penghematan biaya.
Volkswagen menyatakan telah mengurangi biaya overhead hampir €1 miliar dan mencatat arus kas bersih €2 miliar pada kuartal I 2026 . Namun, kinerja kelompok merek “Progressive”—yang mencakup Audi, Bentley, Lamborghini, dan Ducati—mengalami penurunan laba operasi 13,6% pada tahun fiskal 2025 akibat tingginya biaya pengembangan kendaraan listrik dan restrukturisasi internal Audi
.
Perusahaan menargetkan penurunan biaya sebesar 20% pada 2028 . Tantangan utamanya adalah menjaga investasi untuk perubahan teknologi sambil memperbaiki margin dan menyederhanakan struktur bisnis.
Sejauh informasi yang tersedia, penjualan 51% saham Everllence kepada Bain Capital dengan nilai sekitar €7,4 miliar merupakan satu-satunya divestasi yang telah dikonfirmasi penuh .
Sementara itu:
Pertemuan dewan pengawas pada 9 Juli 2026 menjadi tanggal penting untuk melihat apakah rencana PHK dan penutupan pabrik akan berubah menjadi keputusan resmi . Sampai ada pengumuman tersebut, kabar tentang “penjualan merek ikonik” dan “PHK 100.000 orang” sebaiknya dipahami sebagai kemungkinan dalam restrukturisasi, bukan fakta final.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Volkswagen menghadapi tekanan besar akibat lemahnya permintaan kendaraan listrik, persaingan produsen China, dan tingginya biaya struktural.
Volkswagen menghadapi tekanan besar akibat lemahnya permintaan kendaraan listrik, persaingan produsen China, dan tingginya biaya struktural. Penjualan 51% saham Everllence kepada Bain Capital dengan nilai sekitar €7,4 miliar telah dikonfirmasi.
Ducati dan Lamborghini disebut sebut didorong penasihat keuangan untuk dijual, tetapi Volkswagen belum mengonfirmasi adanya keputusan tersebut.