Pada tanggal 24 Juni 2026, SuperPlane mengumumkan perolehan pendanaan pre-seed sebesar $2,6 juta (€2,28 juta) untuk membangun control plane open-source yang mengedepankan kecerdasan buatan (AI-first) bagi workflow infrastruktur produksi . Putaran ini dipimpin oleh Credo Ventures dengan partisipasi dari First Momentum Ventures dan sekelompok angel investor
.
SuperPlane mengumpulkan dana $2,6 juta (€2,28 juta) dalam putaran pre-seed yang diumumkan pada 24 Juni 2026 . Investor yang terlibat antara lain:
SuperPlane adalah control plane open-source (lisensi Apache 2.0) dan mengedepankan AI untuk workflow infrastruktur produksi . Platform ini berada di atas tumpukan perangkat yang sudah ada dan menyediakan lingkungan tunggal di mana para engineer dan agen AI dapat secara kolaboratif merancang, menjalankan, dan mengawasi workflow operasional berbasis event
.
Platform ini terhubung ke 400+ komponen dan integrasi workflow di seluruh perangkat yang sudah digunakan tim engineering . Integrasi mencakup GitHub, Jira, AWS, GCP, Azure, Elastic, Perplexity, Oracle Cloud, DigitalOcean, Grafana, Render, Claude (agen terkelola Anthropic), Dash0, SendGrid, SSH, dan masih banyak lagi
. Fitur-fitur yang tersedia antara lain runner JavaScript dan Python, perancang workflow berbasis kanvas, CLI, RBAC, mesin eksekusi yang tahan lama, serta workflow run yang memiliki versi dan dapat diaudit
.
AI telah mengubah cara kode ditulis, tetapi lapisan operasional — seperti deployment, perubahan infrastruktur, respons insiden, dan workflow lintas fungsi — masih terfragmentasi, manual, dan hanya dikuasai oleh segelintir senior engineer . Kecepatan penulisan kode yang lebih tinggi berkat AI justru menciptakan hambatan (bottleneck) yang lebih besar di sisi operasional
. SuperPlane membuat lapisan operasional itu menjadi terprogram, dengan menambahkan pagar pengaman (guardrails), kebijakan, dan kemampuan audit sehingga tim dapat menyerap kecepatan kode yang dihasilkan AI dengan aman
.
Dana yang terkumpul akan digunakan untuk:
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
SuperPlane, startup yang berbasis di Serbia dan San Francisco, mengumumkan pendanaan pre seed senilai $2,6 juta (sekitar Rp42 miliar) pada 24 Juni 2026.
SuperPlane, startup yang berbasis di Serbia dan San Francisco, mengumumkan pendanaan pre seed senilai $2,6 juta (sekitar Rp42 miliar) pada 24 Juni 2026. Pendanaan dipimpin oleh Credo Ventures dengan partisipasi dari First Momentum Ventures dan sejumlah angel investor, termasuk Stanislas Polu (CEO Dust), Mirko Novakovic (CEO Dash0), dan Tomas Kratky (Founder Manta).
Produk utamanya adalah control plane open source (lisensi Apache 2.0) yang memungkinkan agen AI dan tim engineering merancang, menjalankan, dan mengawasi workflow operasional berbasis event di infrastruktur produksi.