Angka 550.000 Bitcoin yang sempat ramai diperbincangkan ternyata tidak akurat. Pada 20–21 April 2026, sekitar 236.000 BTC berpindah ke alamat deposit Binance (106.000 BTC) dan OKX (130.000 BTC) — volume yang belum per...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What caused over 550,000 Bitcoin (worth roughly $33 billion) to flood Binance and OKX deposit add. Article summary: Here is the fact-checked breakdown of each component in your question, with sourced citations.. Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an illustrative visual, not as factual
Gelombang besar Bitcoin mengalir ke alamat deposit bursa pada pertengahan 2026, memicu alarm akan aksi jual besar-besaran. Namun, angka sebenarnya, penyebab, dan konteksnya lebih penting dari sekadar judul berita. Berikut adalah uraian berdasarkan fakta tentang apa yang terjadi, artinya, dan posisi pasar saat ini.
Pada 20–21 April 2026, analis on-chain Darkfost melacak sekitar 106.000 BTC yang dipindahkan ke alamat deposit Binance dan ~130.000 BTC yang dikirim ke OKX dalam satu hari — volume yang "tidak terlihat sejak akhir pasar bearish sebelumnya" . Jumlah ini jauh di atas rata-rata tahunan, yang berada di kisaran 44.000 BTC untuk Binance dan 74.000 BTC untuk OKX
. Pergerakan ini mewakili ~2,4 kali lipat rata-rata harian di Binance saja
.
Angka 550.000 tidak tepat. Angka 550.000 Bitcoin (senilai sekitar US$33 miliar pada saat itu) tidak sesuai dengan satu pun peristiwa on-chain yang dilaporkan. Valuasi US$33 miliar membutuhkan harga Bitcoin mendekati US$140.000, sementara harga selama periode pelaporan lebih dekat ke US$74.000–US$85.000, membuat 236.000 BTC bernilai kira-kira US$17–20 miliar.
Tidak ada penjual bernama yang teridentifikasi. Para analis menandai pergerakan ini sebagai posisi whale atau institusional — bisa jadi penyeimbangan ulang kustodian, penyelesaian perdagangan over-the-counter, atau persiapan untuk menjual — tetapi tidak ada "siapa" atau "mengapa" yang pasti yang dikonfirmasi .
Permintaan Bitcoin telah memasuki salah satu zona kontraksi paling ekstrem sejak 2019. Menurut analis CryptoQuant, MorenoDV, pertumbuhan permintaan gabungan 30 hari untuk spot dan perpetual futures turun menjadi sekitar -650.000 BTC pada awal Juni 2026, sebuah ambang yang hanya terjadi tiga kali sejak 2019 . Sebelumnya, kejadian ini mendahului jatuhnya pasar akibat COVID pada awal 2020 dan pasar bearish 2022
.
Ini bukan hanya fenomena derivatif. Kontraksi simultan dalam permintaan spot dan futures berarti pembelian institusional dan eksposur leverage ditarik secara bersamaan, meninggalkan Bitcoin dengan sedikit pembeli marjinal . Metrik terpisah dari Capriole Investments — "Apparent Demand" — menunjukkan kontraksi serupa mendekati level terendah pasar bearish
.
ETF spot Bitcoin AS mencatat arus keluar bersih US$3,4 miliar selama satu pekan di awal Juni 2026, penarikan mingguan terbesar sejak produk diluncurkan pada Januari 2024 . Rangkaian arus keluar yang lebih luas berlangsung selama 13 hari perdagangan berturut-turut (15 Mei–3 Juni), menarik total kumulatif US$4,4 miliar dari dana tersebut
.
IBIT milik BlackRock, ETF Bitcoin terbesar di dunia, menyumbang sebagian besar kerusakan. Pada awal Juni, IBIT kehilangan US$1,34 miliar dalam sepekan, minggu terburuknya yang pernah tercatat . Pekan berikutnya (22–26 Juni), IBIT kehilangan US$1,30 miliar, mewakili sekitar 73% dari total arus keluar ETF mingguan
.
Pada 16 Juni, arus keluar ETF kumulatif sejak pertengahan Mei telah melampaui US$5,7 miliar .
Bitcoin jatuh menembus level support US$65.000 pada akhir Mei/awal Juni 2026 — penembusan pertama di bawah level tersebut sejak akhir 2024 — dan kemudian menguji ulang zona US$60.000 . Ketika Bitcoin turun di bawah US$65.000, likuidasi paksa di berbagai bursa melampaui US$800 juta dalam 24 jam, konsisten dengan kaskade tajam yang digambarkan di berbagai media kripto yang meliput kejatuhan ini.
Pada 15 Juni, BTC telah memantul kembali ke kisaran US$65.000–US$66.000 setelah berita tentang kerangka perdamaian AS-Iran meningkatkan selera risiko, meskipun masih sekitar 48% di bawah harga tertinggi sepanjang masa di Oktober 2025 sebesar US$126.198 .
Indeks Fear & Greed dari Alternative.me berada di angka 18 (Ketakutan Ekstrem) pada 28 Juni 2026, turun dari 15 pada hari sebelumnya . CoinStats menunjukkan 15 pada 29 Juni
. Indeks ini telah terjebak di wilayah "Ketakutan Ekstrem" (di bawah 24) selama berminggu-minggu
. Angka tepat 16 dilaporkan selama episode sebelumnya di awal 2025 dan akhir 2025, tetapi bukan sebagai angka pasti saat ini
.
Pembacaan Ketakutan Ekstrem secara historis merupakan sinyal beli kontrarian, tetapi dapat bertahan untuk waktu yang lama selama fase bearish .
236.000 BTC yang berada di alamat deposit bursa mewakili potensi pasokan sisi jual yang sangat besar, tetapi belum sepenuhnya didistribusikan sebagai order jual. Jika koin-koin itu hanya dipindahkan untuk penyeimbangan ulang kustodian, penyelesaian OTC, atau manajemen agunan, tekanan jual mungkin tidak akan terwujud. Jika dipersiapkan untuk penjualan pasar, Bitcoin bisa menghadapi ujian berat di level US$60.000, dan tembus di bawahnya dapat membuka jalan menuju US$55.000 (zona support utama berikutnya).
Perlambatan arus keluar ETF dan pemantulan ke US$65.000–US$66.000 karena berita geopolitik menunjukkan adanya stabilisasi, tetapi permintaan tetap di level terendah dalam beberapa tahun, membuat pasar berada dalam keseimbangan yang rapuh .
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Angka 550.000 Bitcoin yang sempat ramai diperbincangkan ternyata tidak akurat. Pada 20–21 April 2026, sekitar 236.000 BTC berpindah ke alamat deposit Binance (106.000 BTC) dan OKX (130.000 BTC) — volume yang belum per...
Angka 550.000 Bitcoin yang sempat ramai diperbincangkan ternyata tidak akurat. Pada 20–21 April 2026, sekitar 236.000 BTC berpindah ke alamat deposit Binance (106.000 BTC) dan OKX (130.000 BTC) — volume yang belum per... Rekor arus keluar ETF spot Bitcoin AS senilai US$3,4 miliar dalam sepekan (terbesar sejak peluncuran), kontraksi permintaan hingga 650.000 BTC (ambang yang hanya terjadi tiga kali sejak 2019), dan Indeks Fear & Greed...