Sejumlah media kamera melaporkan dua pengumuman Sony yang terpisah pada Juli 2026: RX10 V pada awal bulan dan FX5 pada akhir Juli [3][4][7]. FX5 dikabarkan membawa sensor global shutter, perekaman open gate 5K dalam rasio 3:2, serta desain bergaya kamera sinema Venice [1][2][5].
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What are the key details about Sony's confirmed July 2026 announcements for the FX5 cinema camera. Article summary: Based on multiple recent reports from credible camera-news outlets, here are the key confirmed and rumored details about Sony's two July 2026 camera announcements.. Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbna
Sony dikabarkan sedang menyiapkan dua kamera baru untuk diumumkan pada Juli 2026. Menurut beberapa laporan dari media berita kamera dan sumber rumor industri, RX10 V akan diperkenalkan pada awal Juli, sedangkan kamera sinema FX5 menyusul pada akhir bulan .
Namun, penting dicatat sejak awal: Sony belum mengumumkan kedua kamera ini secara resmi. Informasi berikut masih berasal dari laporan pra-peluncuran, terutama dari Sony Alpha Rumors (SAR), yang kemudian dikutip atau diperkuat oleh sejumlah outlet kamera.
FX5 disebut sebagai kamera sinema kompak baru yang posisinya berada di antara Sony FX3 dan FX6. Rumor mengenai desainnya menggambarkan kamera ini sebagai semacam “mini Venice”, dengan pengaruh dari lini kamera sinema kelas atas Sony, termasuk Venice dan Burano . Nama kode internal proyek ini juga dilaporkan sebagai “Murano” .
Bocoran paling menarik adalah penggunaan sensor global shutter baru. Berbeda dari rolling shutter yang membaca sensor secara bertahap dan dapat membuat objek bergerak tampak miring atau terdistorsi, global shutter membaca seluruh area sensor secara serentak. Sensor FX5 bahkan dikabarkan lebih baik daripada sensor global shutter pada Sony A9 III .
Jika benar, fitur ini dapat menjadi keunggulan penting bagi pengambilan gambar dengan gerakan cepat, kamera yang banyak bergerak, atau subjek yang melintas dengan cepat di dalam frame.
FX5 juga disebut akan mendukung perekaman open gate 5K dalam rasio 3:2 . Mode open gate menggunakan area sensor yang lebih luas, sehingga materi video dapat lebih fleksibel saat dipotong ulang untuk berbagai format—misalnya lanskap, vertikal, atau kebutuhan produksi sinema.
Kehadiran fitur ini akan menjadi perubahan besar bagi kamera sinema Sony yang berukuran lebih kecil. Selama ini, Sony dikenal lebih berhati-hati dalam menghadirkan open gate pada bodi kamera sinema kompaknya .
Dari sisi desain, FX5 diperkirakan mengusung tata letak kontrol yang lebih berorientasi pada produksi sinema. Bodinya disebut memadukan elemen Sony FX6 dan Burano, dengan kontrol bergaya Venice serta rancangan modular .
Kamera ini juga dikabarkan tetap menggunakan Sony E-mount, sehingga dapat memanfaatkan ekosistem lensa E-mount Sony .
Belum ada harga resmi. Namun, spekulasi dari sejumlah komentator menempatkan FX5 di kisaran 4.000 hingga 5.500 dolar AS, dengan perkiraan paling umum mendekati 5.000 dolar AS . Angka tersebut menempatkannya cukup jelas di atas FX3 dan di bawah kamera sinema Sony yang lebih besar.
Jika rumor ini terbukti, RX10 V akan menjadi pembaruan pertama seri RX10 dalam hampir sembilan tahun. Sony RX10 IV sendiri dirilis pada 2017 .
RX10 IV dikenal sebagai kamera bridge—kamera dengan bentuk dan kendali yang menyerupai kamera lensa lepas-pasang, tetapi menggunakan lensa bawaan—dengan kemampuan superzoom dalam satu paket. Tingginya permintaan bahkan dilaporkan membuat RX10 IV masih dijual sekitar 3.295 dolar AS, jauh di atas harga peluncurannya .
Sertifikasi regulasi yang ditemukan untuk kamera Sony baru mengklasifikasikannya sebagai “digital camera”, bukan “interchangeable lens digital camera” atau kamera digital dengan lensa yang dapat diganti. Hal ini mengarah pada dugaan bahwa perangkat tersebut merupakan kamera berlensa tetap .
Karena itu, kamera tersebut banyak diperkirakan sebagai RX10 V, bukan penerus lini Alpha dengan dudukan lensa yang dapat diganti.
Salah satu dugaan utama adalah Sony akan mempertahankan lensa zoom Zeiss bawaan dengan rentang setara 24–600 mm dan bukaan f/2.4–4, yang menjadi ciri khas RX10 IV .
Konfigurasi seperti ini memungkinkan pengguna berpindah dari sudut lebar ke telefoto jauh tanpa membawa atau mengganti lensa. Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi bahwa spesifikasi lensa tersebut akan dipertahankan pada RX10 V.
RX10 V juga dirumorkan memperoleh peningkatan pada sistem autofokus, khususnya deteksi dan pelacakan subjek berbasis AI . Detail seperti jenis subjek yang dapat dikenali, kecepatan pelacakan, dan kemampuan videonya belum dijelaskan secara spesifik dalam laporan yang tersedia.
Harga RX10 V juga belum diketahui karena Sony belum mengumumkan kamera tersebut secara resmi .
Poin yang paling konsisten dari laporan terbaru adalah dugaan bahwa Sony tidak akan memperkenalkan kedua kamera dalam satu pengumuman. RX10 V disebut hadir pada awal Juli 2026, sedangkan FX5 dijadwalkan pada akhir Juli 2026 .
Pemisahan waktu ini membuat keduanya menyasar pengguna yang berbeda. RX10 V ditujukan bagi pencari kamera serbaguna dengan jangkauan zoom panjang, sedangkan FX5 diproyeksikan untuk pembuat film dan videografer yang membutuhkan fitur produksi sinema dalam bodi yang lebih ringkas.
Walaupun laporan tersebut disebut telah dikonfirmasi oleh sumber industri dan dikutip oleh beberapa media kamera, Sony belum mengonfirmasi nama produk, tanggal pengumuman, spesifikasi, harga, atau ketersediaan FX5 dan RX10 V.
Dengan demikian, sensor global shutter, open gate 5K, kontrol bergaya Venice, lensa 24–600 mm, serta autofokus berbasis AI sebaiknya diperlakukan sebagai informasi yang sangat mungkin, tetapi tetap dapat berubah sebelum pengumuman resmi.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Sejumlah media kamera melaporkan dua pengumuman Sony yang terpisah pada Juli 2026: RX10 V pada awal bulan dan FX5 pada akhir Juli [3][4][7].
Sejumlah media kamera melaporkan dua pengumuman Sony yang terpisah pada Juli 2026: RX10 V pada awal bulan dan FX5 pada akhir Juli [3][4][7]. FX5 dikabarkan membawa sensor global shutter, perekaman open gate 5K dalam rasio 3:2, serta desain bergaya kamera sinema Venice [1][2][5].
RX10 V disebut sebagai penerus RX10 IV setelah jeda hampir sembilan tahun, dengan desain lensa tetap dan kemungkinan peningkatan autofokus berbasis AI [3][6][20][21].