Ferrari jatuh dari start baris depan (P2 Leclerc, P3 Hamilton) menjadi P5 dan P8 di GP Austria 2026. Lewis Hamilton menyebut ini 'reality check': mobil 'nggak cocok dengan ban mana pun' dan degradasi 'seperti tahun 2021'.

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What caused Ferrari's dramatic slump from qualifying second and third to finishing fifth and eigh. Article summary: Here is the evidence-based summary for the 2026 Austrian Grand Prix.. Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an illustrative visual, not as factual evidence.
Charles Leclerc start P2 dan Lewis Hamilton P3 di Grand Prix Austria 2026, hanya terpisah dari George Russell (Mercedes) yang merebut posisi terdepan . Sepertinya Ferrari akhirnya bisa mengejar ketertinggalan. Tapi di cuaca Spielberg yang terik—dengan suhu lintasan mencapai 55°C
—kedua Ferrari langsung terpuruk. Hamilton finis P5 dan Leclerc P8, hasil terburuk di antara empat tim teratas dan satu-satunya pembalap yang dipaksa menjalani strategi tiga kali pit stop
. George Russell menang dengan selisih 1,6 detik di depan Max Verstappen, sementara pemimpin klasemen Kimi Antonelli finis ketiga untuk Mercedes
.
Lewis Hamilton menyebutnya "sebuah reality check" bagi Ferrari . Kutipan kuncinya:
Hamilton juga menyoroti tenaga yang kurang di lintasan lurus dan performa ban yang buruk sebagai penyebab utamanya . Strategi tiga pit stop terpaksa diambil karena panas dan degradasi, tapi dia akui itu "nggak pernah benar-benar berhasil"
.
Charles Leclerc bahkan lebih blak-blakan:
Fred Vasseur — berbicara setelah kualifikasi — optimis hati-hati, bilang Ferrari akan "mengambil sisi positif" dari P2 Leclerc dan P3 Hamilton meski Russell merebut pole . Usai balapan, Vasseur membela pilihan strategi, mengakui kekurangan kecepatan: "Laju Mercedes lebih baik dari kami"
. Dia menunjuk pada degradasi ekstrem yang memaksa Ferrari melakukan tiga pit stop sementara rival bisa dengan nyaman hanya dua kali
. Vasseur bilang "tak ada penyesalan" soal strategi mengingat masalah fundamental mobil
.
Ferrari memperkenalkan upgrade mesin ADUO (Additional Development and Upgrade Opportunities) perdananya di Austria, menggunakan data FIA yang menunjukkan unit dayanya lebih dari 2% di belakang tolok ukur . Ferrari berkomitmen pada "konsep mesin yang lebih panas" — menjalankan suhu masuk intercooler yang lebih tinggi (diperkirakan 110–115°C) untuk meningkatkan efisiensi pembakaran, yang diklaim menghasilkan sekitar 7 tenaga kuda tambahan
.
Tapi upgrade ini jadi bumerang di cuaca panas:
Hasil akhir: Ferrari dari start baris depan di kualifikasi menjadi tim paling lambat di antara empat besar saat balapan, membuat Hamilton turun dari posisi 2 ke 3 di klasemen pembalap dan meninggalkan kedua pembalapnya mencari jawaban seminggu sebelum Grand Prix Inggris.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Ferrari jatuh dari start baris depan (P2 Leclerc, P3 Hamilton) menjadi P5 dan P8 di GP Austria 2026.
Ferrari jatuh dari start baris depan (P2 Leclerc, P3 Hamilton) menjadi P5 dan P8 di GP Austria 2026. Lewis Hamilton menyebut ini 'reality check': mobil 'nggak cocok dengan ban mana pun' dan degradasi 'seperti tahun 2021'.
Upgrade mesin ADUO anyar Ferrari (diklaim +7 hp) jadi bumerang. Konsep mesin 'lebih panas' malah memicu overheating dan paksa mesin mengurangi tenaga.