Format baru ini membuat turnamen memiliki total 104 pertandingan . Tim yang nantinya menjadi juara juga harus melewati satu laga fase gugur tambahan dibandingkan format Piala Dunia sebelumnya.
Babak 32 besar dijadwalkan berlangsung pada 28 Juni hingga 3 Juli 2026. Sebanyak 16 pertandingan akan digelar di berbagai stadion di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko .
Berikut daftar pertandingan dan jalur bracket yang dilaporkan:
| Laga | Tanggal | Pertandingan | Stadion dan kota |
|---|---|---|---|
| 73 | 28 Juni | Afrika Selatan vs Kanada | SoFi Stadium, Inglewood/Los Angeles |
| 74 | 29 Juni | Jerman vs Paraguay | Gillette Stadium, Foxborough/Boston |
| 75 | 29 Juni | Belanda vs Maroko | Estadio BBVA, Guadalupe/Monterrey |
| 76 | 29 Juni | Brasil vs Jepang | NRG Stadium, Houston |
| 77 | 30 Juni | Prancis vs Swedia | MetLife Stadium/New York New Jersey Stadium, East Rutherford |
| 78 | 30 Juni | Pantai Gading vs Norwegia | AT&T Stadium, Arlington/Dallas |
| 79 | 30 Juni | Meksiko vs Ekuador | Estadio Azteca, Mexico City |
| 80 | 30 Juni | Inggris vs RD Kongo | Levi’s Stadium, Santa Clara |
| 81 | 1 Juli | Belgia vs Senegal | Mercedes-Benz Stadium, Atlanta |
| 82 | 1 Juli | Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina | Lumen Field, Seattle |
| 83 | 2 Juli | Spanyol vs Austria | BC Place, Vancouver |
| 84 | 2 Juli | Portugal vs Kroasia | GEHA Field, Kansas City |
| 85 | 2 Juli | Argentina vs Korea Selatan | Hard Rock Stadium, Miami |
| 86 | 3 Juli | Italia vs Swiss | Mercedes-Benz Stadium, Atlanta |
| 87 | 3 Juli | Kolombia vs Arab Saudi | Levi’s Stadium, Santa Clara |
| 88 | 3 Juli | Uruguay vs Ghana | Estadio BBVA, Guadalupe/Monterrey |
Sebagian rincian bracket tersebut masih disebut sebagai proyeksi atau susunan berdasarkan jalur lolos. Karena itu, penempatan venue dan pasangan pertandingan dapat bergantung pada posisi akhir tim serta konfirmasi bracket resmi .
Setelah babak 32 besar, fase gugur berlanjut ke babak 16 besar mulai 4 Juli. Perjalanan menuju final kemudian diteruskan melalui perempat final, semifinal, dan perebutan tempat ketiga, sebelum pertandingan puncak pada 19 Juli 2026 .
MetLife Stadium di East Rutherford, New Jersey, akan memakai nama resmi New York New Jersey Stadium selama Piala Dunia 2026. Stadion tersebut dijadwalkan menjadi lokasi final pada 19 Juli, selain menggelar sejumlah pertandingan lain .
Namun, stadion yang selama ini digunakan untuk pertandingan NFL itu menghadapi sorotan karena kualitas lapangan rumput alami sementaranya. Rumput tersebut dipasang untuk memenuhi kebutuhan turnamen, tetapi sejumlah pemain dan pelatih mengeluhkan kondisinya.
Gelandang Prancis Adrien Rabiot mengatakan lapangan setelah kemenangan Prancis atas Senegal terasa “lebih seperti permukaan sintetis—cukup keras dan kaku” . Pelatih Prancis Didier Deschamps juga menyebutnya sebagai “jenis permukaan yang khusus” .
Keluhan serupa sebelumnya dikaitkan dengan pemain Brasil, termasuk Vinícius Júnior, yang menyoroti kondisi rumput yang cepat kering akibat cuaca panas dan membuat aliran bola berjalan lebih lambat .
FIFA tetap membela stadion tersebut dan menyatakan kualitas permukaannya berada dalam kondisi baik, meski kritik dari pemain dan pelatih terus menjadi perhatian . Dengan masih adanya beberapa pertandingan yang dijadwalkan di sana—termasuk final—kondisi lapangan MetLife Stadium diperkirakan akan tetap menjadi salah satu isu yang mengiringi turnamen .
Sejumlah duel di babak 32 besar menonjol karena mempertemukan tim-tim dengan tradisi kuat atau melibatkan tuan rumah:
Dengan 32 tim yang bersaing sejak fase gugur pertama, Piala Dunia 2026 akan menawarkan lebih banyak pertandingan hidup-mati. Di sisi lain, sorotan terhadap MetLife Stadium menunjukkan bahwa bukan hanya hasil pertandingan yang akan menjadi bahan pembicaraan, tetapi juga kualitas panggung tempat final digelar.