Dogecoin dan Hyperliquid (HYPE) menjadi yang terparah, masing masing anjlok 9,6% dan 9,9% dalam sepekan terakhir Juni 2026. Aliran dana institusi dan ritel berputar deras ke saham AI & teknologi, ‘menyedot’ likuiditas dari aset kripto.
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for Which major cryptocurrencies posted the steepest weekly losses as capital rotated into AI stocks,. Article summary: ## Crypto Selloff in Late June 2026: Steepest Losers and Key Drivers. Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an illustrative visual, not as factual evidence.
Pekan terakhir Juni 2026 menjadi babak baru yang menyakitkan bagi pasar mata uang kripto. Dogecoin dan token HYPE milik Hyperliquid memimpin kerugian dengan penurunan mendekati 10%, sementara Bitcoin, Ethereum (ETH), dan XRP ikut terpuruk. Penyebab utamanya adalah rotasi modal besar-besaran ke saham AI, rekor arus keluar dari ETF, serta sikap hawkish Federal Reserve yang menghancurkan selera risiko terhadap aset digital .
Dogecoin (DOGE) melorot 9,6% dalam tujuh hari, diperdagangkan di kisaran $0,076. Hyperliquid's HYPE menjadi yang terparah dengan koreksi 9,9%, menjadikannya yang terburuk di antara aset kripto utama pada pekan yang berakhir 27 Juni 2026 . Ethereum (ETH) ambles 8,4% ke sekitar $1.581, sementara XRP terkoreksi 7,8% ke $1,06 .
Bitcoin (BTC) sebenarnya lebih baik dalam persentase, namun tetap turun 4-5%, sempat menyentuh $58.000 sebelum akhirnya ‘betah’ di kisaran $59.000-$61.000 . Data Markets Insider menunjukkan BTC ditutup di $59.713 pada 26 Juni, turun dari harga bukaan $63.875 pada 23 Juni . Solana dan Tron justru relatif stabil, masing-masing di $72 dan $0,32, menjadikan mereka ‘hijau’ di tengah lautan merah .
Kisah paling dominan di bulan Juni adalah eksodus besar-besaran dari ETF Bitcoin spot AS. Hingga 22 Juni, arus keluar selama enam pekan berturut-turut mencapai $5,94 miliar. Pekan yang berakhir 18 Juni saja menyumbang $226,8 juta . Sebuah pekan di awal Juni bahkan mencatat rekor baru: $3,4 miliar dalam arus keluar bersih—yang terbesar sejak produk ini diluncurkan pada Januari 2024 . Hingga pertengahan Juni, ETF Bitcoin telah kehilangan $2,1 miliar di Juni, setelah sebelumnya kehilangan $2,4 miliar di Mei .
Pada 26 Juni saja, dana-dana ini mencatat arus keluar harian sebesar $696,3 juta, memperpanjang rentetan aksi redeem selama beberapa hari berturut-turut . Meskipun intensitas penjualan mulai mereda di akhir Juni, kerusakan yang sudah terjadi sangatlah parah .
Rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada 16-17 Juni—yang pertama dipimpin oleh Ketua baru Kevin Warsh—memutuskan untuk menahan suku bunga, namun yang mengejutkan, ‘dot plot’ 2026 berubah dari sinyal pemotongan menjadi condong ke arah kenaikan suku bunga . Bitcoin langsung ambles 3,72% setelah pengumuman tersebut, dan seluruh pasar kripto ikut tertekan . Ethereum kehilangan 4,89%, Chainlink 7,44%, dan aset-aset utama lainnya mencatat kerugian lebih besar selama pekan 15-21 Juni .
Rotasi besar-besaran dari Bitcoin ke saham semikonduktor AI diidentifikasi sebagai pendorong utama kelemahan kripto sepanjang Juni . Roadshow IPO SpaceX, yang menargetkan pencatatan saham senilai $75 miliar, juga disebut-sebut ‘menyedot’ modal spekulatif dari aset digital .
Michael Saylor, Chairman Strategy (perusahaan yang dulu dikenal sebagai MicroStrategy), secara blak-blakan menyalahkan rotasi modal ke AI atas penurunan ini. "Pasar modal mendukung ekspansi AI dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya," ujarnya .
Menjelang akhir Juni, aksi ‘risk-off’ global yang dipicu oleh kejatuhan saham semikonduktor—yang menghapus lebih dari $1,3 triliun nilai pasar dalam satu sesi—menyeret harga kripto utama ke bawah seiring dengan pasar saham .
Struktur pasar menunjukkan kelemahan yang signifikan. Pekan yang berakhir 22 Juni mencatat tren pelemahan pada 241 dari 403 aset yang dilacak, disertai kontraksi open interest, proksi arus spot yang negatif, dan Coinbase Premium Index yang negatif. Ini menandakan bahwa pembeli institusi AS membayar Bitcoin lebih murah dibandingkan pasar di luar negeri .
Bitcoin diperdagangkan di dekat level psikologis $60.000 pada 27-28 Juni setelah pekan yang penuh dengan penjualan institusional, dengan para analis menggambarkan konvergensi antara redeem institusi, hambatan makro, dan volatilitas derivatif .
All-time high (ATH) Bitcoin mencapai sekitar $126.000 pada 6 Oktober 2025 . Pada akhir Juni 2026, Bitcoin diperdagangkan di sekitar $60.000—terpaut sekitar 52% dari puncak tersebut . Sebelumnya di bulan Juni, Bitcoin mencatat penurunan mingguan terdalam sejak keruntuhan FTX pada November 2022, dengan koreksi 14-15% pada pekan yang berakhir 5 Juni. Penurunan ini dipicu oleh redeem ETF, rotasi ke saham AI, dan roadshow IPO SpaceX yang menguras modal .
Sempat terjadi reli singkat di atas $65.000 pada 22 Juni, dipicu oleh kesepakatan damai AS-Iran yang meredakan ketegangan geopolitik. Namun, reli ini hanya bertahan singkat. Kenaikan tersebut langsung diredam oleh latar belakang The Fed yang hawkish dan rentetan arus keluar ETF yang tak kunjung henti . Pada 26-27 Juni, Bitcoin kembali jatuh di bawah $60.000, dan pasar secara keseluruhan masih berada dalam posisi defensif yang rawan likuidasi .
Bagi para investor yang mengamati aksi jual kripto akhir Juni ini, pesannya jelas: modal sedang mengalir keluar dari aset digital menuju ekuitas AI dengan kecepatan bersejarah, dan hambatan makro dari Federal Reserve belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Dogecoin dan Hyperliquid (HYPE) menjadi yang terparah, masing masing anjlok 9,6% dan 9,9% dalam sepekan terakhir Juni 2026.
Dogecoin dan Hyperliquid (HYPE) menjadi yang terparah, masing masing anjlok 9,6% dan 9,9% dalam sepekan terakhir Juni 2026. Aliran dana institusi dan ritel berputar deras ke saham AI & teknologi, ‘menyedot’ likuiditas dari aset kripto.
Rekor arus keluar (outflow) dari ETF Bitcoin spot AS menjadi cerita dominan. Hingga 26 Juni, outflow harian mencapai $696,3 juta, melanjutkan tren enam pekan beruntun yang totalnya mencapai $5,94 miliar.