Kekuatan historis PlayStation selama ini adalah game single-player sinematik, seperti The Last of Us, God of War, dan Spider-Man. Dalam pergeseran menuju live-service, Sony secara sengaja mengalihkan sumber daya ke game online yang berkelanjutan—sebuah penyimpangan besar dari model tradisionalnya . Perbedaan utamanya:
Pendekatan dua jalur ini menciptakan ketegangan: jalur live-service telah menyedot investasi besar namun hanya menghasilkan satu hit yang jelas (Helldivers 2), yang akhirnya menyebabkan pembatalan proyek live-service dari Bluepoint (game multipemain God of War) dan Bend Studio .
Bungie telah dihantam PHK besar-besaran sejak diakuisisi Sony seharga $3,6 miliar pada tahun 2022 . Berikut rincian gelombang PHK-nya:
Total sejak akuisisi: Setidaknya 612 pekerjaan hilang dalam tiga gelombang, atau sekitar 47% dari total tenaga kerja Bungie . Sony juga mencatat kerugian $765 juta atas nilai Bungie pada Mei 2026—21% dari harga akuisisi
.
Perubahan kepemimpinan:
Kegagalan Concord menjadi momen penting. Game hero shooter ini dikembangkan selama delapan tahun oleh Firewalk Studios (yang diakuisisi Sony). Concord dirilis pada 23 Agustus 2024, dan langsung ditarik dari pasaran pada 6 September—hanya dua minggu setelah rilis—karena penjualan yang sangat rendah. Sony kemudian menutup Firewalk Studios pada Oktober 2024 .
Dampaknya sangat signifikan:
Meskipun semua ini terjadi, Sony tidak mundur. Perusahaan terus berinvestasi dalam judul live-service baru, menjadikan Helldivers 2 sebagai bukti bahwa model ini bisa berhasil untuk PlayStation . Jumlah proyek simultan telah dikurangi setengahnya, kontrol kualitas diperketat, dan pesan eksternal disesuaikan—namun arah strategisnya tetap tidak berubah hingga Juni 2026.
Comments
0 comments