AMD EPYC Venice diproyeksikan mengirim 6,75 juta unit pada 2027, sekitar 17% lebih banyak daripada Nvidia Vera yang diperkirakan mencapai 5,75 juta unit [2][5][13]. Venice berbasis arsitektur Zen 6 dan proses 2 nm TSMC, sedangkan Vera merupakan CPU yang lebih baru dan dioptimalkan untuk beban kerja agentic AI [2][3]...
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for According to Morgan Stanley's June 25 research report, how does the projected 2027 shipment volum. Article summary: Here is the full fact-checked breakdown based on the available Morgan Stanley-related reporting and related sources.. Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an illustrative v
Persaingan CPU untuk pusat data mulai memasuki babak baru. Dalam laporan riset bertanggal 25 Juni 2026, Morgan Stanley memperkirakan AMD akan mengirim 6,75 juta unit EPYC Venice pada 2027. Angka itu melampaui proyeksi 5,75 juta unit Nvidia Vera—selisih sekitar 1 juta unit atau kurang lebih 17% .
Proyeksi tersebut masih berupa perkiraan, bukan angka pengiriman aktual. Namun, jika terealisasi, Venice akan mencatat lonjakan besar dari sekitar 1,25 juta unit pada 2026, seiring membaiknya keterbatasan kapasitas proses 2 nm dan kemasan CoWoS di TSMC .
Keunggulan volume AMD tidak otomatis berarti Nvidia kehilangan daya saing. EPYC telah memiliki ekosistem server dan jalur pengembangan yang lebih matang, sedangkan Vera masih menjadi pendatang baru di pasar CPU. Di sisi lain, Vera menggunakan proses 3 nm yang menghadapi lebih sedikit keterbatasan kapasitas dibanding proses 2 nm Venice, sehingga Nvidia memiliki keunggulan tersendiri dari sisi pasokan .
Jika hanya membandingkan unit CPU server, proyeksi Morgan Stanley menempatkan AMD di posisi terdepan. Akan tetapi, gambaran industri secara keseluruhan tetap jauh lebih menguntungkan Nvidia.
Nvidia diperkirakan masih menjadi pelanggan terbesar TSMC untuk kemasan canggih CoWoS pada 2027, terutama untuk GPU AI seperti Blackwell dan Rubin. Pengiriman Vera yang diproyeksikan meningkat dua kali lipat juga disebut dapat membantu mendorong pertumbuhan pendapatan pusat data Nvidia sekitar 52% secara tahunan .
Dengan kata lain, AMD berpotensi memenangkan adu volume dalam kategori CPU yang dibandingkan, sementara Nvidia tetap memegang posisi dominan dalam ekosistem komputasi AI yang lebih luas. Perbedaan ini penting karena pendapatan tidak hanya ditentukan oleh jumlah CPU, tetapi juga oleh harga, konfigurasi sistem, GPU, jaringan, serta layanan pusat data yang menyertainya.
Sejumlah perubahan rekomendasi analis pada akhir Juni 2026 menunjukkan meningkatnya keyakinan terhadap prospek AMD di pasar server:
Rangkaian perubahan ini memperkuat narasi bahwa AMD kembali mendapat momentum di pasar CPU server. Proyeksi pengiriman Venice dari Morgan Stanley menjadi salah satu data penting yang mendukung tesis tersebut, meski target harga dan rekomendasi analis tetap merupakan pandangan pasar, bukan jaminan kinerja saham.
Di balik persaingan AMD dan Nvidia, ada satu perusahaan yang berperan sebagai pemasok infrastruktur utama: Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC). Teknologi CoWoS merupakan metode kemasan canggih yang menghubungkan beberapa chip—misalnya prosesor, GPU, dan memori—dalam satu paket berperforma tinggi. Teknologi ini menjadi komponen penting bagi akselerator AI dan sistem server modern.
Morgan Stanley menaikkan proyeksi permintaan CoWoS global sebagai berikut:
Nvidia tetap menjadi pelanggan utama, tetapi sumber permintaannya makin beragam. AMD membutuhkan kapasitas tersebut untuk chip server seperti Venice, sementara Google menggunakannya untuk TPU dan sejumlah penyedia cloud mengembangkan ASIC mereka sendiri .
Perubahan ini menunjukkan bahwa pertumbuhan kemasan canggih tidak lagi hanya bergantung pada GPU Nvidia. CPU server yang dioptimalkan untuk AI, TPU, dan chip khusus milik perusahaan cloud juga mulai mengambil porsi lebih besar.
Morgan Stanley memperkirakan AMD EPYC Venice akan mengungguli Nvidia Vera dalam volume pengiriman CPU server pada 2027, dengan 6,75 juta unit berbanding 5,75 juta unit. Keunggulan sekitar 17% itu mencerminkan kekuatan ekosistem EPYC yang sudah mapan serta peralihan Venice ke arsitektur Zen 6 dan proses 2 nm TSMC .
Namun, angka tersebut tidak berarti Nvidia akan tersingkir dari persaingan. Nvidia masih diproyeksikan sebagai pelanggan CoWoS terbesar TSMC dan tetap memiliki mesin pertumbuhan utama melalui GPU AI serta bisnis pusat datanya .
Pihak yang paling jelas diuntungkan dari perlombaan ini adalah TSMC. Selama AMD, Nvidia, Google, dan perusahaan cloud terus memperluas infrastruktur AI, kapasitas kemasan canggih akan tetap menjadi salah satu titik paling krusial dalam rantai pasok semikonduktor global .
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
AMD EPYC Venice diproyeksikan mengirim 6,75 juta unit pada 2027, sekitar 17% lebih banyak daripada Nvidia Vera yang diperkirakan mencapai 5,75 juta unit [2][5][13].
AMD EPYC Venice diproyeksikan mengirim 6,75 juta unit pada 2027, sekitar 17% lebih banyak daripada Nvidia Vera yang diperkirakan mencapai 5,75 juta unit [2][5][13]. Venice berbasis arsitektur Zen 6 dan proses 2 nm TSMC, sedangkan Vera merupakan CPU yang lebih baru dan dioptimalkan untuk beban kerja agentic AI [2][3][5][9].
Nvidia diperkirakan tetap menjadi pelanggan CoWoS terbesar TSMC pada 2027, meski AMD, TPU Google, dan chip khusus buatan perusahaan cloud menjadi sumber pertumbuhan permintaan baru [8][17].