| Maret 2026 | Nostra Games, CGI Lab | ~700–1.000+ game |
| April 2026 | GoGame Console Publisher, VRCForge Studios, Welding Byte | "Ratusan" (total pasti tidak jelas) |
| Juni 2026 | Webnetic | ~1.000+ game |
| Akhir Juni 2026 | Afil Games | 933 judul (semua yang ada dan akan datang) |
Penghapusan terbesar dari satu penerbit adalah ThiGames dengan sekitar 1.194 game, disusul oleh Webnetic dan Afil Games . Total kumulatif game shovelware yang dihapus pada tahun 2026 sudah melebihi 4.000 judul
.
Tindakan Sony tidak sebatas menghapus game. Perusahaan telah memberlakukan beberapa langkah spesifik:
Laporan menunjukkan bahwa Sony telah mengembangkan aturan yang lebih ketat ini sejak setidaknya tahun 2022, ketika sebuah email yang dilaporkan kepada pengembang menguraikan larangan terhadap game dengan aset yang disalin atau placeholder, judul yang merupakan salinan identik, dan game 'trophy farming' . Penegakan pada tahun 2026 merupakan eskalasi yang signifikan dari peringatan sebelumnya.
Afil Games, seorang penerbit asal Brasil yang terkenal dengan game-game ultra-pendek seperti Collie Call dan Cute Bonfire, mengumumkan situasi ini di X (Twitter) pada akhir Juni 2026 . Poin-poin penting dari pernyataan mereka:
"PlayStation telah memutuskan untuk tidak melanjutkan kemitraannya dengan Afil Games untuk rilis di masa depan," kata studio tersebut dalam pernyataannya, menambahkan bahwa game mereka akan "dihapus dari PSN Store dalam waktu dekat" .
Sambutan pemain terhadap pembersihan ini sangat positif:
Pembersihan ini digambarkan sebagai kelegaan bagi pengembang indie yang sah, yang game-game mereka terkubur di bawah ratusan judul berkualitas rendah dalam algoritma penemuan toko .
Tindakan keras Sony pada tahun 2026 menandakan perubahan permanen dalam cara perusahaan mengelola toko digitalnya. Dengan menerapkan pedoman penerbitan yang lebih ketat dan melarang seluruh katalog penerbit, Sony memprioritaskan kualitas toko daripada kuantitas . Langkah ini sejalan dengan tren industri yang lebih luas, di mana Microsoft dan Nintendo juga telah mengintensifkan upaya untuk membatasi shovelware di platform mereka
.
Bagi para pengembang, pesannya jelas: game yang diterbitkan di PlayStation Store harus memenuhi standar kualitas minimum, dan mengandalkan aset hasil jiplakan, konten buatan AI, atau mekanisme trophy-farming dapat mengakibatkan larangan permanen dari ekosistem Sony.
Comments
0 comments