Presiden Zelensky mengunggah pesan di Telegram pada hari yang sama, mengonfirmasi korban jiwa dan menyatakan bahwa petugas pertolongan pertama telah memadamkan api. Dia secara eksplisit mengatakan bahwa pasukan Rusia menargetkan infrastruktur sipil . Dia menggunakan serangan itu untuk kembali menyampaikan permohonan mendesaknya kepada sekutu Barat, dengan menyatakan: "Setiap penundaan dalam memenuhi perjanjian pertahanan udara, setiap keterlambatan dalam memasok sistem perlindungan dan rudal, merenggut nyawa warga Ukraina" . Zelensky berulang kali menggambarkan pasokan pertahanan udara Ukraina sebagai "tidak mencukupi", mencatat pada 16 Januari 2026, bahwa banyak sistem "kehabisan rudal" hingga pengiriman baru-baru ini .
KTT G7 tahun 2026 di Évian-les-Bains, Prancis, yang berakhir pada 17 Juni, menghasilkan pernyataan bersama yang mencakup beberapa komitmen pertahanan udara:
Zelensky menggambarkan KTT tersebut sebagai "hasil penting bagi Ukraina," menyebut komitmen pertahanan udara sebagai hasil utama dan berkomentar bahwa "Patriot praktis sudah menjadi kata dalam bahasa Ukraina sekarang" . Namun, komitmen lisensi hanya sebatas "siap untuk dipertimbangkan" tanpa jadwal yang mengikat .
Sementara pernyataan G7 memberikan janji politik yang luas, kontrak pertahanan udara yang paling rinci dan substansial dalam bukti yang ada adalah antara Ukraina dan Jerman, yang diformalkan selama kunjungan Zelensky ke Berlin pada April 2026. Sepuluh dokumen ditandatangani .
| Sistem | Detail |
|---|---|
| Rudal PAC-2 GEM-T (Patriot) | Kontrak antara Kementerian Pertahanan Ukraina dan Raytheon senilai $3,7 miliar untuk ratusan rudal pencegat Patriot Advanced Capability-2. Pendanaan berasal dari Jerman, dan jalur produksi baru di Schrobenhausen, Jerman, akan digunakan . |
| Peluncur IRIS-T SLM/SLS | Kontrak dengan Diehl Defence untuk sistem IRIS-T. Jerman berkomitmen untuk memasok total 18 sistem IRIS-T; per 30 Mei 2026, 10 peluncur telah dikirim . |
| Paket Keseluruhan | Jerman menyetujui paket kerja sama baru senilai €4 miliar, termasuk ratusan rudal Patriot, 36 sistem IRIS-T, dan 5.000 drone AI. Jerman juga menginvestasikan €300 juta untuk senjata jarak jauh . |
| Berbagi Data Medan Perang | Nota kesepahaman terpisah mencakup berbagi data kinerja dari sistem IRIS-T, PzH 2000, dan RCH 155 sebagai imbalan atas dukungan Jerman yang berkelanjutan . |
Kesepakatan April 2026 juga mencakup Perjanjian Implementasi tentang kerja sama industri pertahanan, yang bertujuan untuk memproduksi bersama dan memelihara sistem tertentu di Ukraina dalam jangka panjang .
Kontrak pertahanan udara terbesar yang terkait dengan AS—kesepakatan Raytheon PAC-2 GEM-T senilai $3,7 miliar—ditandatangani antara Ukraina dan Raytheon tetapi didanai oleh Jerman, bukan pengadaan langsung pemerintah AS . Rudal-rudal ini diproduksi di fasilitas RTX di Jerman.
Untuk kontrak langsung pemerintah AS (seperti NASAMS atau baterai Patriot tambahan di luar pendanaan Jerman), tidak ada pengumuman baru yang terpisah dalam periode Juni 2025–Juni 2026 yang muncul di hasil pencarian yang tersedia. Pernyataan bersama G7 menegaskan kembali bahwa AS dan sekutu lainnya akan terus memasok sistem Patriot dan rudal pencegat, tetapi kontrak produksi skala besar spesifik yang terlihat dalam bukti adalah kesepakatan Raytheon yang didanai Jerman . Pengiriman pertahanan udara AS tambahan (baterai Patriot, NASAMS) tampaknya tetap menjadi bagian dari paket penarikan presiden (presidential drawdown) dan USAI, bukan kontrak produksi yang baru diumumkan.
Serangan Rusia di Kryvyi Rih, yang terjadi hanya beberapa hari setelah KTT G7, menggarisbawahi kesenjangan antara dukungan yang dijanjikan dan pengiriman di lapangan. Pesan Zelensky sangat tajam: setiap penundaan merenggut nyawa.
Presiden Zelensky mengunggah pesan di Telegram pada hari yang sama, mengonfirmasi korban jiwa dan menyatakan bahwa petugas pertolongan pertama telah memadamkan api. Dia secara eksplisit mengatakan bahwa pasukan Rusia menargetkan infrastruktur sipil . Dia menggunakan serangan itu untuk kembali menyampaikan permohonan mendesaknya kepada sekutu Barat, dengan menyatakan: "Setiap penundaan dalam memenuhi perjanjian pertahanan udara, setiap keterlambatan dalam memasok sistem perlindungan dan rudal, merenggut nyawa warga Ukraina" . Zelensky berulang kali menggambarkan pasokan pertahanan udara Ukraina sebagai "tidak mencukupi", mencatat pada 16 Januari 2026, bahwa banyak sistem "kehabisan rudal" hingga pengiriman baru-baru ini .
KTT G7 tahun 2026 di Évian-les-Bains, Prancis, yang berakhir pada 17 Juni, menghasilkan pernyataan bersama yang mencakup beberapa komitmen pertahanan udara:
Zelensky menggambarkan KTT tersebut sebagai "hasil penting bagi Ukraina," menyebut komitmen pertahanan udara sebagai hasil utama dan berkomentar bahwa "Patriot praktis sudah menjadi kata dalam bahasa Ukraina sekarang" . Namun, komitmen lisensi hanya sebatas "siap untuk dipertimbangkan" tanpa jadwal yang mengikat .
Sementara pernyataan G7 memberikan janji politik yang luas, kontrak pertahanan udara yang paling rinci dan substansial dalam bukti yang ada adalah antara Ukraina dan Jerman, yang diformalkan selama kunjungan Zelensky ke Berlin pada April 2026. Sepuluh dokumen ditandatangani .
| Sistem | Detail |
|---|---|
| Rudal PAC-2 GEM-T (Patriot) | Kontrak antara Kementerian Pertahanan Ukraina dan Raytheon senilai $3,7 miliar untuk ratusan rudal pencegat Patriot Advanced Capability-2. Pendanaan berasal dari Jerman, dan jalur produksi baru di Schrobenhausen, Jerman, akan digunakan . |
| Peluncur IRIS-T SLM/SLS | Kontrak dengan Diehl Defence untuk sistem IRIS-T. Jerman berkomitmen untuk memasok total 18 sistem IRIS-T; per 30 Mei 2026, 10 peluncur telah dikirim . |
| Paket Keseluruhan | Jerman menyetujui paket kerja sama baru senilai €4 miliar, termasuk ratusan rudal Patriot, 36 sistem IRIS-T, dan 5.000 drone AI. Jerman juga menginvestasikan €300 juta untuk senjata jarak jauh . |
| Berbagi Data Medan Perang | Nota kesepahaman terpisah mencakup berbagi data kinerja dari sistem IRIS-T, PzH 2000, dan RCH 155 sebagai imbalan atas dukungan Jerman yang berkelanjutan . |
Kesepakatan April 2026 juga mencakup Perjanjian Implementasi tentang kerja sama industri pertahanan, yang bertujuan untuk memproduksi bersama dan memelihara sistem tertentu di Ukraina dalam jangka panjang .
Kontrak pertahanan udara terbesar yang terkait dengan AS—kesepakatan Raytheon PAC-2 GEM-T senilai $3,7 miliar—ditandatangani antara Ukraina dan Raytheon tetapi didanai oleh Jerman, bukan pengadaan langsung pemerintah AS . Rudal-rudal ini diproduksi di fasilitas RTX di Jerman.
Untuk kontrak langsung pemerintah AS (seperti NASAMS atau baterai Patriot tambahan di luar pendanaan Jerman), tidak ada pengumuman baru yang terpisah dalam periode Juni 2025–Juni 2026 yang muncul di hasil pencarian yang tersedia. Pernyataan bersama G7 menegaskan kembali bahwa AS dan sekutu lainnya akan terus memasok sistem Patriot dan rudal pencegat, tetapi kontrak produksi skala besar spesifik yang terlihat dalam bukti adalah kesepakatan Raytheon yang didanai Jerman . Pengiriman pertahanan udara AS tambahan (baterai Patriot, NASAMS) tampaknya tetap menjadi bagian dari paket penarikan presiden (presidential drawdown) dan USAI, bukan kontrak produksi yang baru diumumkan.
Serangan Rusia di Kryvyi Rih, yang terjadi hanya beberapa hari setelah KTT G7, menggarisbawahi kesenjangan antara dukungan yang dijanjikan dan pengiriman di lapangan. Pesan Zelensky sangat tajam: setiap penundaan merenggut nyawa.