Project Pangea merupakan kelompok kerja yang terdiri dari 47 bank (37 bank Eropa + lebih dari 10 bank Korea Selatan) dengan total aset kelolaan lebih dari US$10 triliun. Qivalis, konsorsium stablecoin Eropa yang didukung oleh 12 bank besar seperti BNP Paribas, ING, dan UniCredit, sedang mengajukan lisensi MiCAR ke B...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What is Chainlink's Project Pangea — a consortium of 47 South Korean and European banks managing. Article summary: **Chainlink's Project Pangea** is a newly announced cross-border FX settlement working group that unites 47 banks (37 European and over 10 South Korean) through the Qivalis and UniKA consortia, collectively managing over. Topic tags: general, general web, user generated, news. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts wi
Pada 23 Juni 2026, Chainlink mengumumkan Project Pangea, sebuah kelompok kerja settlemen valuta asing (valas) lintas batas yang mempertemukan 37 bank Eropa dan lebih dari 10 bank Korea Selatan melalui konsorsium Qivalis dan UniKA . Seluruh institusi anggota secara kolektif mengelola aset senilai lebih dari US$10 triliun
. Tujuan utama proyek ini adalah mengubah mekanisme settlemen transaksi valas internasional dari siklus standar T+2 (dua hari setelah transaksi) menjadi settlemen near-instant T+0 menggunakan stablecoin yang teregulasi serta infrastruktur blockchain
.
Pendekatan teknis Project Pangea menggabungkan tiga komponen utama. Pertama, bagian Eropa dari setiap transaksi menggunakan stablecoin euro yang akan diterbitkan oleh Qivalis sesuai regulasi MiCAR, sementara bagian Korea menggunakan stablecoin berbasis won yang diterbitkan oleh konsorsium UniKA . Kedua, mekanisme atomic Payment-versus-Payment (PvP) memastikan kedua sisi transaksi valas diselesaikan secara bersamaan di blockchain, sehingga menghilangkan risiko gagal bayar (counterparty risk) yang melekat pada masa tenggang T+2 saat ini
. Ketiga, middleware Chainlink bertugas mengonversi perintah SWIFT yang sudah ada menjadi instruksi on-chain, sehingga bank dapat melakukan swap langsung di jaringan settlemen tanpa harus mengubah sistem perpesanan lama mereka
.
Fokus awal adalah koridor perdagangan Eropa–Korea Selatan, yang nilainya mencapai lebih dari US$150 miliar per tahun . Kelompok kerja ini menargetkan operasi langsung dimulai dalam waktu 12 bulan sejak pengumuman Juni 2026
.
Qivalis adalah perusahaan patungan (joint venture) dari 12 bank besar Eropa: Banca Sella, BBVA, BNP Paribas, CaixaBank, Danske Bank, DekaBank, DZ BANK, ING, KBC, Raiffeisen Bank International, SEB, dan UniCredit . Entitas ini berdomisili di Belanda dan telah mengajukan permohonan lisensi MiCAR (Markets in Crypto-Assets Regulation) ke De Nederlandsche Bank (bank sentral Belanda)
. Jika mendapat persetujuan regulasi, stablecoin euro ini dijadwalkan diluncurkan pada paruh kedua tahun 2026
. Pada April 2026, Qivalis menunjuk Fireblocks sebagai mitra infrastruktur inti untuk mendukung penerbitan, distribusi, dan pengelolaan siklus hidup stablecoin tersebut
.
Di sisi Korea Selatan, Unified Korea Alliance (UniKA) merupakan komite pengarah yang terdiri dari lima entitas: Shinhan Bank, JB Bank, Kbank, FairSquareLab, dan OBDIA, bersama dengan lebih dari 10 bank komersial lainnya . UniKA akan menerbitkan stablecoin berbasis won yang berfungsi sebagai sisi Korea dalam pasangan settlemen valas
.
Ada beberapa catatan penting yang perlu diperhatikan. Sebagian besar pemberitaan berasal dari siaran pers dan media yang berfokus pada kripto; pengumuman resmi PR Newswire dan situs perusahaan ING
merupakan sumber dengan otoritas tertinggi yang tersedia. Tidak ada satu pun sumber yang secara eksplisit menyebut "Pangea L1 Network" sebagai blockchain yang berdiri sendiri; detail teknis tentang jaringan settlemen masih terbatas. Angka 12 bulan untuk operasional dan koridor perdagangan senilai US$150 miliar banyak dikutip tetapi berasal dari laporan berita kripto sekunder, bukan dari dokumentasi resmi konsorsium
. Selain itu, persetujuan MiCAR untuk Qivalis masih tertunda, artinya peluncuran stablecoin euro masih bergantung pada izin regulasi dari Bank Sentral Belanda
.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Project Pangea merupakan kelompok kerja yang terdiri dari 47 bank (37 bank Eropa + lebih dari 10 bank Korea Selatan) dengan total aset kelolaan lebih dari US$10 triliun.
Project Pangea merupakan kelompok kerja yang terdiri dari 47 bank (37 bank Eropa + lebih dari 10 bank Korea Selatan) dengan total aset kelolaan lebih dari US$10 triliun. Qivalis, konsorsium stablecoin Eropa yang didukung oleh 12 bank besar seperti BNP Paribas, ING, dan UniCredit, sedang mengajukan lisensi MiCAR ke Bank Sentral Belanda untuk meluncurkan stablecoin euro pada pertengahan...
Settlemen valas menggunakan stablecoin euro dan won yang teregulasi, teknologi atomic Payment versus Payment (PvP) blockchain, serta middleware Chainlink untuk mengubah perintah SWIFT menjadi transaksi on chain.
Loading comments...
Comments
0 comments