| Sistem | Prosesor | Bentuk Fisik | Spesifikasi Kunci | Performa AI |
|---|---|---|---|---|
| SYS-E103-14P | Intel Core Ultra Series 3 (Panther Lake-H, hingga 25W) | Fanless, bisa dipasang di DIN-rail, kedalaman hanya 5,5 inci (140mm) | Hingga 128GB DDR5, 2 port 2.5GbE LAN, 2 port HDMI 2.1, suhu operasi 0°–45°C | Hingga 180 TOPS total (hibrida CPU/GPU/NPU); NPU 5 terintegrasi memberikan 50 TOPS khusus untuk inferensi real-time |
| SYS-521AD-LN2 | Intel Core Series 2 (hingga 12 P-core) | Menara AI mini yang ramping | Hingga 64GB DDR5; mendukung GPU Intel Arc Pro B50 dan GPU NVIDIA RTX Pro Blackwell 2000 | Inferensi AI lokal, pengembangan model, dan fine-tuning |
| SYS-111AD-WN2R (pembaruan) | Intel Core Series 2 | Server rak 1U kedalaman pendek | Memori DDR5, upgrade mudah di rak yang sudah ada | Performa AI dan komputasi lebih baik dibanding generasi sebelumnya |
| SYS-E300-13AD5 (pembaruan) | Intel Core Series 2 | Embedded ringkas dengan kipas | Memori DDR5, bentuk edge yang ringkas | Throughput AI meningkat di ukuran fisik yang sama |
Dukungan GPU Intel Arc Pro B-Series yang lebih luas di seluruh lini server edge AI: GPU Intel Arc Pro B70 memberikan performa hingga 367 TOPS dengan VRAM 32GB, sementara model B50 dan B60 memberikan akselerasi grafis kelas profesional untuk beban kerja AI dan komputasi visual .
Selain itu, halaman platform Intel Edge AI dari Supermicro juga menyoroti ketersediaan sistem yang lebih luas dengan prosesor Intel Xeon 6 SoC (hingga 72 P-core) untuk inferensi berbasis CPU dengan AVX2, serta prosesor Intel Core Ultra dengan hingga 16 core P/E/LPE, GPU terintegrasi 12 Xe-core, dan 50 TOPS NPU .
Portofolio yang diperluas ini dirancang untuk sektor ritel, manufaktur, keamanan fisik, transportasi, dan logistik — organisasi yang membutuhkan AI yang skalabel dan hemat daya yang ditempatkan dekat dengan sumber data . Sistem fanless SYS-E103-14P secara khusus dioptimalkan untuk computer vision, otomatisasi industri, dan penerapan di lingkungan yang keras .
Sistem-sistem ini secara eksplisit diposisikan untuk mendukung pergeseran menuju AI terdistribusi dan AI agen (agentic AI) di edge. SYS-E103-14P memungkinkan pemrosesan beban kerja agentic AI secara efisien tanpa memerlukan GPU diskrit, memproses tugas inferensi secara lokal, bukan di cloud . Strategi Supermicro yang lebih luas di bulan Juni 2026 juga mencakup server berbasis CPU Arm AGI yang diumumkan di COMPUTEX untuk beban kerja agentic AI perusahaan , memposisikan portofolio Intel edge sebagai tingkatan edge dengan daya rendah dan kepadatan tinggi yang saling melengkapi untuk pengambilan keputusan real-time di titik pengumpulan data.
Mory Lin, Wakil Presiden IoT/Embedded dan Edge Computing di Supermicro:
"Seiring percepatan adopsi agentic AI, organisasi membutuhkan infrastruktur edge yang dapat memberikan inferensi real-time, performa latensi rendah, dan efisiensi daya di dekat tempat data dihasilkan. Sistem edge terbaru bertenaga Intel kami, ditambah portofolio DCBBS, memberi pelanggan kontrol biaya dan fleksibilitas yang lebih besar untuk menerapkan dan menskalakan beban kerja AI di berbagai lingkungan edge yang menuntut."
Dan Rodriguez, Wakil Presiden Perusahaan dan Manajer Umum, Edge Computing Group di Intel:
"Beban kerja AI di edge membutuhkan kombinasi komputasi berkinerja tinggi, efisiensi daya, akselerasi yang skalabel, dan total biaya kepemilikan (TCO) yang tepat. Dengan menggabungkan prosesor Intel Core Ultra dan GPU Arc Pro dengan sistem edge yang dioptimalkan Supermicro, pelanggan dapat menerapkan solusi AI lebih cepat dan lebih efisien di berbagai lingkungan dunia nyata."
Kedua eksekutif memandang kemitraan ini sebagai strategi co-optimasi perangkat keras dan perangkat lunak yang mengatasi ketegangan inti di edge: menghadirkan inferensi AI kelas pusat data di lingkungan yang terbatas ruang, daya, dan suhu, sambil mempertahankan kontrol biaya dan fleksibilitas deployment.
| Sistem | Prosesor | Bentuk Fisik | Spesifikasi Kunci | Performa AI |
|---|---|---|---|---|
| SYS-E103-14P | Intel Core Ultra Series 3 (Panther Lake-H, hingga 25W) | Fanless, bisa dipasang di DIN-rail, kedalaman hanya 5,5 inci (140mm) | Hingga 128GB DDR5, 2 port 2.5GbE LAN, 2 port HDMI 2.1, suhu operasi 0°–45°C | Hingga 180 TOPS total (hibrida CPU/GPU/NPU); NPU 5 terintegrasi memberikan 50 TOPS khusus untuk inferensi real-time |
| SYS-521AD-LN2 | Intel Core Series 2 (hingga 12 P-core) | Menara AI mini yang ramping | Hingga 64GB DDR5; mendukung GPU Intel Arc Pro B50 dan GPU NVIDIA RTX Pro Blackwell 2000 | Inferensi AI lokal, pengembangan model, dan fine-tuning |
| SYS-111AD-WN2R (pembaruan) | Intel Core Series 2 | Server rak 1U kedalaman pendek | Memori DDR5, upgrade mudah di rak yang sudah ada | Performa AI dan komputasi lebih baik dibanding generasi sebelumnya |
| SYS-E300-13AD5 (pembaruan) | Intel Core Series 2 | Embedded ringkas dengan kipas | Memori DDR5, bentuk edge yang ringkas | Throughput AI meningkat di ukuran fisik yang sama |
Dukungan GPU Intel Arc Pro B-Series yang lebih luas di seluruh lini server edge AI: GPU Intel Arc Pro B70 memberikan performa hingga 367 TOPS dengan VRAM 32GB, sementara model B50 dan B60 memberikan akselerasi grafis kelas profesional untuk beban kerja AI dan komputasi visual .
Selain itu, halaman platform Intel Edge AI dari Supermicro juga menyoroti ketersediaan sistem yang lebih luas dengan prosesor Intel Xeon 6 SoC (hingga 72 P-core) untuk inferensi berbasis CPU dengan AVX2, serta prosesor Intel Core Ultra dengan hingga 16 core P/E/LPE, GPU terintegrasi 12 Xe-core, dan 50 TOPS NPU .
Portofolio yang diperluas ini dirancang untuk sektor ritel, manufaktur, keamanan fisik, transportasi, dan logistik — organisasi yang membutuhkan AI yang skalabel dan hemat daya yang ditempatkan dekat dengan sumber data . Sistem fanless SYS-E103-14P secara khusus dioptimalkan untuk computer vision, otomatisasi industri, dan penerapan di lingkungan yang keras .
Sistem-sistem ini secara eksplisit diposisikan untuk mendukung pergeseran menuju AI terdistribusi dan AI agen (agentic AI) di edge. SYS-E103-14P memungkinkan pemrosesan beban kerja agentic AI secara efisien tanpa memerlukan GPU diskrit, memproses tugas inferensi secara lokal, bukan di cloud . Strategi Supermicro yang lebih luas di bulan Juni 2026 juga mencakup server berbasis CPU Arm AGI yang diumumkan di COMPUTEX untuk beban kerja agentic AI perusahaan , memposisikan portofolio Intel edge sebagai tingkatan edge dengan daya rendah dan kepadatan tinggi yang saling melengkapi untuk pengambilan keputusan real-time di titik pengumpulan data.
Mory Lin, Wakil Presiden IoT/Embedded dan Edge Computing di Supermicro:
"Seiring percepatan adopsi agentic AI, organisasi membutuhkan infrastruktur edge yang dapat memberikan inferensi real-time, performa latensi rendah, dan efisiensi daya di dekat tempat data dihasilkan. Sistem edge terbaru bertenaga Intel kami, ditambah portofolio DCBBS, memberi pelanggan kontrol biaya dan fleksibilitas yang lebih besar untuk menerapkan dan menskalakan beban kerja AI di berbagai lingkungan edge yang menuntut."
Dan Rodriguez, Wakil Presiden Perusahaan dan Manajer Umum, Edge Computing Group di Intel:
"Beban kerja AI di edge membutuhkan kombinasi komputasi berkinerja tinggi, efisiensi daya, akselerasi yang skalabel, dan total biaya kepemilikan (TCO) yang tepat. Dengan menggabungkan prosesor Intel Core Ultra dan GPU Arc Pro dengan sistem edge yang dioptimalkan Supermicro, pelanggan dapat menerapkan solusi AI lebih cepat dan lebih efisien di berbagai lingkungan dunia nyata."
Kedua eksekutif memandang kemitraan ini sebagai strategi co-optimasi perangkat keras dan perangkat lunak yang mengatasi ketegangan inti di edge: menghadirkan inferensi AI kelas pusat data di lingkungan yang terbatas ruang, daya, dan suhu, sambil mempertahankan kontrol biaya dan fleksibilitas deployment.