Kebocoran ini ditemukan sebelum pihak luar bisa mengaksesnya. Meta menyatakan tidak ada akses tidak sah yang terjadi . Namun, tingkat keparahan SEV 2 sudah cukup untuk memaksa penghentian segera
.
Begitu diluncurkan, gelombang protes langsung muncul dari kalangan karyawan:
Meski MCI hanya merekam dari aplikasi dan situs yang sudah ditentukan, Reuters melaporkan bahwa Meta mengakui sistem ini juga bisa menangkap komunikasi yang melibatkan karyawan non-AS . Regulator privasi Uni Eropa mulai menyelidiki apakah MCI melanggar aturan GDPR tentang persetujuan (consent), minimalisasi data, dan pemantauan karyawan
.
Kebocoran data inilah—database tak terenkripsi berisi percakapan pribadi dan catatan performa—yang menjadi puncak gunung es . Kekhawatiran privasi yang tadinya hanya sekadar protes internal berubah menjadi insiden kebocoran nyata yang tak bisa diabaikan Meta.
MCI dihentikan bukan semata karena karyawan marah, melainkan karena kegagalan konfigurasi keamanan yang membuka akses ke data super sensitif ke seluruh perusahaan. Insiden ini mengubah bulan-bulan keluhan privasi menjadi pelanggaran data konkret yang memaksa Meta menghentikan proyek sambil melakukan investigasi internal.
Comments
0 comments