CEO CD Projekt Red, Michał Nowakowski, secara terbuka menyatakan game buatan AI sepenuhnya sudah di depan mata, tapi dia sangat skeptis apakah arah itu tepat untuk industri. Nowakowski menolak narasi bahwa AI adalah penyebab PHK massal di industri game, dengan alasan PHK lebih disebabkan oleh proyek yang dibatalkan...

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: Search & fact-check with cited sources for What are CD Projekt Red CEO Michał Nowakowski's views on fully AI-generated games, and what broad. Article summary: Here is the fact-checked answer, with Nowakowski's direct views followed by the broader industry context that aligns with his skepticism.. Topic tags: general, general web, user generated, news. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it
Bos ganda CD Projekt Red, Michał Nowakowski, secara blak-blakan menyatakan bahwa game yang dibuat sepenuhnya oleh kecerdasan buatan (AI) sudah dalam perjalanan—tapi dia sangat meragukan apakah itu arah yang tepat untuk industri. Posisinya mencerminkan keresahan yang meluas di kalangan pengembang game, yang didukung oleh data tentang sentimen developer, kekhawatiran kualitas, dan membanjirnya game di toko digital.
Nowakowski mengatakan kepada buletin Knowledge majalah Edge bahwa dia telah berbicara dengan pendiri studio yang mengandalkan AI, yang mengklaim mampu melakukan pembuatan prototipe cepat dan peluncuran kilat. Dia mengatakan "tahu pasti" bahwa game berbasis AI generatif sepenuhnya akan segera hadir . Salah satu pendiri studio AI itu mengatakan kepada Nowakowski: "Dalam seminggu, saya bisa membuat 40 prototipe, dalam dua minggu – 5 game yang saya anggap terbaik akan siap, dan dalam tiga minggu kami bisa meluncurkan game." Nowakowski menanggapi dengan keraguan: "Mungkin itu cara yang bisa dilakukan, tapi saya punya keraguan apakah ini benar-benar jalan yang harus diikuti"
.
Dia berulang kali berargumen bahwa AI generatif belum mampu menciptakan game besar secara mandiri. Dalam wawancara sebelumnya, dia menyatakan AI tidak memiliki kapasitas untuk "duduk dan membuat game" . Dalam sebuah webcast pendapatan pada akhir 2025, Nowakowski mengatakan AI memiliki manfaat yang "signifikan" di bidang produktivitas, tetapi menepis gagasan bahwa AI akan mengurangi jumlah karyawan atau menggantikan bakat kreatif. Dia dengan tegas menyatakan: "AI tidak akan membuat The Witcher 5, atau 6, atau semacamnya"
.
Nowakowski juga menolak narasi bahwa AI menyebabkan PHK. Menurutnya, PHK massal di industri berasal dari proyek yang dibatalkan dan gejolak struktural, bukan AI. "Meskipun kita melihat banyak PHK dramatis di industri karena penutupan proyek, saya tidak ingat satu pun kasus di mana seseorang dipecat karena AI" .
Skeptisisme Nowakowski tercermin dalam data survei skala besar dan tren pasar yang dapat diamati. Bagian ini mencakup lima area utama kekhawatiran industri.
Survei GDC 2026 State of the Industry menemukan bahwa 52% developer yang bekerja mengatakan AI generatif berdampak negatif pada industri game—naik dari 30% pada laporan 2025 dan hanya 18% pada 2024 . Survei terpisah dari Game Developer Collective menemukan bahwa developer empat kali lebih mungkin mengatakan AI generatif akan menurunkan kualitas game daripada meningkatkannya
.
Pekerja khawatir AI akan digunakan oleh manajemen untuk memangkas biaya dan mengutamakan efisiensi di atas kesenian. Laporan BBC tentang sentimen pekerja game mencatat adanya "ketakutan yang meluas" bahwa AI menyebabkan transformasi pekerjaan yang mengikis keterampilan kreatif . Di GDC 2026, hampir semua developer yang disurvei oleh The Verge menyatakan "keberatan kuat" terhadap penggabungan AI ke dalam proyek mereka. Developer indie khususnya berpendapat bahwa AI "merusak sentuhan manusia yang penting dalam pengembangan game"
.
Antara 2022 dan pertengahan 2025, industri game memangkas sekitar 45.000 pekerjaan . Posisi entry-level dan junior adalah yang pertama menyusut ketika perangkat AI mengubah ekspektasi studio terhadap talenta. 500 pelamar per posisi junior kini menjadi hal yang biasa
. Para seniman melaporkan ketakutan akan kekurangan keterampilan di masa depan karena jalur junior mengering dan posisi menengah tertekan oleh ekspektasi produksi yang dibantu AI
.
Jumlah game yang mengungkapkan penggunaan AI di Steam naik 681% dari 2024 ke 2025, mencapai 7.818 judul hanya dalam satu tahun 2025 . Pada akhir 2025, lebih dari 4.311 game menggunakan AI dalam kapasitas tertentu—peningkatan 100% dari tahun ke tahun
. Banjir ini memunculkan istilah "gameslop"—game murahan buatan AI yang tiba dalam kondisi belum teruji dan tidak dipoles, memenuhi toko digital dan mempersulit penemuan game indie yang sah
. Pada September 2025, hampir 1 dari 5 dari 13.500+ game yang diluncurkan di Steam mengandung AI generatif
.
WIRED melaporkan pada Agustus 2025 bahwa klon game buatan AI semakin menargetkan game indie yang sukses. Tiruan murah yang dihasilkan oleh alat AI menjadi masalah yang meluas, dicontohkan oleh klon game Peak . Penerbit Tunic, Finji, juga angkat bicara, mengatakan kotak masuk mereka dibanjiri game buatan AI yang memiliki kode tidak dapat diandalkan dan grafis generik tanpa jiwa
.
Skeptisisme Nowakowski—bahwa studio yang mengutamakan AI lebih mementingkan kuantitas daripada kualitas, bahwa AI generatif tidak dapat secara mandiri menghasilkan game besar yang berjiwa, dan bahwa industri tidak boleh salah mengartikan kecepatan pembuatan prototipe sebagai kualitas—langsung tercermin dalam data. Pada 2026, mayoritas developer percaya AI generatif merugikan industri, posisi junior terdesak, dan toko digital dibanjiri game buatan AI berkualitas rendah. Argumen utama Nowakowski—bahwa AI adalah alat produktivitas yang berguna tetapi bukan pengganti pengembangan game yang dipimpin manusia—adalah sentimen dominan di kalangan profesional yang disurvei di GDC dan sekitarnya.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
CEO CD Projekt Red, Michał Nowakowski, secara terbuka menyatakan game buatan AI sepenuhnya sudah di depan mata, tapi dia sangat skeptis apakah arah itu tepat untuk industri.
CEO CD Projekt Red, Michał Nowakowski, secara terbuka menyatakan game buatan AI sepenuhnya sudah di depan mata, tapi dia sangat skeptis apakah arah itu tepat untuk industri. Nowakowski menolak narasi bahwa AI adalah penyebab PHK massal di industri game, dengan alasan PHK lebih disebabkan oleh proyek yang dibatalkan dan gejolak struktural.
Data industri menunjukkan 52% developer game percaya AI generatif berdampak negatif, posisi junior menyusut (45.000 pekerjaan hilang antara 2022–pertengahan 2025), dan Steam kebanjiran game AI berkualitas rendah—yang...
Loading comments...
Comments
0 comments